4 Fakta ini Jelaskan Kenapa Daging Wagyu Bisa Mahal Banget. Ada yang Harganya Sampai Jutaan lo!

Kenapa daging wagyu mahal

Selama berada di rumah aja, banyak orang jadi doyan banget masak dan mencoba-coba resep baru. Video-video tentang masak di media sosial jadi laku banget dan banyak ditonton. Nggak sedikit juga orang yang jadi belajar hal-hal baru seputar dunia masak dan kuliner atau bahkan menemukan istilah-istilah yang selama ini belum pernah diketahui. Salah satunya jenis-jenis daging.

Advertisement

Di dunia ini, ada banyak sekali jenis daging sapi yang biasa diolah jadi masakan lezat. Biasanya yang lebih sering terdengar selama ini cuma tenderloin atau sirloin ya. Mungkin ada beberapa di antara kalian yang baru tahu kalau ada juga jenis daging bernama wagyu. Wagyu ini termasuk daging sapi premium karena harganya mahal sekali! Yang levelnya tinggi, bahkan per setengah kilonya bisa jutaan lo! Sebenarnya apa sih yang bikin jenis daging sapi satu ini mahal banget? Simak yuk, ulasannya bareng Hipwee kali ini~

1. Daging wagyu ini berasal dari sapi potong asal Jepang. Salah satu alasan kenapa daging ini mahal karena lemaknya yang merata dan membuat teksturnya sangat empuk dan lembut. Beda deh dari daging sapi biasa

Daging wagyu via japanbyjapan.com

Wagyu berasal dari kata “Wa” yang artinya Jepang dan “Gyu” yang artinya sapi. Dari penampakannya aja, daging sapi wagyu ini terlihat seperti berpola marbling atau marmer. Pola marmer itulah yang membuat daging wagyu bisa begitu lembut, empuk, dan juicy, ketika dimasak. Lemak yang putih-putih itu akan meleleh di suhu tertentu. Rasanya jadi sangat kaya dan lembut seperti mentega. Inilah yang jadi satu alasan kenapa daging ini mahal banget. Pada jenis tertentu, per kilonya bisa dibanderol jutaan rupiah!

2. Kunci dari kualitas top daging wagyu ini ada di cara spesial pemeliharaan sapi-sapi wagyu. Mereka bener-bener diperlakukan bak raja, mulai dari makanan sampai perawatan tubuhnya diperhatikan!

Mendapat perlakuan spesial via livejapan.com

Para peternak sangat memperhatikan cara pemeliharaan sapi-sapi penghasil wagyu. Wagyu dihasilkan dari empat jenis sapi utama di Jepang; Japanese Black, Japanese Polled, Japanese Brown, dan Japanese Shorthorn, atau campuran dari keempat jenis tadi. Mereka dibesarkan dengan treatment spesial agar menghasilkan jaringan lemak dalam serabut-serabut otot (yang bikin pola marbling tadi). Pemerintah Jepang juga punya aturan ketat untuk menjaga kualitas produksi wagyu di negaranya.

Advertisement

Sapi wagyu diberi makan rice straw, bagian vegetatif padi dengan kandungan konsentrat tinggi. Ada juga yang diberi campuran pakan sapi dengan serat berupa beras, gandum, dan jerami. Mereka dibesarkan sampai beratnya mencapai 700 kilogram. Biasanya akan memakan waktu sekitar 3 tahun, atau sampai sapi itu punya sekitar 50 persen lemak. Selain itu, sapi-sapi ini juga rutin disikat dengan sikat kaku untuk meningkatkan sirkulasi darah sehingga terbebas dari stres.

3. Daging wagyu punya beberapa tingkatan. Semakin tinggi tingkatannya ya harganya akan semakin mahal

Punya level beda-beda via www.nytimes.com

Wagyu terkenal dengan tampilan warna merah pada dagingnya dan pola marmernya. Ternyata dua poin itulah yang jadi standar kualitas internasional dalam menilai daging wagyu. Kualitas daging ini terbagi dalam dua skala. Pertama untuk menilai jumlah daging yang dihasilkan dalam satu ekor sapi (skalanya A sampai C). Dan yang kedua untuk menilai kualitas marmer dalam daging tersebut (skalanya dari 1 sampai 5). Wagyu terbaik biasanya berada di level A4 atau A5. Harganya jelas lebih mahal dari kualitas bawah-bawahnya.

4. Saking eksklusifnya, setiap sapi penghasil wagyu di Jepang punya akta kelahiran lo! Ini berguna untuk melacak jalur keturunan mereka

Advertisement

Tiap sapi punya akta via english.kyodonews.net

Sapi-sapi wagyu di Jepang diperlakukan seperti bayi manusia karena mereka juga dibuatkan akta kelahiran. Ini dilakukan agar setiap daging wagyu yang beredar di pasaran bisa dilacak kembali ke peternakan mereka. Sapi wagyu juga nggak kalah mahal dengan dagingnya. Kalau udah siap dijual ke pelelangan, seekor sapi wagyu bisa dihargai Rp470 juta! Bandingkan sama sapi super Black Angus di AS atau Australia yang per ekornya “cuma” sekitar Rp47 juta.

Itulah sederet alasan kenapa daging wagyu bisa mahal banget, lebih mahal dari daging sapi yang biasa kita beli di pasar buat bikin rendang. Hmm… kayaknya wagyu dibikin rendang boleh juga ya. Bisa jadi ide masakan lebaran nih, hehehe~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An amateur writer.

Editor

An amateur writer.

CLOSE