Mobil Terbang Buatan Jepang Sukses Diuji Coba. Diharapkan Bisa Tembus Macetnya Jalanan dan Banjir!

Mobil terbang Jepang

Pernah nggak kamu membayangkan seperti apa kehidupan manusia puluhan tahun lagi? Pasti sudah jauh lebih modern. Dengan kemajuan teknologi, akan muncul jenis transportasi baru yang lebih canggih. Misalnya mobil terbang seperti yang sering ditampilkan di komik atau film. Kayaknya keren dan praktis banget deh!

Advertisement

Tahukah kamu, ternyata mobil terbang bukan sekadar khayalan. Banyak peneliti di seluruh dunia yang berusaha menciptakannya tetapi belum berhasil. Setelah bertahun-tahun, akhirnya sebuah perusahaan di Jepang bisa membuat mobil terbang yang berfungsi dengan baik. Yuk simak selengkapnya~

Baru-baru ini, mobil terbang buatan Jepang berhasil diuji coba. Diharapkan bisa jadi pilihan transportasi baru di masa depan!

Perusahaan Jepang bernama SkyDrive telah merampungkan proyek mobil terbang yang dimulai pada 2018. Bentuknya mirip pesawat mini dengan sejumlah baling-baling di bagian kiri dan kanan. Ukurannya 2 meter x 4 meter atau sekitar dua kali lipat mobil biasa. Berdasarkan press release dari SkyDrive, mobil tersebut diuji coba pada Jumat (25/8) di Toyota Test Field yang luasnya 10.000 meter persegi. Ini merupakan momen penting yang terjadi pertama kalinya di Jepang.

Seorang pilot diminta untuk mengendalikan mobil terbang bertipe SD-03 tersebut. Mulai dari lepas landas, melayang di udara, hingga mendarat lagi di tanah secara vertikal. Semua bisa dilakukan dengan lancar! Keberhasilan ini membuat banyak orang gembira. Diharapkan, mobil terbang buatan SkyDrive bisa menjadi pilihan transportasi baru di masa depan. Apalagi mobil ini bisa dikendarai satu orang aja, jadi lebih nyaman dan privat dibandingkan pesawat biasa.

Advertisement

Sebelum diluncurkan ke masyarakat, mobil terbang ini perlu menjalani sejumlah perbaikan. Terutama dari segi durasi terbang

Teknisi mengecek mobil terbang via www.youtube.com

Tadinya mobil terbang akan diluncurkan saat Olimpiade Tokyo 2020, tetapi ditunda karena pandemi corona. Jadi SkyDrive akan terus memperbaiki mobil ini sebelum meluncurkannya pada 2023. Salah satu hal yang disorot adalah durasi terbang. Menurut Tomohiro Fukuzawa, pemimpin SkyDrive, mobil ini baru bisa terbang selama 5 hingga 10 menit dengan pelan. Ketinggiannya juga baru bisa mencapai 1 hingga 2 meter di atas tanah. Diharapkan, kekurangan ini bisa diperbaiki agar jarak tempuhnya lebih jauh dan nggak mengganggu kendaraan lain di jalanan.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah harga. Hingga kini, SkyDrive belum menyebut perkiraan harga jual mobil terbang mereka. Kayaknya mahal sih karena menggunakan teknologi yang canggih. Apalagi alat kendalinya dilengkapi sistem komputer yang bisa menjaga stabilitas dan keselamatan mobil. Kalau ingin dijual, mobil terbang ini perlu dibuat sedemikian rupa agar harganya terjangkau masyarakat luas.

Seandainya mobil ini sudah dijual di pasaran, bakal keren nih. Bisa mengurangi kemacetan lalu lintas dan melewati banjir di Indonesia!

Advertisement

Pilot mengendarai mobil terbang via www.youtube.com

Bayangkan seandainya mobil ini sudah disempurnakan dan bisa dibeli siapapun. Dengan radius dan ketinggian mobil yang meningkat, pasti nyaman dikendarai ke mana-mana. Bahkan bisa mengurangi kemacetan lalu lintas di jalanan! Sebagai gantinya, mungkin polisi perlu membuat aturan lalu lintas udara agar mobil-mobil terbang nggak bertabrakan.

Selain itu, mobil terbang bisa jadi solusi yang bagus seandainya terjadi banjir di Indonesia. Nggak perlu repot lagi mengarungi banjir dengan perahu atau jalan kaki. Tinggal naik mobil terbang, lebih aman dan cepat sampai deh! Tetapi orang-orang tetap perlu menyediakan lahan yang luas sebagai tempat parkir.

Terlepas dari segala kekurangan dan kelebihan mobil terbang, rasanya nggak sabar menunggu sampai transportasi ini dijual secara bebas. Kehidupan manusia bakal berubah banyak dan perkembangan teknologi akan semakin cepat. Yuk kita tunggu dan dukung bersama-sama. Jangan lupa nabung juga mulai sekarang. Kalau udah dijual bebas harganya bisa jadi mahal hehe.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tinggal di hutan dan suka makan bambu

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE