Raditya Dika Bagikan Tips dan Trik Membuat Konten Media Sosial dalam Webinar Literasi Digital Kemkominfo 

Tips dan trik membuat konten media sosial

Perkembangan media sosial nggak lepas dari konten yang disuguhkan para penggunanya. Kalau pada awal kemunculannya media sosial cenderung dipenuhi konten suka-suka, dewasa ini konten media sosial dibuat penuh perhatian agar berkualitas dan membawa manfaat positif. Seperti bola salju, makin banyak orang yang terinspirasi ingin membuat konten dengan pola serupa.

Advertisement

Akan tetapi membuat konten media sosial yang baik dan berkualitas nggak mudah. Padahal keberadaannya perlu diupayakan sebanyak mungkin untuk menciptakan iklim media sosial yang positif. Untuk itu, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) bersama GNLD Siberkreasi pun menggelar webinar literasi digital bertemakan “Menulis Konten untuk Sosial Media”, Jumat (9/7/2021) lalu.

Cara menjadi seorang yang kreatif ala Raditya Dika

Webinar literasi digital bertemakan “Menulis Konten untuk Sosial Media” Kemkominfo dan Siberkreasi bersama Raditya Dika (dok. Kemkominfo/Siberkreasi)

Sebelumnya telah digelar webinar literasi digital bersama Nicholas Saputra untuk mengulik cara ideal menggunakan media sosial. Kali ini, Kemkominfo dan Siberkreasi ingin mengajak peserta untuk mempelajari cara membuat dan mengoptimalkan konten berdasarkan media sosial yang digunakan bersama Raditya Dika.

Sebagai konten kreator yang sudah malang melintang di berbagai platform media sosial, Raditya Dika adalah salah satu orang yang tepat untuk ditanyai serba-serbi konten. Dalam webinar ini, Raditya Dika langsung menjawab satu hal tentang membuat konten media sosial di tengah pandemi, khususnya pada masa PPKM Darurat, yaitu kreativitas.

Advertisement

Menurut Radit, kondisi pandemi dan PPKM Darurat yang membatasi aktivitas masyarakat hari ini tidak seharusnya menghalangi  kreativitas. Alih-alih dianggap sebagai halangan, Radit lebih suka menyebutnya sebagai tantangan. Ini karena seorang kreatif bagi Radit tidak akan melihat keterbatasan sebagai halangan melainkan sebuah tantangan.

Nah, untuk dapat menjadi seorang kreatif yang melihat keterbatasan sebagai tantangan, Radit mengatakan pola pikir harus diubah. Keadaan seperti apapun harus bisa dimaknai menjadi sebuah tantangan. Radit juga menyampaikan kalau hal ini dapat terwujud kalau seorang kreatif tidak membatasi potensi yang ada dalam diri.

Advertisement

“Kita (juga) harus selalu berpikir untuk tidak membatasi potensi kita,” ujarnya.

Empat poin penting yang jadi dasar penulisan konten Raditya Dika

Nah, terkait penulisan konten di media sosial khususnya Instagram dan YouTube, Radit membeberkan empat poin penting yang harus diperhatikan sebagai dasar penulisan konten. Poin pertama adalah kegelisahan, yang bagi Radit merupakan pondasi sekaligus bahan bakar semua konten.

“Kegelisahan ini bisa kita temukan dari apa yang sedang mengganggu kita, apa yang saat ini sedang berubah, dan apa yang saat ini baru kita alami,” jelas Radit.

Poin kedua dari radit adalah tujuan, diikuti bayangan tentang siapa yang akan menjadi target konten tersebut. Dua poin barusan penting diperhatikan, karena dengan itu konten bisa tepat sasaran.

Sementara poin terakhir adalah bahasa yang kontekstual. Bahasa dalam konten, menurut Radit, harus dapat dimengerti semua orang. Oleh karenanya harus ditulis sesederhana mungkin. Jangan ndakik-ndakik.

Itu dia rangkuman webinar literasi digital “Menulis Konten untuk Sosial Media” yang digelar Kemkominfo dan Siberkreasi bersama Raditya Dika. Dengan mengetahui empat poin penting dari Radit plus resep untuk menjadi seorang kreatif dalam segala kondisi, apakah kamu sudah siap untuk membuat konten media sosial yang positif, bermanfaat dan terukur efektivitasnya?

Kalau kamu makin tertarik dengan serba-serbi literasi digital, Kemkominfo dan Siberkreasi ke depannya akan terus memberikan literasi digital kepada masyarakat Indonesia, dalam rangka mendukung percepatan transformasi digital melalui pengembangan SDM. Silakan pantengin media sosial @Kemenkominfo dan @siberkreasi untuk mengetahui informasi dan cara mengikuti webinar literasi digital lainnya.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

get me away from here I'm dying

Editor

Penikmat kopi dan aktivis imajinasi

CLOSE