Kamu yang sudah googling hari ini mungkin bertanya-tanya kenapa yang jadi tema Google doodle kali ini adalah sosok bunga raksasa dari Indonesia? Bunga Rafflesia Arnoldii atau yang punya nama Indonesia Padma Raksasa ini merupakan bunga langka ikonik yang jadi kebanggaan negara kita. Bunga super besar ini hanya bisa ditemukan di daerah-daerah tropis seperti Indonesia lho dan sudah ditetapkan jadi bunga nasional Indonesia.

Ada banyak fakta-fakta yang mungkin belum kamu tahu atau bahkan sudah kamu lupakan soal bunga merah yang baunya busuk ini. Google doodle juga pasti punya alasan tersendiri kenapa kemudian menampilkan bunga ini di laman awal sebelum pencarian. Yuk cari tahu infonya di sini, sudah dirangkum oleh tim Hipwee News & Feature lho!

Pertama kali ditemukan pada masa penjajahan. Nama ‘Rafflesia Arnoldii’ diambil dari penemunya, Dr. Joseph Arnold ketika mengikuti ekspedisi Thomas Stanford Raffles pada 1818

Pertama kali ditemukan di hutan tropis Sumatra via margaritegarden.com

Tapi kenapa ya kok di Google doodle Rafflesia Arnoldii baru berulang tahun yang ke-25? Ternyata hari yang diperingati sebagai ulang tahunnya adalah semenjak ditetapkan jadi bunga nasional

Penetapannya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 1993 yang ditandatangani Presiden Soeharto lho! via google.com

Setelah jadi bunga nasional, Rafflesia Arnoldii punya julukan baru yang lebih akrab di telinga orang Indonesia. Yaitu ‘Padma Raksasa’

Biar lebih mudah, Indonesia punya julukan sendiri buat Rafflesia Arnoldii via brainsfeed.org

Nggak heran sih kalau disebut raksasa, bunga ini memang bunga terbesar sedunia dan punya bobot yang berat juga

Bagian dalam dari bunga Padma Raksasa via Pinterest.com

Kalau kamu pernah menyaksikan langsung bunga ini, selain kagum kamu pasti akan heran sama bau busuknya. Julukan lain bunga ini juga bunga bangkai lho!

Serangga selalu tertarik dengan bau menyengat Bunga Rafflesia Arnoldii via potokito.blogspot.co.id

Masa mekarnya bunga ini terbilang sangat singkat. Sedangkan masa pertumbuhannya sendiri justru tergolong lama. Wah makanya jarang banget ditemuin

Mekarnya hanya seminggu, kemudian bunga ini layu dan menghitam via www.atapermata.com

Julukan Padma Raksasa juga sering dikaitkan dengan nama Puspa Langka. Tidak semua kawasan bisa ditumbuhi bunga ini lho!

Bunga ini nggak bisa sembarang tanam dan tumbuh di luar habitat aslinya via ahloo.com

Advertisement

Melansir dari info WWF, persebaran dan habitat Rafflesia memang nggak hanya di Sumatra. Bunga raksasa ini juga tersebar di hutan pegunungan bawah Jawa Barat, hutan dataran rendah di sepanjang pantai selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah, hutan dataran rendah Taman Nasional Meru Betiri, serta hutan tropis di Pulau Sumatera.

Meski bunga khas Indonesia, bunga ini memiliki variasi beragam yang juga tumbuh di beberapa kawasan tropis di Asia Tenggara. Salah satunya di Filipina

Jenis yang tumbuh di Filipina adalah Rafflesia Magnificia via www.hipwee.com

Makin banyaknya kebakaran hutan dan makin sempitnya hutan alam di Sumatra menjadi ancaman keberlangsungan pertumbuhan sang bunga

Harusnya kita saling menjaga bunga langka ini ya biar nggak punah via www.molon.de

Selagi momennya pas, nggak ada salahnya kamu kembali mengingat soal bunga khas Indonesia ini. Sebisa mungkin jangan merusak habitatnya dan memanfaatkan bunga ini untuk kepentingan pribadi semata. Kalau bukan kita yang menjaganya, siapa lagi? Kasihan anak cucu kita loh kalau sampai nggak bisa menyaksikan langsung kenampakan bunga ini.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya