Menkes Ikut Soroti Serial ‘The Last of Us’, Pandemi yang Berawal dari Jamur Cordyceps

Belakangan ini serial HBO The Last of Us menyita perhatian masyarakat karena berlatar belakang negara Indonesia. Diketahui film ini merupakan adaptasi dari sebuah game dengan judul yang sama. Pada episode perdananya, serial ini mengejutkan para penggemar dari tanah air setelah Jakarta disebut di dalamnya. Apalagi salah satu aktris dan aktor senior Christine Hakim Yayu Unru juga ikut main dalam serial tersebut.

Advertisement

Hal itu juga menjadi sorotan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, loh.  Menkes Budi ikut menyoroti serial film yang menjadi perbincangan masyarakat Indonesia ini dan membahas soal jamur yang berkaitan dengan pandemi. Seperti apa ya, pandangan Menkes soal pandemi jamur di The Last of Us?

Series The Last of Us ini adalah pandemi yang disebabkan oleh jamur

Jakarta menjadi salah satu setting serial The Last of Us episode 2 yang berjudul “Infected”. Hal ini membuat Menkes Budi ikut menyoroti film yang sedang viral hingga trending di Twitter itu. Dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI Selasa (24/01/2023), Menkes Budi menyinggung soal pandemi yang disebabkan oleh jamur seperti yang dibahas dalam serial The Last of Us.

“Jadi sekarang sedang ada film di HBO Asia, mengenai penyebaran jamur yang melanda dunia dan ini mulainya dari Jakarta. Jadi kalau Bapak, Ibu, lihat, ada pandemi berikutnya disebabkan oleh jamur. Pemainnya Christine Hakim, tapi ini film asing,” tutur Menkes Budi, dikutip dari Detikhealth (25/01/2023)

Advertisement

Lebih lanjut, Menkes Budi mengambarkan pentingnya deteksi ‘musuh’ berupa virus, bakteri, maupun jamur melalui lab sequencing. Selama pandemi hanya ada 16 lab sequencing di seluruh Indonesia, kini sudah bertambah menjadi 20 lab dan total ada 56 alat. Alat ini merupakan penyelamat Indonesia melawan Covid-19 ketika belum mengetahui jenis virus yang merebak.

Kapasitas tes genome sequencing dari yang hanya berkisar 800 sampel per minggu, kini pemerintah mampu melakukan tes mencapai 2700 sampel per minggu. Kemampuan sequencing disebutnya meningkat hingga tiga kali lipat.

Advertisement

“Sekarang sudah menjadi 56 alat di seluruh Indonesia dan itu meningkatkan lebih dari tiga kali lipat meningkatkan kapasitas genome sequencing.  Nah, genome sequencing ini adalah strategi untuk mengidentifikasi musuhnya yang berupa virus bakteri atau jamur”, jelas Menkes Budi dikutip dari detikhealth (25/01/2023)

Serial ‘The Last of Us’ menceritakan tentang pandemi global yang disebabkan jamur Cordyceps

The Last of Us  merupakan serial garapan HBO yang diadaptasi dari gim populer di PlayStation dengan judul yang sama. Serial tersebut mengisahkan tentang kejadian 20 tahun setelah peradaban modern dihancurkan. Joel disewa untuk menyelundupkan Elie, seorang gadis berusia 14 tahun, untuk keluar dari zona Karantina. Keduanya harus melintasi Amerika Serikat dan melewati banyak rintangan agar tetap bertahan.

Dalam series tersebut juga menceritakan tentang infeksi bakteri dari jamur Cordyceps, yang memicu manusia menjadi zombie. Cordyceps adalah jamur yang bersifat parasit dan hidup pada ulat tertentu di daerah pegunungan tinggi China. Jamur itu ditemukan oleh ilmuan mikologi bernama Dr. Ratna yang diperankan oleh Christine Hakim. Saat ini serial The Last of Us baru memasuki episode ke-2 di mana jamur Cordyceps itu baru ditemukan, di Jakarta.

Wah, ternyata kejadian di film meski sebuah karya fiksi tapi tetap membahas ilmu pengetahuan yang menarik ya SoHip. Semoga pandemi yang disebabkan jamur ini hanya di film ya, SoHip.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Penikmat buku dan perjalanan

CLOSE