5 Keistimewaan yang Hanya Bisa Dinikmati saat Bermain Kamera Analog, Nggak Bisa Asal Jepret

Kamera analog

Bermain kamera analog, tentu memiliki rasa berbeda dengan kamera digital. Meskipun hasilnya tidak instan, dan perlu proses panjang, sebagian orang hingga kini masih setia memakainya karena tak bisa move on. Sebagian yang lain, memilih karena dapat memberi efek yang estetik. Selain proses memotretnya, mencuci film sendiri juga menjadi bagian menarik untuk dilakukan.

Advertisement

Saat mengeksplorasi kamera analog, kamu akan mendapat sensasi mengejutkan begitu melihat hasil fotonya.

Jika bermain kamera analog, akan ada banyak kejutan yang bisa kamu dapat. Banyak pula keistimewaan yang tidak akan kamu dapatkan dengan kameran digital atau kamera HP yang semakin hari makin canggih saja. Mau tahu apa saja? Yuk simak bareng, siapa tahu kamu juga bakal tertarik mencoba~

1. Yang paling utama, kamera analog akan mengajarkanmu pentingnya arti kesabaran

Bermain kamera analog via unsplash.com

Kamera analog memiliki cara kerja berbeda dengan kamera digital, sehingga kamu tidak bisa melihat hasil fotonya langsung. Dengan kamera analog kamu harus menunggu sampai roll filmmu habis. Tidak hanya sampai di situ. Kamu juga harus menunggu lagi sampai roll filmmu selesai dicuci, kemudian dipindai.

Bagi pemula, sabar jadi poin penting saat bermain analog. Selama proses menunggu roll film habis hingga selesai dipindai, baru kamu akan merasa terkejut saat melihat hasil fotomu. Sensasinya seperti menerima paket yang sudah kamu tunggu jauh-jauh hari. Dari hasil menunggumu itu, kamu akan lebih memahami arti kesabaran, percaya deh!

2. Jepretan yang terbatas, membuatmu belajar untuk tidak mudah menyia-nyiakan

Klise via unsplash.com

Roll film yang hanya berjumlah 24 sampai 36 jepretan, akan membuatmu sayang untuk menggunakannya dengan percuma. Dengan keterbatasan itu, kamu jadi lebih tertantang menghabiskan roll film dengan menangkap momen yang berkualitas. Setiap jepretan menjadi sangat berharga, sehingga perhitungan yang pas jadi kuncinya.

3. Hasil tidak selalu sempurna, mengajarkanmu arti pantang menyerah

Advertisement

Foto yang terbakar via unsplash.com

Hasil foto yang tidak selalu sempurna, seperti terbakar, tidak jelas terlihat, hingga tidak keluar gambar sama sekali, pasti bukan hasil yang diharapkan. Meskipun begitu, bagi sebagian orang hasil foto yang terbakar menyimpan keunikan tersendiri. Sedangkan hasil yang tidak terlihat, akan membuatmu terpacu untuk berusaha lebih baik lagi. Di sini kamu akan lebih mengerti arti pantang menyerah.

Kamu akan terpacu untuk mengulik beragam hal teknis, dan cara kerja kamera analog lebih dalam lagi. Agar kamu dapat mengabadikan momen dengan kualitas terbaik.

4. Pun bisa melatih perasaanmu agar lebih peka, memilih-milih momen untuk diabadikan

Memotret via www.pexels.com

Hasil yang tidak bisa langsung terlihat dari kamera analog, akan menuntunmu melatih perasaan. Memotret yang terus dilakukan, seiring waktu akan membentuk perasaanmu jadi lebih peka terhadap berbagai momen. Kamu jadi lebih menguasai penggunaan teknik, dan cara kerja kamera saat membidik momen. Sehingga, foto yang dihasilkan sesuai dengan apa yang kamu inginkan.

5. Terakhir, mencuci roll film dapat mengajarkanmu mencintai proses

Klise via unsplash.com

Bermain analog bukan cuma tentang memotret, tetapi kita juga soal mencuci roll film. Meskipun ada banyak jasa cuci film, tidak ada salahnya untuk mencoba sendiri. Proses cuci film memang tidak mudah. Selama kamu berusaha, dan menikmatinya akan membuatmu mencintai tiap proses. Dengan mencuci film sendiri, kamu dapat mengekplorasi lebih luas terhadap hasil akhir fotomu. Pastinya akan terasa menyenangkan!

Setelah mengetahui pelajaran yang bisa kamu dapat saat bermain analog, kamu tertarik mencoba?

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

bound by nostalgic things.

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE