Tampaknya kini sudah menjadi kebiasaan umum untuk mengecek tanggal kedaluwarsa sebelum membeli produk makanan atau minuman. Terlebih lagi di zaman modern ini dimana makin banyak aja produk yang dikemas supaya praktis dan bisa bertahan lama. Makanan tradisional seperti gudeg Jogja pun kini ada variasi kaleng-nya sehingga bisa dengan mudah di bawa ke luar kota atau ke luar negeri. Walaupun praktis dan efisien, produk-produk kemasan itu dibatasi oleh tanggal kedaluwarsa.

Nah sebenarnya apa sih itu kedaluwarsa?

Advertisement

Secara harfiah, ‘kedaluwarsa’ artinya terlewat dari batas waktu berlakunya sebagaimana yang ditetapkan. Kebanyakan orang akhirnya mengartikan tanggal kedaluwarsa yang biasanya tertera di belakang kemasan, sebagai batasan aman untuk mengonsumsi atau menggunakan produk tersebut. Jika lewat dari tanggal tersebut, maka sudah nggak layak untuk dikonsumsi dan harus dibuang. Namun, apakah tanggal kedaluwarsa itu benar-benar nyata dan batas akhir yang sama sekali nggak boleh dilanggar?

Nah, untuk itu cari tahu lebih lanjut tentang kedaluwarsa, simak yuk fakta-fakta yang telah Hipwee News & Feature rangkum berikut!

1. Kedaluwarsa ternyata tidak selalu berarti rusak atau basi, hanya saja berkurang kualitasnya

Kedaluwarsa sebenarnya lebih fokus soal kualitas via theconversation.com

Dilansir dari Medical Daily, sebuah laporan pada tahun 2013 oleh Natural Resources Defense Council (NRDC) and Harvard Food Law and Policy Clinic menyatakan bahwa 90 persen konsumen membuang produk makanan kemasan yang sudah memasuki tanggal kedaluwarsa karena dianggap nggak aman untuk dikonsumsi.

Advertisement

Padahal, faktanya adalah tanggal kedaluwarsa digunakan sebagai estimasi indikator bahwa nilai gizi yang terkandung oleh produk tersebut sudah mendekati batas minimal, sehingga nilai manfaatnya bagi tubuh juga berkurang. Selain itu, tanggal kedaluwarsa juga digunakan untuk mengindikasikan penurunan sifat fisik (kekenyalan, kerenyahan, tekstur, warna, dsb) meskipun kandungan gizi kemungkinan masih baik. Makanan kemasan yang sudah masuk tanggal kedaluwarsa, biasanya sifat sensorisnya telah mendekati batas toleransi yang bisa diterima konsumen.

Jadi, kedaluwarsa pada produk kemasan ini bukan menyoal keamanannya, melainkan kualitas makanannya.

2. Makanya jangan cuma lihat tanggalnya aja, istilah di depan tanggalnya juga harus diperhatikan. Ternyata artinya beda-beda lho…

Punya label masing-masing sebelum tanggal kedaluwarsanya via hipwee.com

Dalam produksi pangan, tanggal kedaluwarsa dibagi menjadi beberapa istilah yang tertulis di label. Istilah-istilah ini ditentukan oleh produsen dan bisa berbeda tergantung jenis produknya.

  • Sell by, artinya sampai berapa lama produk ini bisa ditampilkan di toko untuk dijual. Tanggal ini lebih menunjukkan kesegaran, rasa dan konsistensi suatu produk sehingga masih aman dikonsumsi beberapa hari setelah tanggal ini selama penyimpanannya benar dan kondisi produk masih baik.
  • Best if used by/best before, tanggal ini merekomendasikan masa konsumsi untuk kualitas dan rasa terbaik. Namun produk yang sudah melewati tanggal masih bisa dikonsumsi asalkan kualitasnya masih baik.
  • Use by, tanggal terakhir sebaiknya produk digunakan. Setelah tanggal ini, kualitas produk akan menurun.
  • Freeze by date, tanggal yang menunjukkan bahwa kualitas produk bisa bertahan lama jika dibekukan.
  • Guaranteed fresh, menunjukkan bahwa produk yang melewati tanggal ini masih bisa dikonsumsi, tapi bukan di puncak kesegarannya. Biasanya digunakan untuk produk roti dan kue.
  • Expiration/exp, tanggal yang berkaitan dengan keamanan pangan. Produk akan nggak layak konsumsi lagi setelah melewati tanggal ini, sebaiknya makanan langsung dibuang.

3. Label kedaluwarsa ‘best before’ hanya berlaku pada produk yang belum dibuka kemasannya

Nggak berlaku jika kemasannya sudah dibuka via www.amazon.ca

Produk makanan dengan label best before menunjukkan kualitas dari produk sebelum dibuka kemasannya. Jadi begitu kemasan produk dibuka lalu disimpan, maka kamu nggak disarankan untuk mengacu pada tanggal ini. Makanan yang sudah dibuka akan lebih berpeluang untuk terkontaminasi oleh udara. Sehingga, tekstur, rasa, kesegaran, dan aroma makanan tersebut bisa saja menurun sebelum tanggal best before-nya, terlebih jika makanan nggak disimpan dengan benar.

Makanya, sebaiknya kamu langsung menghabiskan makanan kemasan yang sudah dibuka untuk mencegah jamur atau penurunan kualitasnya. Atau, simpan produk makanan tersebut dengan baik sesuai dengan petunjuk yang tercantum pada kemasan.

4. Produk makanan yang sudah lewat tanggal best before-nya masih bisa dikonsumsi asalkan kualitasnya masih baik

Asalkan kualitasnya masih baik via www.pinkypiggu.com

Health Canada pada laman CBC menyatakan bahwa tanggal yang tertera pada best before lebih mengacu pada kualitas makanan, bukan keamanan makanan. Jadi, jika tanggalnya sudah lewat tapi kualitas makanan masih baik, tentu saja makanan tersebut masih bisa dikonsumsi. Berbeda dengan tanggal expiration yang lebih mengacu pada keamanan makanan. Namun dengan catatan, kemasan produk belum dibuka dan kualitasnya masih bisa kamu terima. Artinya, jika kamu ragu dengan makanan tersebut, sebaiknya buang saja.

5. Mendinginkan makanan kemasan dengan label best before dalam kulkas memang menghambat pertumbuhan bakteri, tapi nggak menghentikan, ya!

Proses pendinginan nggak menjamin masa berlaku produk kemasan via www.today.com

The Canadian Partnership for Consumer Food Safety mengatakan jika makanan yang berlabel best before yang diambil dalam kondisi dingin sejak pembelian, sebaiknya segera didinginkan kembali dalam waktu kurang dari 2 jam untuk menjaga kualitasnya. Namun, mendinginkan makanan tersebut bukan berarti memperlama tanggal kedaluwarsanya, hanya saja akan memperlambat pertumbuhan bakteri. Selain itu, hanya beberapa jenis makanan tertentu saja yang bisa dibekukan hingga melebihi tanggal best before-nya. Adapun jenis makanan yang rentan terhadap kontaminasi sebaiknya nggak digunakan setelah lewat tanggalnya, seperti ikan segar, kerang, dan daging.

Dari sederetan fakta tentang tanggal kedaluwarsa yang telah Hipwee sebutkan di atas, hal yang terpenting adalah perhatikan makanan sebelum digunakan, terutama jika makanan sudah melewati tanggal best before. Umumnya, jika makanan sudah berubah warna, tekstur, rasa, atau baunya, artinya makanan sudah nggak aman untuk dikonsumsi. Kemasan makanan yang sudah rusak juga menandakan bahwa makanan sudah nggak aman dikonsumsi. Jadi, tetaplah jeli saat mengonsumsi produk makanan kemasan, ya!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya