Ternyata, Musik Punya Peran Penting dalam Mencegah Persebaran Virus Corona. Nih, 5 Alasannya

Musik cegah persebaran virus corona

Musik adalah medium komunikasi yang efektif menarik perhatian pendengar. Buktinya sudah banyak informasi tersampaikan dengan mudah berkat musik. Contoh, saat kecil kamu pernah menghafal warna pelangi lewat sebuah lagu, kan? Atau menghafal urutan abjad dengan bersenandung? Metode tersebut berhasil karena kata penelitian di Inggris, manusia memang lebih mudah mengingat informasi jika disampaikan lewat musik.

Advertisement

Nah, di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia saat ini, ternyata musik juga punya peran penting loh. Menurut peneliti Universitas Atma Jaya, Christ Billy Aryanto di laman The Conversation, musik dalam pesan edukasi tentang Covid-19 secara tidak langsung berperan mencegah penyebaran virus berbahaya tersebut. Ia mencontohkan Vietnam yang berhasil membantu masyarakat memahami Covid-19 lewat video musik pendek, dan para dokter Indonesia yang bikin TikTok tentang cara mencuci tangan yang benar. Pertanyaannya, bagaimana sih cara kerja musik, kok dia punya peran penting? Simak sama-sama, yuk!

1. Musik menarik perhatian kita untuk mau menyimak sebuah informasi sampai tuntas

Musik mudah menarik perhatian pendengar via www.saaca.org

Karena manusia adalah makhluk audio-visual, kita akan cenderung memilih informasi yang disampaikan lewat dua elemen tersebut. Makanya dalam konteks Covid-19, informasi yang viral adalah yang dibalut konten audio-visual seperti video TikTok para dokter Indonesia, bukan artikel berita karena nggak semua orang suka konten tekstual. Dengan adanya musik di dalam video, penyebaran informasi tentang Covid-19 bisa lebih masif karena secara nggak langsung orang-orang menikmatinya dengan menyenangkan.

2. Setelah kamu mendapat informasi lewat iringan musik, ritme dan melodi akan membantu untuk mengingat informasi tersebut

Video cuci tangan dari Alodokter viral di mesos via smartcitymakassar.com

Menurut sebuah penelitian dari University of California, daerah tertentu di otak yang berhubungan dengan ingatan dan emosi akan aktif jika dipicu oleh musik. Maka dari itu, informasi penting seperti tentang Covid-19 akan lebih mudah diingat ketika itu disajikan dengan musik. Ritme dan melodi pada musik bekerja menyusun informasi agar mudah diingat kembali. Tentunya hal ini terjadi tanpa kamu sadari. Contohnya tahapan cuci tangan yang kamu ingat itu karena musik sudah mengunci adegan para dokter tersebut di otak.

Advertisement

3. Musik dan video merupakan kombinasi ampuh untuk mengingat sebuah informasi

Musik dan video ampuh menguatkan ingatan akan suatu informasi via oglobo.globo.com

Sementara penelitian psikologi yang diterbitkan Science ABC, mengatakan semakin banyak indera yang menangkap informasi, maka akan lebih mudah hal tersebut untuk diingat. Metode ini juga dilakukan guru kita waktu SD dulu. Alih-alih membiarkan kita nyalin catatan, mereka malah mendiktekan agar informasi ditangkap indera pendengar dan penglihatan sekaligus. Nah, dalam konteks informasi tentang Covid-19, video musik membantu kita mengingat tahapannya lewat musik, dan memudahkan penerapan langkahnya lewat video.

4. Nggak hanya memudahkan penyebaran informasi, musik juga berperan bagi kesehatan tubuh di tengah pandemi Covid-19

Musik juga baik untuk kesehatan fisik via www.bbva.com

Lewat musik yang hadir dalam video informasi tentang Covid-19, kita sebenarnya juga dapat manfaat kesehatan fisik loh. Penelitian dari McGill University menunjukkan kalau musik punya dampak positif pada kesehatan manusia. Penelitian tersebut menemukan fakta kalau musik bisa meningkatkan imunitas tubuh, dan menghasilkan hormon dopamin dan oksitosin pada manusia. Seperti yang kamu tahu, meningkatkan imunitas adalah hal penting untuk bisa terhindar dari Covid-19, dan ternyata mendengarkan musik bisa jadi salah satu caranya.

5. Di tengah pandemi Covid-19, musik juga bisa memberikan dampak positif secara emosional dan kehidupan sosial

Advertisement

Masyarakat Italia bernyanyi dan bermain musik bersama dari balkon rumah masing-masing (Foto: Alessandro Grassani for The New York Times) via www.nytimes.com

Sebuah penelitian dari University of Limerick, menunjukkan bahwa bernyanyi khususnya dalam kelompok dapat memberikan dampak positif bagi fisik, emosi, sosial, dan spiritual. Hal ini terbukti dari bagaimana masyarakat Italia saling menghibur diri dengan bernyanyi di balkon rumah saat seluruh kota dikarantina. Dukungan psikologis secara tidak langsung yang terjadi hanya karena bernyanyi bersama ini, menunjukkan bahwa musik bisa memberikan emosi yang positif kepada orang banyak.

Meski terkesan sepele dan sering dianggap sebagai pelengkap, ternyata musik yang terselip di berbagai informasi hari ini dapat membantu menekan penyebaran Covid-19 lewat perannya mengunci ingatan. Dan lebih jauh, ternyata musik juga bisa menghibur jiwa dan menumbuhkan sikap optimistis.

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

colour my life with the chaos of trouble

Editor

An amateur writer.

CLOSE