Dukung Adaptasi Kebiasaan Baru, Jenius Luncurkan Fitur Jenius QR untuk Pembayaran Nontunai Tanpa Kontak Fisik

Jenius Luncurkan Fitur Jenius QR

Sesuai namanya, masa adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi penuh dengan perubahan-perubahan yang harus dihadapi. Salah satunya saat harus belanja. Jika dulu masih memilih pembayaran tunai karena merasa nyaman, kini mulai membiasakan diri menggunakan pembayaran nontunai karena minim kontak fisik untuk keamanan.

Advertisement

Sebenarnya metode pembayaran nontunai sudah cukup populer jauh sebelum pandemi. Bank Indonesia sendiri sudah menjalankan beberapa program agar terciptanya masyarakat digital savvy Indonesia. Namun baru sejak pandemi merebak hal tersebut terasa relevansinya. Bisa bayar belanjaan tanpa harus kontak fisik kini bisa menimbulkan rasa aman. Kondisi ini pula yang coba direspon Jenius, dengan meluncurkan fitur terbaru bernama Jenius QR. Lewat fitur baru ini, pengguna Jenius bisa bertransaksi tanpa menggunakan uang tunai atau kartu debit.

Fitur Jenius QR mudahkan transaksi karena terhubung dengan saldo aktif dan pengguna nggak perlu top-up

Jenius QR (Gambar: dok. Jenius) via www.jenius.com

Sekilas terdengar, fitur yang diluncurkan Jenius ini nggak terlalu baru dalam hal memudahkan transaksi. Namun Digital Banking Business Product Head Bank BTPN, Waasi Sumintardja, mengatakan Jenius QR punya inovasi jika dibandingkan dengan fitur sejenis yang telah diluncurkan bank atau pihak lain. Melalui Jenius QR transaksi bisa dilakukan dengan lebih sederhana dan aman karena terhubung dengan saldo aktif dan tercatat di Transaction History tanpa harus berpindah aplikasi.

“Jenius QR hadir sebagai metode pembayaran baru secara nontunai untuk transaksi yang lebih simpel, cerdas, dan aman karena transaksi tersebut langsung terhubung dengan Saldo Aktif dan tercatat di Transaction History. Pengguna juga nggak perlu top-up atau berpindah aplikasi,” ucap Waasi dalam peluncuran fitur ‘Jenius QR’ via Zoom, Senin (27/7/2020).

Digital Banking Business Product Head Bank BTPN, Waasi Sumintardja (Foto: tangkapan layar Zoom)

Waasi menjelaskan ide menghadirkan Jenius QR muncul setelah melihat aktivitas masyarakat termasuk transaksi tatap muka sudah kembali dilakukan, dan ingin menjadikan setiap transaksi tersebut berlangsung secara aman, nyaman, dan sehat.

“Kita melihat setelah hampir enam bulan dalam pandemi, transaksi tatap muka sudah mulai muncul lagi. Tantangannya adalah bagaimana transaksi tersebut bisa berlangsung secara sehat. Dan juga fitur ini dihadirkan setelah mendengar kebutuhan digital savvy dan masukan dari para pengguna Jenius,” imbuh Waasi.

Fitur Jenius QR punya sistem pengamanan berlapis

Advertisement

Jenius QR (Gambar: dok. Jenius) via www.jenius.com

Selain terhubung dengan saldo aktif dan tercatat di Transaction History, Jenius QR juga mengaplikasikan keamanan berlapis. Jika ingin mengakses fitur ini, pengguna harus memasukkan pin atau biometrik sidik jari atau sensor wajah terlebih dahulu. Selain itu juga bisa memanfaatkan otentifikasi transaksi dengan memasukkan password setiap ingin melakukan pembayaran, atau menetapkan batasan nominal belanja. Misal, kamu bisa atur limit belanja sebesar Rp50 ribu, lalu nanti jika ada transaksi di atas nominal tersebut harus memasukkan password terlebih dahulu.

Sementara untuk penggunaan Jenius QR, Waasi mengatakan bisa untuk bertransaksi di semua jaringan Quick Response Code Indonesian Standar (QRIS) di seluruh Indonesia, termasuk jaringan e-wallet. Cara menggunakannya cukup dengan satu aplikasi Jenius, kamu bisa memindai QRIS lewat fitur Pay with Jenius QR. Setiap transaksi nantinya otomatis akan dipotong dari saldo aktif, jadi kamu nggak perlu repot top-up sebelum melakukan pembayaran. Selain itu setiap transaksi juga bisa langsung tercatat di Moneytory, yakni fitur terbaru Jenius untuk memudahkanmu melakukan pencatatan cash flow.

Jenius QR (Gambar: dok. Jenius) via www.jenius.com

Waasi menargetkan lebih dari dua juta penggua aktif Jenius bisa merasakan kemudahan fitur terbaru Jenius QR, dengan harapan lebih banyak lagi masyarakat Indonesia tertarik untuk jadi bagian digital savvy dan merasa aman ketika harus melakukan transaksi tatap muka.

“Jenius QR bisa jadi solusi jika harus melakukan transaksi tatap muka dengan tetap aman dan nyaman di masa adaptasi ini. Selain itu semoga fitur baru ini dapat bermanfaat dan mendukung ekosistem pembayaran nontunai dan integrasi ekonomi digital di Indonesia,” tutup Waasi.

Nah untuk bisa mencoba fitur Jenius QR, saat ini baru tersedia di perangkat Android. Kamu hanya perlu memperbaharui aplikasi Jenius ke versi terbaru dan fitur Jenius QR akan tersedia di laman utama. Sementara untuk perangkat iOs pembaharuan akan tersedia dalam beberapa waktu ke depan.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

colour my life with the chaos of trouble

CLOSE