Peringati HUT RI Ke-75, Bank BRI Gelar Nusantara Fashion Festival 2020 Secara Virtual

Nusantara Fashion Show Festival 2020

Di tengah kondisi pandemi, setiap sektor industri merasakan dampak yang menyulitkan. Nggak terkecuali UMKM dan industri mode. Demi menyiasatinya agar tetap bertahan, kreativitas adalah hal yang bisa diandalkan. Mengingat UMKM di Indonesia masih banyak yang mengandalkan penjualan offline, beradaptasi dan terlibat dalam ekosistem digital berikut berbagai kampanye online merupakan satu solusi. Seperti yang sudah dilakukan pemerintah lewat peresmian gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia.

Advertisement

Nah, melanjutkan hal tersebut dalam momentum HUT RI Ke-75, kementerian BUMN melalui Bank BRI ikut ambil bagian mendukung UMKM terdampak pandemi dengan menggelar Nusantara Fashion Festival (NUFF) 2020. Yaitu sebuah perhelatan mode virtual terbesar pertama di Indonesia dengan kolaborasi bersama lebih 300 UMKM dan pegiat industri mode. Dalam perhelatan yang sejatinya berlangsung sejak tanggal 1 hingga 31 Agustus 2020 ini, NUFF 2020 menghadirkan rangkaian acara mulai fashion talks, charity auction, serta showcase 75 karya desainer, label dan UMKM mode dalam virtual fashion show yang bisa disaksikan via live streaming pada tanggal 16 dan 17 Agustus 2020.

NUFF 2020 adalah ekosistem baru bagi UMKM sektor mode untuk promosi dan berjualan

Poster NUFF 2020 (Dok. NUFF 2020) via www.nusantarafashionfestival.com

Direktur Konsumer Bank BRI Hani Handayani, mengatakan gelaran NUFF 2020 yang melibatkan lebih dari 300 UMKM ini didedikasikan untuk membantu UMKM yang diakui sebagai penggerak perekonomian bangsa tersebut. Dengan pemanfaatan ekosistem digital, ia berharap gelaran ini bisa jadi momentum bagi pegiat UMKM, khususnya sektor mode untuk berpromosi, meningkatkan skala penjualan produk, serta menjajal panggung global.

“NUFF 2020 adalah sebuah format baru, dan kami di BRI mendukung penuh kegiatan ini karena salah satu tujuannya adalah membantu UMKM berjuang ditengah pandemi Covid-19. Keterlibatan UMKM dalam kegiatan ini diharapkan bisa menjadi sarana promosi sekaligus membantu penjualan produk buatan Indonesia,” kata Hani dalam Press Conference Nusantara Fashion Festival 2020 via Zoom, Minggu (16/8/2020).

Advertisement

NUFF 2020 membuat pagelaran mode jadi inklusif dan bisa dinikmati siapa saja

Kolaborator NUFF 2020 (Dok. NUFF 2020) via www.nusantarafashionfestival.com

Dilihat dari konsep, apa yang ditawarkan NUFF 2020 sangat menarik. Karena, pengunjung pagelaran mode ini bisa siapa saja, dan nggak eksklusif seperti biasanya jika digelar secara offline. Asal punya gawai dan koneksi internet, kamu bisa merasakan sensasi menikmati pagelaran mode secara lengkap. Mulai dari fashion show pada tanggal 16 dan 17 Agustus, hingga talkshow terkait mode mulai sejak 1 hingga 31 Agustus. CEO Samara Media & Entertainment Ben Soebaktio, menjelaskan NUFF 2020 memang mengusung konsep ekosistem online yang terintegrasi, mulai dari live streaming sampai keterlibatan e-commerce, agar dapat dimanfaatkan sebagai wadah UMKM serta pelaku industri mode untuk bertemu, berkolaborasi, dan bertumbuh.

“Lewat NUFF 2020 kami mencoba menghadirkan pengalaman baru bagi masyarakat, dalam menikmati kekayaan produk Indonesia melalui format live streaming. Kalau selama ini acara fashion week itu pengunjungnya terbatas, saat ini kami membuat sebuah transformasi yang berpotensi untuk menggaet lebih banyak pengunjung bahkan hingga luar negeri,” jelas Ben.

Mereka yang terlibat dalam gelaran NUFF 2020 diharapkan bisa jadi stimulus untuk UMKM bangkit di kondisi sulit

Advertisement

Press Conference Nusantara Fashion Festival 2020 via Zoom, Minggu (16/8/2020) (Dok. tangkapan layar Zoom) via www.hipwee.com

Adapun UMKM industri mode yang terlibat dalam NUFF 2020 adalah mereka yang tergabung dalam BRIlian Preneur binaan Bank BRI, dan sebagain lagi merupakan UMKM yang sudah terkenal aktif dan berasal dari tiap daerah Indonesia. Tim kurator UMKM untuk NUFF 2020 Didiet Maulana, mengatakan keputusan tim kurator mengambil perwakilan UMKM dari tiap daerah Indonesia berangkat dengan harapan agar bisa jadi stimulus bagi rekan UMKM lain di daerah masing-masing untuk bangkit dengan optimisme yang diharapkan.

“Kami memilih UMKM yang tergabung dari BRIlian Preneur binaan Bank BRI, dan sebagian lagi dari UMKM yang sudah terkenal aktif dari seluruh daerah Indonesia. Dengan adanya pandemi ini kita ingin mengajak para pegiat UMKM untuk naik kelas ke pasar online. Dengan beberapa perwakilan dari tiap daerah di gelaran NUFF 2020 ini, kami berharap mereka bisa jadi local heroes yang menginspirasi teman-teman lain,” kata Didiet.

Menawarkan pengalaman menyaksikan fashion show yang penuh detail

NUFF 2020 (Dok. NUFF 2020) via www.nusantarafashionfestival.com

Sementara untuk pengalaman virtualnya, Jay Subyaktio yang bertanggung jawab di balik layar dengan tema Keberagaman Indonesia, memastikan penonton akan puas sebab banyak eksplorasi detail dan nuansa mode yang biasanya nggak ada dalam fashion show offline, namun akan bisa dinikmati dalam NUFF 2020. Selain itu karena menampilkan cukup banyak karya, Jay mengatakakan kolaborasinya dengan beberapa sutradara dalam gelaran ini juga akan menghadirkan unsur animasi dan video mapping dalam segmen fashion show agar para penonton nggak bosan.

“Dalam mengusung konsep ini saya nggak menggunakan referensi dari barat, karena ingin menegaskan keberagaman sesuai tema yakni peringatan hari kemerdekaan. Di sini saya akan banyak menampilkan detail dan nuansa dari masing-masing fashion designer, dan nggak hanya akan menjual busana tapi juga pemikiran dan kreativitas dari anak bangsa,” ucap Jay.

Penonton NUFF 2020 bisa beli langsung produk yang ditampilkan, atau ikutan lelang 10 karya eksklusif dari 20 kolaborator yang hasilnya akan disalurkan kepada UMKM terdampak pandemi

Produk charity auction NUFF 2020 (Dok. NUFF 2020) via www.nusantarafashionfestival.com

Sebagai sebuah ekosistem, pagelaran ini nggak hanya memamerkan karya dari UMKM dan desainer tanah air. NUFF 2020 juga mengusung konsep “see now buy now“, atau penonton yang tertarik dengan produk yang diperagakan dalam virtual fashion show, bisa secara langsung membelinya melalui rekanan e-commerce NUFF 2020 yaitu Bukalapak dan Tokopedia, dengan berbagai penawaran menarik. Ben menegaskan kalau apa yang mereka lakukan lewat pagelaran ini adalah membuat platform yang saling dukung dan seutuhnya dimiliki oleh masyarakat. Jadi kalau ada UMKM yang mau berpartisipasi, bisa langsung menghubungi. Sementara untuk penonton yang tertarik, bisa langsung membeli.

Selain itu, untuk melengkapi bentuk dukungan bagi UMKM industri mode terdampak pandemi, NUFF 2020 juga menggelar charity auction melalui pelelangan 10 karya eksklusif dari 20 kolaborator. Hasil lelang nantinya akan disalurkan kepada UMKM industri mode yang terdampak pandemi dalam berbagai bentuk, seperti pelatihan atau perangkat penunjuang kinerja UMKM. Hani mengatakan charity auction merupakan salah satu cara yang bisa diupayakan untuk pegiat UMKM lain, karena dalam kondisi saat ini kolaborasi sinergis adalah kunci kebangkitan.

Nah, kalau kamu mau ikutan lelang, bisa langsung mampir ke website NUFF 2020 untuk mengajukan penawaran. Di sana kamu sekaligus bisa menyaksikan gelaran virtual fashion show yang berlangsung pada 16 dan 17 Agustus 2020, dan juga fashion talkshow yang akan berlangsung hingga tanggal 31 Agustus 2020.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

colour my life with the chaos of trouble

Editor

Penikmat kopi dan aktivis imajinasi

CLOSE