Sekedar sebagai pengingat. Sepanjang tahun 2017 ini ada satu hal yang begitu ramai jadi perdebatan khalayak. Apalagi kalau bukan teori bumi datar versus bumi bulat. Meskipun sebenarnya selama ini kita selalu diajari secara resmi bahwa bumi itu bulat, tapi para pendukung teori bumi datar tetap aja kukuh mempertahankan argumennya. Dan ternyata teori konspirasi tentang bumi ini nggak cuma berhenti sampai di situ lho.

Baru-baru ini muncul perdebatan baru soal bentuk bumi yang diyakini berongga! Rongga tersebut menghubungkan tempat yang kita tinggali ini dengan bagian bumi lain yang katanya ada di dalam perut bumi. Nggak cuma yakin bumi punya rongga atau lubang, tapi menurut mereka di dalam bumi ini juga ada penghuni lain lho, mulai dari manusia biasa, Nazi, Viking, hingga makhluk asing kayak alien! Duh, duh, gimana sih ceritanya? Simak ulasan Hipwee News & Feature berikut ini dulu yuk.

Teori bumi berongga disampaikan Rodney Cluff dan dituangkan dalam buku berjudul “World Top Secret Our Earth Is Hollow”

Advertisement

Salah satu pengikut teori bumi berongga (Hollow Earth) adalah Rodney Cluff. Ia adalah penulis buku “World Top Secret Our Earth Is Hollow”. Dalam buku yang terbit 2014 itu disampaikan bahwa bumi punya rongga atau lubang di 3 titik: pegunungan Himalaya, kutub utara, dan kutub selatan. Lubang itu menghubungkan bumi yang kita pijak dengan bumi bagian lain, atau lebih tepatnya inti bumi. Dalam inti bumi itu disebutkan ada kehidupan lain, bahkan semua rahasia alam semesta dikatakan ada di sana, termasuk Taman Eden, UFO, alien, hingga suku-suku yang dianggap sudah musnah. Bahkan mereka yang percaya juga beranggapan kalau Adolf Hitler dan Nazi masih hidup dan kabur ke sana setelah Perang Dunia II. Tak hanya bumi, mereka juga percaya kalau bulan dan bintang juga sebenarnya berongga.

Sebenarnya teori konspirasi ini sudah pernah dibahas sejak 1800-an lho! Tapi baru-baru ini ramai jadi perdebatan lagi setelah banyak diangkat media internasional

Edgar Allen Poe (1838), Jules Verne (1864), dan Edgar Rice Burroughs (1914) adalah penulis-penulis yang terinspirasi dengan teori Hollow Earth. Dilansir The Telegraph, veteran AS John Symmes abad ke-19 juga pernah menyebarkan pamflet yang bertuliskan:

“I declare that the Earth is hollow and habitable within; containing a number of solid concentric spheres, one within the other, and that it is open at the poles 12 or 16 degrees.”

Advertisement

Symmes jadi orang yang ngotot mempertahankan argumennya kala itu. Bahkan ia juga meminta dukungan pada pemerintah untuk membiayainya melakukan perjalanan ke rongga bumi. Tapi usahanya gagal. Hingga ia meninggal, cita-citanya itu belum juga terwujud.

Kalau berdasarkan ilmu geologi yang digagas Isaac Newton berabad-abad lalu sih bumi ya nggak mungkin berongga karena ia terdiri dari lapisan-lapisan

Menurut ilmu geologi bumi itu terdiri dari lapisan-lapisan via enjiner.com

Lain halnya dengan teori Isaac Newton tentang bumi. Ia percaya bahwa planet kita punya inti bumi. Inti sendiri terbagi jadi dua, yakni inti dalam dan inti luar. Inti luar itu dilapisi oleh mantel bumi atau bahasa sainsnya adalah astenosfer. Setelah astenosfer ada litosfer atau crust. Selain itu menurut teori Newton, kalau bumi berongga, bumi akan menjadi sangat ringan dan nggak memiliki gravitasi.

Hingga kini belum bisa dipastikan apakah bumi benar-benar berongga atau tidak karena belum ada yang benar-benar bisa membuktikan. Dan seperti halnya teori konspirasi lain, Hollow Earth ini tak hanya didukung pihak-pihak pro, tapi juga banyak yang memilih tak percaya. Kalau kamu gimana?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya