5 Kebiasaan Unik Makan Mi Instan di Berbagai Negara. Mereka Campur Mi Pakai Nasi juga Nggak sih?

Kultur mi instan

Apa yang akan kamu makan seandainya kelaparan di malam hari? Mungkin banyak orang yang menjawab mi instan. Walaupun kurang sehat, makanan ini gampang dimasak dan rasanya lezat. Porsinya juga mengenyangkan. Pantas banyak orang Indonesia yang menyukainya. Lalu gimana ya dengan orang-orang luar negeri, apa mereka menyukainya juga?

Advertisement

Sejak ditemukan di Jepang pada 1958, mi instan menyebar ke berbagai negara dan mendapat tanggapan baik. Jumlah konsumsinya juga tinggi, bisa mencapai jutaan porsi per tahun untuk negara-negara tertentu. Penasaran nggak, gimana cara orang luar negeri menikmati mi instan? Apakah mereka mempunyai kebiasaan yang sama seperti orang Indonesia? Yuk simak!

1. Di Indonesia, mi instan adalah makanan andalan anak kos karena harganya murah. Biasanya dimakan dengan nasi biar tambah kenyang

Mi instan campur nasi via health.grid.id

Harga mi instan di Indonesia tergolong sangat murah, yaitu mulai dari dua ribuan rupiah. Rasanya juga macam-macam. Mulai dari rendang, ayam geprek, sop buntut, sampai seblak pedas. Biasanya mi instan ini dimakan dengan nasi biar tambah kenyang. Padahal keduanya sama-sama karbohidrat lo, jadi bisa bikin kelebihan kalori, hehe. Keunikan lainnya adalah ada tempat khusus untuk menikmati mi instan, yaitu warung burjo. Racikan abang-abang burjo lebih enak dibanding buatan kita sendiri!

2. Cina adalah negara dengan jumlah konsumsi mi instan terbanyak di dunia. Udah kayak makanan sehari-hari!

Makan mi instan di pinggir jalan via www.sbs.com.au

Menurut laporan World Instant Noodles Association, Cina mengonsumsi lebih dari 41 juta mi instan pada 2019. Banyak banget! Di negara ini, mi instan memang nggak hanya dimakan di rumah sebagai pengganti nasi dan lauk. Mi instan juga dimakan di sekolah, kantor, atau supermarket di sela kesibukan sehari-hari. Karena itulah perusahaan memperbanyak mi instan dalam bentuk cup untuk memfasilitasinya, terutama buat para pegawai kantoran yang sibuk.

Advertisement

3. Kalau sering nonton drama, pasti kamu tahu kalau orang-orang Korea Selatan suka makan mi instan langsung dari panci. Biar nggak usah repot cuci piring~

Makan langsung di tutup panci via www.liputan6.com

Biasanya orang Korea memasak mi instan atau ramyun di panci aluminium yang dilengkapi tutup. Kalau sudah jadi, mi nggak dituang ke mangkok atau piring. Tapi dimakan langsung dari panci! Tutup pancinya digunakan sebagai tatakan ramyun. Cara ini dipercaya bisa membuat makanan tetap panas. Orang Korea juga melakukannya supaya nggak perlu repot-repot cuci piring. Jadi mereka lebih hemat air, waktu, dan tenaga.

4. Jepang adalah negara penemu mi instan. Nggak heran kalau makanan ini sangat disukai penduduknya, bahkan rela dimakan sambil berdiri!

Makan mi sambil berdiri via www.exportconsultant.com.au

Mi instan lahir pertama kali di Jepang pada 1958, lalu menyebar ke seluruh dunia. Nggak heran kalau orang-orang Jepang sangat menyukai mi instan. Apalagi makanan ini bisa dibuat dan disantap dalam waktu sekejap, jadi cocok untuk orang Jepang yang sibuk. Bahkan mereka rela memakannya sambil berdiri di supermarket. Negara ini juga mempunyai tachigui atau restoran tanpa kursi yang mempersilakan pelanggannya makan sambil berdiri. Salah satu menu yang populer di tachigui adalah ramen yang lezat.

5. Orang-orang India menyukai mi instan karena harganya yang murah dan bisa menjangkau semua kalangan. Uniknya, mereka menambahkan bumbu masala pada mi instan

Advertisement

Mi instan rasa masala via www.archanaskitchen.com

India mempunyai tingkat kesenjangan ekonomi yang tinggi. Ada penduduk yang sangat kaya, ada juga yang sangat miskin. Mi instan pun menjadi favorit karena bisa dinikmati semua kalangan. Uniknya, India memproduksi mi instan rasa masala yang jarang sekali ada di negara lain. Masala adalah bumbu kari khas India yang terbuat dari campuran rempah-rempah dengan rasa dan aroma yang menusuk. Orang India suka menambahkan masala dalam berbagai makanan, termasuk mi instan, agar rasanya lebih pekat.

Itulah kebiasaan unik saat makan mi instan di berbagai negara. Menarik ya! Ternyata mi instan mempunyai pengaruh yang besar pada kehidupan kita. Tetapi ingat, usahakan untuk mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar. Jangan sampai berlebihan karena bisa membahayakan kesehatan~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tinggal di hutan dan suka makan bambu

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE