Jika selama ini kamu berpikir hanya manusia saja yang nonton video porno, anggapan itu salah. Karena ternyata hewan juga nonton video porno versinya. Sebagaimana dilansir dari ABC News, hal ini terjadi di kebun binatang Adelaide, Australia. Lantaran kedua panda yang dijodohkan kerap tak kawin secara alami, maka pihak kebun binatang Adelaide menyuguhkan video porno. Jadi bisa dibilang, video porno panda ini dibuat khusus untuk mencegah kepunahan spesies hewan lucu ini.

Meski nggak langsung kawin, pemberian tontonan video porno untuk panda cukup membuat perubahan pada minat seksual hewan ini. Katanya, salah satu panda sudah mulai agresif mendekati panda satunya lagi. Penasaran kayak gimana informasi selengkapnya? Yuk, simak ulasan Hipwee News & Feature berikut ini.

Hal ini berawal dari kebun binatang Adelaide yang merupakan satu-satunya kebun binatang di dunia di luar China dengan sepasang panda belum dewasa

ilustrasi hewan panda via unsplash.com

Advertisement

Kesulitan mewujudkan perkembangbiakan panda di kebun binatang Adelaide dilatarbelakangi kedua panda yang sama-sama belum dewasa. FYI, kebun binatang Adelaide merupakan satu-satunya kebun binatang di dunia di luar China yang memiliki sepasang panda belum dewasa. Sehingga, kedua panda yang bernama Wang Wang dan Fu Ni ini belum ada minat seksual sama sekali. Tentu saja keberadaan panda yang tak berpengalaman soal seksual akan sulit untuk menyegerakan perkawinan.

Pemberian tontonan video porno pun dilakukan sebagai pengajaran ke panda tentang berhubungan seksual dan memicu libidonya

ilustrasi panda nonton video porno versinya via www.telegraph.co.uk

Sebagai satu-satunya pasangan panda yang belum dewasa di belahan bumi selatan, Wang Wang dan Fu Ni perlu diberikan pengajaran cara berhubungan seksual. Akhirnya, pihak kebun binatang Adelaide pun menyuguhi kedua panda ini tontonan video porno panda. Cara ini juga bertujuan meningkatkan libido Wang Wang dan Fu Ni yang terbukti cukup sukses. Lantaran setelah diberikan tontonan video porno, Wang Wang dikatakan sudah mulai agresif sampai mengambil posisi, meski Fu Ni masih belum mau kawin dan dianggap pengen lebih banyak rayuan lagi.

Pihak kebun binatang Adelaide masih berusaha keras dalam mengusahakan sepasang panda ini kawin karena kontrak dengan pemerintah China akan segera berakhir

sedang usaha disegerakan kawin via www.nationalgeographic.com.au

Usaha yang dilakukan pihak kebun binatang Adelaide ini memang seperti dikejar-kejar waktu. Maklum saja karena masa kesuburan panda hanya 36 jam dalam setahun. Selain itu, kontrak Wang Wang dan Fu Ni di kebun binatang Adelaide dengan pemerintah China sebentar lagi akan habis. Dan pihak kebun binatang pun belum tahu nasib kedua panda ini akan diperpanjang kontrak lagi atau tidak. Sehingga, saat ini pihak kebun binatang memfokuskan Wang Wang dan Fu Ni untuk segera kawin biar ada perkembangbiakan di sana.

Setelah gagal merangsang panda untuk kawin secara alami lewat video porno, pihak kebun binatang akhirnya melakukan inseminasi buatan

Advertisement

Lantaran pemberian tontonan video porno untuk panda gagal, pihak kebun binatang memilih cara lain yaitu inseminasi buatan. Diperkirakan, cara ini akan berhasil karena di kebun binatang lainnya terbukti dengan adanya kehamilan panda betina. Kalau dipikir-pikir miris juga ya hidup panda di penangkaran. Andai saja dibiarkan hidup di alam bebas, mungkin Wang Wang dan Fu Ni nggak sesulit itu untuk bisa kawin secara alami dan memiliki keturunan.

Ternyata, hidup hewan di penangkaran tak sebahagia seperti yang terlihat ketika kita mengunjungi kebun binatang. Mulai dari stres, kelaparan, dan sulit beradaptasi jika dikembalikan ke habitat aslinya

Kehidupan hewan-hewan di kebun binatang kerap menjadi persoalan. Tak jarang, pemberitaan muncul di media masaa tentang pemeliharaan hewan yang bikin hati miris. Sebagaimana dikutip dari Vice Indonesia, beberapa kebun binatang di Indonesia pun menuai kontroversi di dunia. Lantaran, banyak media asing menyorot kondisi penangkaran dan pemeliharaan hewan di dalamnya. Semisal Kebun Binatang Surabaya yang ramai diberitakan lantaran hewan-hewannya mati akibat kelaparan serta malnutrisi.

Pun demikian dengan Kebun Binatang Bandung yang disorot akibat muculnya video sedih seekor beruang madu kurus kering mengemis makanan pada pengunjung. Belum lagi di taman lumba-lumba di Bali, yang menggunakan kaporit untuk kolamnya, hingga menyebabkan belasan mamalia lucu penghuninya buta. Dan hal menyedihkan juga terhadi di Taman Buaya Indonesia Jaya di Cikarang, karena terdapat lebih dari 400 buaya dalam kandang mungil, berlapiskan semen, dan dipenuhi air keruh.

Tujuan dari penangkaran adalah melindungi hewan dari perburuan liar, sebagai eksperimen ilmu pengetahuan semisal dari perkembangbiakannya. Namun, tak sedikit kasus hidup hewan yang menjadi menyedihkan di penangkaran. Mulai dari sebagai tontonan hiburan bagi para pengunjung kebun binatang, hingga kesulitan berkembangbiak secara alami seperti yang terjadi panda Wang Wang dan Fu Ni.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya