Meskipun kalah di pertandingan 16 besar Piala Dunia 2018 saat melawan Belgia, Jepang berhasil mendapatkan banyak pujian dari seluruh dunia. Setelah peluit panjang tanda pertandingan selesai, pemain Jepang berkumpul dan berjajar mengucapkan terima kasih kepada fansnya yang telah mendukung mereka. Nggak cuma itu, pemain Jepang juga meninggalkan loker mereka dalam kondisi bersih ditambah ada ucapan terima kasih yang ditulis dalam Bahasa Rusia. Bahkan, fans Jepang membersihkan podium sebelum keluar dari stadion tempat jagoannya berlaga lho.

Tindakan Timnas Jepang dan fansnya yang menuai pujian via twitter.com

Ketiga tindakan tadi meninggalkan kesan mendalam nggak cuma buat penyelenggara Piala Dunia 2018 yaitu Rusia, tapi juga untuk seluruh orang di dunia. Hal itu juga bikin Jepang makin terkenal dengan budaya sopan santun serta kebersihannya. Tapi, budaya seperti itu nggak terbentuk secara instan. Sejak kecil, orang Jepang sudah diajari untuk selalu sopan dan menjaga kebersihannya. Yuk kulik lebih dalam alasan orang Jepang bisa sopan dan bersih bersama Hipwee News & Feature!

Ternyata, sopan santun orang Jepang asalnya dari budaya upacara minum teh yang rutin dilakukan sejak dulu. Dari sinilah istilah “omotenashi” atau semangat melayani berasal

Tuan rumah melayani tamu dengan sebaik-baiknya pada upacara minum teh via www.diversityabroad.com

Advertisement

Upacara minum teh yang sudah menjadi tradisi di negara Jepang adalah salah satu asal muasal kebiasaan orang Jepang yang begitu sopan. Ketika upacara minum teh diadakan, tuan rumah akan menyiapkan upacara itu dengan sepenuh hati untuk tamunya. Misalnya dengan memilih alat minum teh, bunga, hingga dekorasi yang pantas untuk tamunya tanpa pamrih. Tamunya pun menghargai persiapan tuan rumah dengan melakukan tindakan yang menunjukkan rasa terima kasih. Dari hal tersebut, terciptalah keseimbangan dan harmoni yang baik.

Perilaku tuan rumah dan tamunya dalam upacara minum teh kemudian dipraktekkan juga ke kehidupan sehari-hari. Misalnya dengan menggunakan masker ketika flu agar tidak menulari yang lain, staf restoran akan menyapa sambil menunduk lalu mengucapkan selamat datang dengan sepenuh hati, dan sebagainya.

Bahkan, mesin-mesin di Jepang juga dirancang agar mengikuti kebiasaan orang Jepang itu. Keren banget ya~

Rambu tanda konstruksi dilengkapi dengan gambar pekerja yang menunduk hormat via www.natashabarr.com

Orang Jepang pun merancang alat-alat yang mereka gunakan sehari-hari dengan prinsip omotenashi juga. Contohnya saja pintu taksi yang terbuka otomatis ketika didatangi, lift meminta maaf untuk membuat menunggu, dan hingga pada rambu penanda sedang ada pekerjaan konstruksi dilengkapi dengan gambar pekerja yang sedang menunduk hormat.

Selain itu, orang Jepang hidup berdasarkan pepatah kuno. Salah satunya, ada pepatah yang mengajarkan untuk selalu berbuat baik lho

Selalu berbuat baik via www.kiwireport.com

Advertisement

Pepatah-pepatah kuno mengiringi orang Jepang bertumbuh hingga dewasa. Salah satu pepatah yang menjadi panutan mengajarkan untuk berbuat baik setelah orang lain berbuat baik juga namun tidak berbuat jahat kepada orang yang jahat kepada mereka.

Ajaran-ajaran baik yang dituangkan dalam pepatah diajarkan sejak masih muda dan dilaksanakan di semua aspek kehidupan sehari-hari

Kebiasaan baik untuk selalu sopan santun ini nggak terbentuk secara instan. Orang Jepang sudah diajari sejak masih kecil, dimulai ketika duduk di bangku Sekolah Dasar

Anak SD diajarkan untuk menyajikan makan siang via xsmlfashion.com

Sekolah dasar di Jepang nggak hanya untuk belajar berhitung, membaca, dan menulis. Inti paling penting terletak pada belajar membentuk kepribadian yang baik. Contohnya aja nih, anak SD sudah dibiasakan menyajikan makanan untuk teman-temannya lalu masing-masing membereskan alat makannya, dan kemudian bergotong royong membersihkan lingkungan sekitarnya.

Dengan cara itu, anak-anak sudah belajar bertanggung jawab serta menghargai orang lain sejak dini. Jadi, ketika nanti sudah terjun di masyarakat dan dunia kerja, mereka nggak menyusahkan dan mengganggu orang lain.

Gara-gara inilah Jepang seringkali disebut sebagai negara paling sopan di dunia. Bisa nggak ya kira-kira prinsip kayak gini ditiru sama negara lain?

Sopan santun negara Jepang patut jadi contoh via www.youtube.com

Kesopanan orang Jepang mungkin emang bakal sulit ditiru sepenuhnya sama negara lain. Pasalnya, hal itu melekat sama kultur dan tradisi masyarakat Jepang selama beratus atau beribu-ribu tahun lamanya. Apalagi masyarakat Jepang itu terkenal sebagai salah satu masyarakat paling homogen sedunia, dengan suku, ras, agama, dan bahasa yang sama – keunikan tradisi itu terus terjaga.

Tapi hal-hal baik dari orang Jepang yang sopan santunnya juara ini tetap bisa jadi panutan. Paling nggak dimulai dari hal kecil misalnya nggak buang sampah sembarangan dan juga membereskan alat makan setelah makan di restoran.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya