Sony Indonesia Luncurkan Kamera Full Frame Alpha 7 IV Khusus untuk Para Hybrid Shooter

Kamera Sony Alpha 7 IV

Media sosial secara nggak langsung telah menjadikan dunia fotografi dan videografi diminati lebih dari sebelumnya. Jika diamati, saat ini kita bisa lihat kalau pengguna media sosial seakan berlomba meningkatkan kualitas foto dan video mereka, agar mendapatkan jangkauan audiens lebih besar lagi. Bagi para pelaku industri fotografi dan videografi, menampilkan karya yang berkualitas di media sosial bisa jadi langkah untuk menggaet client lebih banyak lagi.

Advertisement

Mendukung hal tersebut, PT Sony Indonesia pun merilis kamera mirrorless digital seri terbaru Sony Alpha 7 IV. Kamera ini dibekali beragam fitur dan teknologi canggih untuk mendukung pengguna menghasilkan kualitas foto dan video yang mumpuni. Kira-kira seperti apa keunggulan kamera mirrorles anyar Sony ini?

Kamera full frame Sony Alpha 7 IV dibekali berbagai teknologi masa kini dan dirancang dengan mempertimbangkan lingkungan

Acara peluncuran kamera Sony Alpha 7 IV, Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Jumat (7/1). | dok. Sony

Sony Alpha 7 IV merupakan kamera hybrid yang mengusung fitur autofokus terbaru serta pengoperasian dan peningkatan kemampuan alur kerja. Disebutkan kalau kamera ini dirancang dengan sempurna untuk pengguna yang ingin mendalami fotografi dan videografi dengan kamera mirorless digital.

President Director PT Sony Indonesia mengatakan, dengan teknologi yang canggih, kamera ini cocok untuk para hybrid shooter mulai dari konten kreator hingga fotografer dan videografer di industri pernikahan. Ia menyampaikan bahwa kamera ini dapat membantu eksplorasi kreativitas dalam mengekspresikan karya pengguna.

Advertisement

“Alpha 7 IV menintegrasikan teknologi gambar terbaik dari Sony untuk melampaui ekspektasi kamera full frame dasar. Alpha 7 IV juga memberikan pengalaman luar biasa untuk foto maupun video serta memungkinkan pengguna untuk memotret gambar yang diinginkan dengan tepat, terlepas dari situasi yang dihadapi,” tutur Koji Sekiguchi dalam konferensi pers, Jumat (7/1).

Dijelaskan lebih lanjut, bodi kamera Sony Alpha 7 IV dibuat dengan paduan magnesium agar lebih kokoh sekaligus mengurangi bobotnya. Sony juga mendesain ulang struktur dan tombol pengunci lensa pada kamera Alpha 7 IV untuk meminimalisir debu dan kelembapan.

Advertisement

Adapun untuk urusan pencitraan, Sony Alpha 7 IV disebut memiliki performa yang tinggi dan mampu menghasilkan resolusi 33 MP. Buat yang belum tahu, resolusi tinggi memungkinkan kamera untuk mengekspresikan gradasi dan detail yang halus serta mengurangi noise.

Nggak hanya mengusung teknologi terkini, melalui kamera Alpha 7 IV ini Sony juga memerhatikan faktor lingkungan dalam pengembangan desain, produksi dan pengemasan kamera Sony Alpha 7 IV. Dijelaskan kalau Sony menggunakan plastik daur ulang SORPLAS untuk bahan bodi kamera dan kemasan. Selain itu, proses produksi kamera pun telah menggunakan sumber energi terbarukan dari tenaga surya.

Sony Alpha 7 IV  usung teknologi unggulan BIONZ XR, kemampuan AF dan adaptasi fitur S-Cinetone untuk penciptaan konten sinematik

Presentasi produk oleh Digital Imaging Product Marketing Sony Indonesia, Mohamad Fariz Adiputra | dok. Sony

Sebagai kamera yang mengadaptasi beragam teknologi masa kini, Sony Alpha 7 IV dilengkapi dengan beragam fitur canggih mulai dari mesin pemrosesan BIONZ XR dengan kemampuan autofokus (AF) berdasarkan model Alpha 1, Real-Time Tracking, S-Cinetone hingga fitur streaming.

Mesin pemrosesan BIONZ XR yang didasarkan pada model unggulan Alpha 1 ini menawarkan AF berkecepatan tinggi untuk melakukan pemotretan secara kontinu tanpa hambatan dengan pelacakan AF/AE untuk pengalaman pemotretan yang mulus. Selain itu, kamera ini juga dapat melacak subjek dengan fitur Real-Time Tracking melalui 759 titik AF dalam fase bidang fokus kepadatan tinggi.

Fitur Real-Time AF ini disebutkan juga dapat melacak mata burung dan hewan lainnya dalam bentuk foto maupun video. Sementara untuk wajah dan mata manusia, kamera ini memiliki akurasi  30 persen lebih baik dibandingkan dengan seri pendahulunya yaitu Sony Alpha 7 III.

Untuk penciptaan konten sinematik, Sony Alpha 7 IV turut mengadaptasi teknologi S-Cinetone dari produksi film dunia. Selain itu, kamera anyar ini juga telah dilengkapi 10-bit depth 4:2:2 color sampling untuk menghasilkan gradasi alami, kode intra-frame XAVC S-I untuk proses editing yang lebih efisien dan kode XAVC HS untuk efisiensi kompresi hingga dua kali lipat.

Keunggulan kamera ini nggak sampai di situ. Dengan Alpha 7 IV pengguna juga dapat merekam video dengan resolusi 4K 60p 10-bit 4:2:2 secara terus menerus selama lebih dari satu jam tanpa khawatir kamera panas. Hal ini dimungkinkan karena terdapat struktur peredam panas pada kamera ini. Selain itu juga ada fitur optikal Active Mode yang dapat membantu perekaman video yang optimal.

Pertama kali dalam seri Alpha, Sony hadirkan fitur Breathing Compensation untuk mempertahankan sudut pandang yang konsisten

Body Sony Alpha 7 IV | dok. Sony Indonesia

Menariknya lagi Sony Alpha 7 IV, Sony untuk pertama kalinya dalam seri Alpha meluncurkan fitur Breathing Compensation yang dapat diatur untuk mengatasi focus breathing. Fitur ini berfungsi mempertahankan sudut pandang yang konsisten selama pengguna melakukan perubahan fokus.

Pada kamera ini Sony juga memperkenalkan dial mode lapisan ganda, dengan lapisan bagian bawah untuk memilih ikon Still, Movie serta S&Q dan lapisan atas untuk ikon Auto, P, A, S, M serta memory recall (MR).

Tak hanya itu, Sony juga menciptakan jendela bidik OLED Quad-VGA 3,68 juta titik dengan resolusi 1,6 kali dibanding seri terdahulu. Dengan kamera ini para pengguna juga dapat menggunakan fitur streaming untuk berbagi konten berkualitas tinggi atau memenuhi komunikasi jarak jauh. Fitur ini dapat digunakan dengan menyambungkan kamera dengan aplikasi seluler Imaging Edge Mobile yang disederhanakan melalui Bluetooth.

Bagaimana, ciamik betul ya, kamera anyar Sony ini. Nah, kalau kamu penasaran dan tertarik untuk menjajal Sony Alpha 7 IV ini, kamera ini akan hadir di Indonesia pada bulan Januari 2022 dengan banderol harga sekitar Rp36.999.000 untuk varian bodi kamera saja, dan Rp39.999.000 untuk varian bodi dan lensa kit 28-70mm.

Kamu juga bisa mengikuti pre-order mulai tanggal 7 – 16 Januari 2022 untuk mendapatkan benefit tambahan berupa paket spesial dengan SD Card SF-M64T senilai Rp1 juta.

Nggak hanya itu, peserta pre-order juga berhak mengikuti program purchase with purchase dengan lensa SEL2470GM, SEL50F12GM, SEL24105G, SEL2470Z dan SEL55F18Z dengan tambahan potongan harga hingga Rp1 juta. Nah, untuk informasi lengkap mengenai kamera anyar ini berikut detail pre-order-nya, kamu dapat mengunjungi laman www.sony.co.id.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

CLOSE