Kiprah 20 tahun Martha Tilaar Innovation Centre Sukses Mendunia Untuk Indonesia

20 tahun Martha Tilaar Innovation Centre berkarya global.

Siapa sih yang nggak tahu brand-brand kayak Sariayu, Biokos, dan Dewi Sri Spa? Produk asli Indonesia ini telah berkembang cukup lama dan menemanimu hingga kini. Selama hampir 50 tahun mempercantik Indonesia, produk-produk persembahan Martha Tilaar Group ini memiliki mimpi bisa mendunia. Hal itu disertai dengan menghasilkan produk kecantikan yang berkualitas, tapi juga memberikan pendidikan kecantikan, serta pelatihan keterampilan untuk para perempuan.

Advertisement

Hal tersebut tidak terlepas dari peran Martha Tilaar Innovation Centre (MTIC) yang terdiri dari para scientist dan inovator yang mengembangkan produk dengan riset dan teknologi. Yuk, simak ulasan berikut ini untuk mengetahui seperti apa kiprah 20 tahun MTIC berkarya global untuk Indonesia.

MTIC berdiri karena produk Indonesia selalu dipandang sebelah mata. Karena itu, hadirnya MTIC untuk mengembangkan produk lokal di dunia

20 tahun berkarya

Latar belakang yang mendasari dibangunnya MTIC adalah karena kegelisahan dan idealisme Dr. (H.C) Martha Tilaar tentang bagaimana produk lokal selalu dipandang sebelah mata dan dianggap tidak berkualitas karena tidak ada riset yang mendukung. Beliau juga melihat banyak sekali bahan bahan eksotis Indonesia yang tidak dimanfaatkan dan dikembangkan secara maksimal, baik oleh masyarakat Indonesia maupun pemerintah, tapi justru malah dimanfaatkan dan diklaim oleh negara lain.

Untuk pengembangannya, MTIC yang dilengkapi laboratorium dan peralatan berteknologi canggih ini tidak hanya aktif dalam memproduksi produk-produk kecantikan atau kesehatan, penelitian tanaman Indonesia, tapi juga aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak baik di dalam ataupun di luar negeri.

Advertisement

Sustainable innovation adalah salah satu kegiatan yang sedang dikembangkan MTIC bersama tim yang mumpuni

berkarya global untuk Indonesia

Sustainable innovation melalui kolaborasi menjadi salah satu motivasi dan mimpi besar dari MTIC. Di bawah tim riset dan pengembangan yang berkompetensi tinggi, produk-produk kecantikan diciptakan dengan gabungkan antara ilmu pengetahuan dan teknologi modern yang berbasis ramah lingkungan. MTIC bekerja sama dengan Kemenristekdikti untuk menyelenggarakan Kemenristekdikti-MTIC Award yang dimulai pada tahun 2007 untuk bantu innovator muda berkontribusi dan menjembatani dengan dunia usaha.

Terselenggaranya award untuk menjaring inovator yang punya ide, riset dan penemuan bahan bahan alami Indonesia agar dapat dikembagkan dan berguna bagi dunia industri.

Kiprah MTIC kini sampai tingkat internasional dengan menjadi wakil Indonesia sebagai penentu tren warna dunia

Advertisement

penuh inovasi

“Untuk semakin memperkuat market Indonesia dan juga luar indonesia, kami menjadi pionir dalam mengkampanyekan konsep clean beauty dengan 3 filosofi yaitu: clean ingredients (no toxic dan tanpa bahan bahan kontroversial yang berbahaya), clean environment (prosesnya ramah lingkungan dan no animal testing, bahkan jelas sumber ingredients-nya, serta 100% halal karena prosesnya terjaga,” – ungkap Corporate Creative and Innovative Director PT Martina Berto Tbk, Kilala Tilaar, pada Kamis (29/8/2019) di Jakarta.

Dalam perjalanannya, MTIC tidak hanya aktif dalam memproduksi produk-produk kecantikan atau kesehatan, pengembangan tanaman untuk lokal, tapi juga dalam hampir 5 tahun ini makin memperkuat peran MTIC sampai ke internasional. Hal ini terbukti dari hasil kerja keras MTIC untuk menghasilkan ekstrak ingredient asli Indonesia yang menghasilkan kepercayaan dari Clariant sebagai perusahaan kimia 3 terbesar di dunia untuk memproduksi ekstrak bahan alami yang dianggap “eksotis” dari indonesia untuk dipasarkan di dunia.

Berbagai penghargaan sudah diterima oleh MTIC antara lain Penghargaan Rintisan Teknologi (RINTEK) dari Kementerian Perindustrian, Penghargaan Abyudaya dari Kemen ristekdikti, Gelar Perekayasa Utama Kehormatan (Honorary Principal Engineer Award) dari BPPT dan masih banyak lagi. Pencapaian berkelas global yang diraih oleh MTIC adalah menjadi bagian dari otoritas penentu tren warna dunia (Intercolor) mulai tahun 2018 setelah melalui seleksi yang cukup ketat.

Yang menarik juga dalam project trend warna dunia ini adalah kolaborasi tim MTIC dengan ITB, khususnya dari fakultas design komunikasi dan juga kriya bersama anak-anak muda yang sangat kreatif dan terpilih untuk bekerja sama membawa inspirasi Indonesia ke dunia internasional. MTIC akan terus membuka pintu kolaborasi kepada semua pihak bersama pemerintah, perguruan tinggi, peneliti baik lokal atau internasional yang ingin sama-sama menciptakan kebaikan baru melalui inovasi

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE