Ponsel saat ini sudah bagaikan nyawa kedua bagi kita. Kemana pun kita pergi, kita nggak pernah lupa untuk membawanya. Nggak jarang banyak orang yang merasa kehilangan kalau benda ini ketinggalan. Namun, benda yang rasanya sangat dekat dengan kita ini ternyata bisa juga membawa petaka. Bukan cuma petaka filosofis kayak ‘mendekatkan yang jauh tapi menjauhkan yang dekat‘, tapi juga bencana seperti ponsel yang tiba-tiba meledak. Kejadian ini baru saja terjadi di Semarang. Sebuah video CCTV jadi viral karena memperlihatkan pria yang hendak mengambil ponselnya di saku baju, namun ponsel tiba-tiba meledak dan hampir membakar tubuhnya.

Ponsel yang meledak di Semarang sebelumnya tampak mengeluarkan letupan dan kemudian membakar kemeja korban yang juga pemilik ponsel

Peristiwa tersebut terjadi di hotel Ciputra Semarang pada 30/9 lalu. Seorang pria yang merupakan karyawan hotel tersebut nampak sedang berbincang dengan orang lain, ketika hendak mengambil ponsel di saku baju sebelah kirinya, tanpa disangka ponsel meledak. Ledakan tersebut langsung membakar kemejanya, karena panik pria tersebut langsung melepaskan kemejanya, dibantu oleh dua orang saksi di tempat kejadia. Dalam CCTV nampak ledakan bisa diatasi dan korban yang juga pria pemilik ponsel nampak kaget. Akibat kejadian ini korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pemeriksaan.

Advertisement

Sebenarnya kejadian mengenai ponsel yang meledak ini bukan pertama kalinya terjadi. Pabrikan ponsel Samsung Galaxy Note 7 bahkan pernah dilarang untuk dibawa saat melakukan penerbangan. Ada banyak hal menyebabkan terjadinya ledakan pada ponsel. Kamu pun perlu tahu agar ponsel smartphone yang kamu punya tidak bernasib sama dan berujung membahayakan diri. Simak ya uraian Hipwee News and Feature berikut!

1. Ponsel yang meledak, kemungkinan besar dikarenakan reaksi kimia yang terdapat dalam baterai ponsel

Baterai ponsel setelah meledak via kumparan.com

Seperti yang dilansir melalui CNN, hampir semua baterai ponsel yang diproduksi berbahan dasar lithium. Penjelasan mudahnya, baterai yang bertugas mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Sehingga di dalam baterai terdapat energi listrik yang mengalir dari anoda (kutub negatif) ke katoda (kutub positif) melewati elektrolit. Normalnya aliran ini berjalan lancar, namun jika terdapat masalah pada elektrolit, maka akibatnya bisa sangat fatal.

2. Terlalu lama di-charge, seringnya menimbulkan daya yang nggak seimbang di anoda. Makanya banyak kasus ponsel yang meledak saat di-charge

Segera cabut kabel charger jika baterai sudah penuh via tumblr.com

Sebaiknya kamu segera mencabut aliran listrik ketika ponsel yang sedang kamu charge sudah penuh. Bahkan menurut beberapa orang, agar aman dalam melakukan charging tidak perlu penuh hingga 100%. Ketika sudah hampir 100% lebih baik jika charge dicabut.

Advertisement

“Ada beberapa hal berbahaya yang bisa terjadi. Salah satunya, Anda bisa saja kelebihan daya (overcharge), lalu terjadi panas berlebih yang selanjutnya memicu reaksi kimia di anoda.” menurut Director of The Joint Center for Energy Storage Research di Argonne National Lab, George Crabtree seperti dilansir dari Kompas.

3. Selain bermasalah di elektrolit, baterai yang terlalu panas juga bisa memicu ledakan

Segera matikan kalau ponsel terlalu panas ya, biar aman. via www.loadthegame.com

Sudah barang tentu suhu yang terlalu panas bisa memicu aliran listrik di dalam baterai menjadi tidak stabil. Ledakan bahkan bisa terjadi saat ponselmu tidak sedang di-charge. Reaksi kimia dalam baterai baik anoda dan katoda bisa terakumulasi sehingga membuat suhu baterai naik. Semakin panas suhu baterai hingga sekitar 150 derajat Celcius, maka baterai akan terbakar. Jika harus berspekulasi, mungkin inilah penyebab meledaknya ponsel di saku bapak dalam video di atas. Jika sudah terasa panas, ponsel memang seharusnya segera dimatikan.

4. Bisa jadi juga karena ada masalah dari pabriknya alias defect. Pabrikan ponsel sebesar Samsung pun pernah dapat masalah serupa

Harvey DEnt ternyata korban ledakan ponsel? 😀 via 9gag.com

Jika mengingat kasus Samsung Galaxy Note 7 yang kemudian ditarik dari pasaran karena banyaknya laporan kasus ledakan, maka faktor kelalaian produksi ponsel juga bisa jadi penyebab. Namun karena minimnya informasi produksi yang dibeberkan pabrikan ponsel, para ahli hanya bisa berspekulasi soal ini. Namun ion lithium yang terdapat dalam baterai ponsel memang pernah menyebabkan ledakan, padahal ion lithium tersebut tidak dalam bentuk ponsel. CNN menyebutkan setidaknya ada dua kasus ledakan jet kargo yang disebabkan karena mengangkut produk ion lithium baterai.

Sebagai pengguna yang rutin memakai ponsel apakah kita perlu takut akan ancaman ledakan yang mungkin terjadi? Jawabannya adalah tidak. Jika kita bisa memaintain penggunaan ponsel dengan baik, tidak membiarkan ponsel bekerja hingga baterai terlalu panas, tidak melakukan overcharge maka kemungkinan tidak akan terjadi ledakan. Tapi nggak ada salahnya berhati-hati dalam menggunakan barang ya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya