Jalan Kaki dari Yogya ke Jakarta, Lilik Gantikan Amien Rais Lakukan Nazar. Tempuh Jarak 500-an Km!

Menggantikan Amien Rais Jalan Kaki

Seorang pria bernama Lilik Yuliantoro (29) melakukan aksi yang menarik perhatian publik. Ia menggantikan Amien Rais untuk melakukan nazar atau janji yang harus dipenuhi, yaitu berjalan kaki dari Yogya ke Jakarta. Kabarnya Amien Rais hendak melakukannya jika Jokowi terpilih jadi Presiden Indonesia pada 2014. Namun lima tahun telah berlalu dan nazar itu nggak kunjung dipenuhi. Maka, Lilik berinisiatif menggantikan Amien Rais.

Advertisement

Aksi jalan kaki Lilik dimulai sejak Senin (22/7) dari Tugu Pal Putih Kota Yogyakarta. Pemuda asal Blora ini memakai kaus lengan panjang dan celana hitam. Dia juga mengalungkan kertas bertulisan “AKSI JALAN KAKI JOGJA-JAKARTA MENGGANTIKAN NADZAR AMIEN RAIS.”

Lilik Yuliantoro tulus gantikan nazar Amien Rais untuk berjalan kaki dari Yogya ke Jakarta. Pasalnya, dia kasihan karena Amien Rais sudah tua

Lilik prihatin pada kondisi fisik Amien Rais via www.tribunnews.com

“Berhubung Bapak Amien Rais sudah tua, untuk itu saya terketuk dari hati untuk melaksanakan, menggantikan nazarnya beliau. Lebih baik Bapak Amien Rais di rumah biar yang muda melanjutkan generasi untuk penerusnya. Biar yang muda-muda membangun bangsa,” kata Lilik, dikutip dari Detik.

Lilik prihatin karena Amien Rais belum melakukan nazar. Supaya Ketua Dewan Kehormatan PAN itu nggak di-bully masyarakat, Lilik berinisiatif menggantikannya. Dia mengaku nggak diutus dan dibayar oleh pihak manapun. Aksi yang dilakukan Lilik tulus dari dirinya. Menurut pemuda ini, lebih baik Amien Rais yang sudah sepuh tinggal di rumah saja untuk menikmati hari tua bersama keluarga.

Advertisement

Berbekal uang dan barang seadanya, Lilik Yuliantoro memulai aksi pada 22 Juli. Targetnya adalah sampai Jakarta pada 17 Agustus

Lilik hanya membawa barang seadanya via jogja.suara.com

Jarak yang jauh ditempuh Lilik dengan persiapan sederhana. Selain baju yang menempel di tubuhnya, dia hanya membawa tas ransel. Isinya adalah bendera merah putih, uang Rp50 ribu, dua baju, dan air minum. Dia berencana tidur di masjid atau emperan toko. Dengan cara itu, Lilik menargetkan bisa sampai Jakarta pada 17 Agustus. Wow, padahal jarak jalan kaki dari Yogya ke Jakarta mencapai 500-an kilometer!

Kalau sudah sampai Jakarta, Lilik berencana menemui Presiden Jokowi di Istana Negara. Dia juga ingin sowan ke Amien Rais dan Prabowo Subianto

Lilik terlihat yakin dan teguh via www.liputan6.com

Lilik ingin menemui Presiden Jokowi di Istana Negara jika sudah sampai Jakarta. Dia ingin menyerahkan surat dan wayang sengkuni pada Jokowi. Dengan uang Rp50 ribu yang dibawanya, Lilik berencana membeli wayang itu saat dalam perjalanan.

“Kalau diizinkan (juga) sowan ke Pak Amien Rais dan ke Pak Prabowo. Mari kita bersama-sama membangun Indonesia tanpa ada saling menghujat, saling… Politik sudah selesai, semua sudah selesai, kita kembali ke Indonesia, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila,” kata Lilik, dikutip dari Detik.

Menanggapi aksi Lilik, petinggi PAN berkata kalau Amien Rais nggak pernah membuat nazar jalan kaki dari Yogya ke Jakarta. Namun ada fakta lain yang berlawanan dengan pernyataan itu

Giman, warga yang pernah mengajak Amien Rais penuhi nazarnya pada 2014 via regional.kompas.com

“Setahu saya enggak ada (Amien Rais nazar jalan kaki dari Yogya ke Jakarta). Saya enggak tahu. Saya malas menanggapi,” kata Nazaruddin, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) DIY, dikutip dari Kompas.

Namun, pernyataan Nazaruddin berlawanan dengan pemberitaan Kompas pada 29 September 2014. Ternyata dulu seorang pria bernama Giman pernah mendatangi kediaman Amien Rais di Yogyakarta. Giman hendak mengajak Amien Rais untuk memenuhi nazarnya berjalan kaki ke Jakarta. Tetapi sayangnya, saat itu Amien Rais nggak berada di rumah. Hal itu membuktikan kalau nggak hanya Lilik yang ingat nazar Amien Rais. Terlepas manapun yang betul, semoga Lilik selamat dalam perjalanannya ya~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tinggal di hutan dan suka makan bambu

Editor

J'ai toujours fait une prière à Dieu, qui est fort courte. La voici: Mon Dieu, rendez nos ennemis bien ridicules! Dieu m'a exaucé.

CLOSE