Luncurkan Koleksi Busana, Kolaborasi Bank OCBC NISP dengan Fashion Designer Kampanyekan Investasi Sebagai Bagian Lifestyle

Bank OCBC NISP #BeraniCuan

Peran fashion nggak bisa dilepaskan dari berkembangnya gaya hidup hari ini. Mulai dari tren jaman dulu yang kembali hype, hingga inovasi fashion yang wakilkan era kekinian. Semua hadir sebagai bagian kehidupan modern.

Advertisement

Tapi nggak jarang pula tuntutan gaya hidup tersebut bikin kantong cekak. Alhasil perkembangan tabungan stagnan, sementara hari depan mesti direncanakan. Padahal kalau berani bersiasat, kebutuhan gaya hidup bisa dipenuhi dengan tetap mempersiapkan masa depan loh. Seperti yang coba diungkap oleh Bank OCBC NISP lewat kampanye #BeraniCuan.

Menggabungkan fashion dengan investasi agar diprioritaskan layaknya kebutuhan gaya hidup

Head of Strategy and Innovation Bank OCBC NISP, Ka Jit, di acara konferensi pers kampanye #BeraniCuan di M Bloc Space, Jakarta, Rabu (12/2/2020). (Foto: Luthfi Rahmadian/Hipwee) via www.hipwee.com

Bagaimana jadinya jika industri yang terkesan kaku seperti bank, melebur dengan industri nan dinamis seperti fashion? Tentunya unik dan Bank OCBC NISP melakukannya dalam upaya mendorong tren investasi di kalangan milenial. Dinamai #BeraniCuan, kolaborasi dengan dua fashion designer Indonesia, Danjyo Hiyoji dan Amot Syamsuri Muda ini menghasilkan beragam koleksi busana, dengan siratan pesan Bank OCBC NISP agar generasi milenial melek finansial.

Head of Strategy and Innovation Bank OCBC NISP, Ka Jit, menjelaskan pendekatan unik yang dilakukan Bank OCBC NISP ini adalah refleksi dari kegemaran generasi milenial. Menurutnya, jika produk fashion bisa jadi prioritas kebutuhan gaya hidup, produk investasi punya kesempatan yang sama.

Advertisement

Head of Strategy and Innovation Bank OCBC NISP, Ka Jit, di acara konferensi pers kampanye #BeraniCuan di M Bloc Space, Jakarta, Rabu (12/2/2020). (Foto: Luthfi Rahmadian/Hipwee) via www.hipwee.com

“Kita merasa, yang namanya investasi dan perencanaan keuangan itu harusnya nggak dianggap sesuatu yang nerd. Menurut kita, investasi juga bisa dibuat sejajar dengan tren fashion yang banyak digandrungi anak muda,” ucap Ka Jit di acara konferensi pers kampanye #BeraniCuan di M Bloc Space, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Sementara itu, Wealth Advisory Head Retail Bank OCBC NISP Juky Mariska mengatakan anak muda butuh untuk menikmati hidup hari ini tanpa mengesampingkan perencanaan masa depan. Untuk itu kampanye ini mestinya bisa mengajak generasi milenial untuk berpikir imbang, antara kebutuhan gaya hidup dengan tetap memperbaharui gaya, dan kebutuhan masa depan dengan berinvestasi.

Koleksi fashion Amot Syamsuri Muda (Foto: Luthfi Rahmadian/Hipwee) via www.hipwee.com

“Tentunya di satu pihak lifestyle itu penting. Jadi kita pikir bagaimana pendekatan yang tepat agar investasi bisa berjalan bersama dengan tren fashion. Lewat koleksi hasil kolaborasi dengan dua desainer yang beberapa itemnya mengusung tulisan cuan-cuan-cuan, anak muda juga diingatkan harus sisihkan uang untuk investasi selain untuk fashion,” jelas Juky.

Advertisement

Tampil keren dengan fashion item sarat inspirasi untuk investasi

Koleksi fashion Danjyo Hiyoji (Foto: Luthfi Rahmadian/Hipwee) via www.hipwee.com

Konsep unik yang diusung Bank OCBC NISP disambut baik oleh Danjyo Hiyoji dan Amot Syamsuri Muda. Setelah berhasil menjawab tantangan baru dalam proses kreatif mereka sebagai fashion designer, mereka mengharap elemen investasi yang disisipkan dalam beberapa busana bisa membawa kesadaran baru bagi generasi muda, selain membawa cita rasa gaya yang berbeda.

“Kami ingin mengajak generasi milenial menjadikan investasi sebagai bagian dari lifestyle mereka. Kami berharap koleksi yang kami hadirkan tidak hanya membuat milenial makin kece dan pede, namun juga menginspirasi mereka untuk mulai berinvestasi,” ungkap Danjyo Hiyoji dan Amot Syamsuri Muda.

One Mobile dan Rachel dihadirkan sebagai bagian pendekatan edukatif wealth management Bank OCBC NISP

Rachel (Foto: Luthfi Rahmadian/Hipwee) via www.hipwee.com

Melalui kampanye ini, Bank OCBC NISP mengharapkan peningkatan kesadaran finansial generasi milenial atas investasi, khususnya nasabah Bank OCBC NISP yang belum punya wealth management. Ka Jit menambahkan, saat ini kurang lebih baru 15% nasabah Bank OCBC NISP yang memiliki wealth management. Untuk itu, platform bernama Rachel juga dihadirkan sebagai tindak lanjut dari kampanye #BeraniCuan.

Melalui Rachel, chat bot inovatif yang bisa diakses via website, generasi milenial yang ingin memulai investasi bisa bertanya banyak. Mulai dari belajar bikin perencanaan keuangan, menulis profil risiko, hingga rekomendasi produk investasi yang cocok berikut tips menjalankan investasi.

“Tugas Rachel adalah membantu calon investor untuk ngerti. Sebenarnya dengan tujuan finansial dan jangka waktu yang dimiliki, idealnya strategi investasinya seperti apa. Rachel juga bisa bantu ngitungin kebutuhan investasi selain juga bisa berikan usul produk investasi apa yang sesuai,” jelas Ka Jit.

Koleksi fashion Amot Syamsuri Muda (Foto: Luthfi Rahmadian/Hipwee) via www.hipwee.com

Setelah berkutat dengan Rachel, kamu yang tertarik bisa memulai investasi dengan aplikasi One Mobile besutan Bank OCBC NISP. Keberadaan Rachel memang ditujukan pula untuk optimalisasi platform ini. Diklaim sebagai comprehensive money manager, selain bisa memulai investasi dari Rp 100.000, lewat One Mobile kamu juga bisa buka rekening, beli produk investasi, asuransi, deposito hingga obligasi tanpa harus datang ke kantor cabang. Selain itu yang menarik dari One Mobile dan belum banyak diimplementasikan aplikasi perbankan lainnya adalah laporan portofolio terkait produk investasi para investor.

Melihat beberapa kemudahan dan inovasi yang terus dihadirkan perbankan, sepertinya investasi bukan lagi sesuatu yang kaku dan hanya bisa dilakukan oleh orang berduit, ya. Untuk kamu yang tertarik dengan koleksi hasil kolaborasi Bank OCBC NISP dengan Danjyo Hiyoji dan Amot Syamsuri Muda bisa didapatkan via Blibli.com

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

colour my life with the chaos of trouble

CLOSE