Nggak salah ‘kan punya impian setinggi langit? Nggak salah juga dulu kita sering berkhayal bisa terbang mengendarai mobil pick-up. Kemajuan teknologi dalam bidang otomotif bisa menjawab khayalan kita. Di Jepang, insinyur-insinyur muda dengan kecerdasan yang mereka punya akan mewujudkan semua khayalan tingkat tinggi kalian. Mobil yang bisa terbang bukan lagi bagian dari imajinasi semata, Jepang dan para ilmuwannya akan menciptakan mobil terbang pertama dan teramping di dunia.

Wujudkan ambisinya, Jepang serius ciptakan mobil terbang meriahkan Olimpiade Tokyo 2020.

Sebagaimana dilaporkan Futurism, helatan Olimpiade Tokyo 2020 dipilih jadi momen yang akan mengukir nama Jepang sebagai negara dengan segudang inovasi super ajaib. Pengen tau cerita selengkapnya!? Yuk simak cerita lengkapnya bareng Hipwee News & Feature.

1. Wujudkan impian, Jepang berharap mobil terbang ini bisa memeriahkan penyalaan obor Olimpiade Tokyo 2020 nanti

Menakjubkan! Mobil terbang akan warnai kemeriahan Olimpiade Tokyo tahun 2020 mendatang. Jepang yang telah lama mengembangkan teknologi mobil terbang ini, memilih momen fantastis Olimpiade untuk meluncurkan produk pertamanya. Selain jadi ajang pertarungan seru antara atlet dunia, Olimpiade Tokyo nanti bakal jadi ajang prestisius bagi industri otomotif Jepang. Nantikan saja kehebatan mobil terbang bikinan para insinyur Jepang di Olimpiade Tokyo 2020 nanti.

2. Namanya Skydrive, mobil terbang berawak ini digadang-gadang jadi mobil terbang terkecil yang pernah ada lho

Mobil terbang yang hanya memiliki 3 roda itu diberi nama Skydrive. Mobil ini akan menjadi mobil terbang dengan ukuran terkecil yang pernah dibuat. Dengan panjang kurang lebih 2,9 meter dan lebar 1,2 meter Skydrive diprediksi mampu terbang sampai pada kecepatan 100km/jam dan melaju didaratan dengan kecepatan 150 km/jam.

3. Mobil terbang tiga roda Skydrive diciptakan oleh para insinyur muda dari industri otomotif dan aerospace Jepang bernama Cartivator Project

Advertisement

Seluruh desain dan rancang bangun mesin dibikin oleh insinyur-insinyur muda yang berfokus pada industri berbasis otomotif dan aerospace. Orang-orang pintar tersebut tergabung dalam Cartivator Project yang terkenal dengan beberapa proyek berbasis startup.

4. Terkait pendanaan, Toyota bersedia gelontorkan uang dan mekanik handalnya untuk membantu membangun mobil terbang impian ini

Meski punya segudang mimpi dan skill, kendala yang paling sering dihadapi dari para insinyur dalam mengembangkan penemuannya adalah dana. Beruntungnya Jepang memiliki banyak perusahaan otomotif raksasa yang tampaknya tak segan-segan menginvestasikan dananya untuk proyek seperti ini. Buktinya Toyota dengan senang hati menggelontorkan modal sekitar Rp5 triliun untuk ikut membantu pembangunan Skydrive.

5. Prototipe dari Skydrive diramalkan selesai tahun depan dan akan terus diuji sebelum digunakan saat Olimpiade Tokyo 2020 nanti

Toyota bukan cuma bantu kasih dana, para mekanik handal yang mereka punya juga siap membantu para insinyur. Diramalkan sebuah prototipe Skydrive berawak akan selesai tahun depan. Selanjutnya para insinyur akan menyempurnakannya hingga dapat digunakan pada Olimpiade Tokyo 2020. Nggak hanya itu, Cartivator juga berambisi agar Skydrive punya kemampuan lebih sehingga publik luas dapat menggunakannya dengan aman dan nyaman pada 2050.
Skydrive yang ajaib ini bisa jadi solusi alternatif bagi banyak masalah transportasi di dunia. Bayangkan saja contohnya Indonesia dengan segudang masalah kemacetan di jalan raya pada kota-kota besar, mobil terbang bisa jadi pilihan.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya