Tahukah kamu kalau hari ini, 4 Februari, adalah Hari Kanker Dunia atau World Cancer Day.

Hari ini diperingati secara khusus untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia akan perjuangan melawan, mencegah, mendeteksi, dan mengobati kanker. Meskipun sekarang masih dipandang sebagai penyakit yang sangat mematikan, nantinya diharapkan akan tiba masa di mana kanker bisa dengan mudah disembuhkan layaknya flu atau batuk. Para ilmuwan tiap harinya berjuang mengembangkan obat-obat kanker baru yang lebih ampuh dan efektif.

Advertisement

Belakangan, ada sebuah berita menarik terkait obat kanker. Sebagaimana dilansir dari National Geographic, ilmuwan dari University of Edinburgh di Inggris sukses menghasilkan tiga butir telur ayam yang mengandung obat antikanker! Kok ajaib ya ada telur ayam yang berisi obat antikanker? Penemuan yang terdengar cukup unik ini ternyata penting banget lo artinya bagi pengembangan obat kanker ke depannya. Mau tahu kenapa? Yuk simak info selengkapnya bareng Hipwee News & Feature!

1. Telur ajaib ini memang dibuat dengan rekayasa genetik. Dengan menyisipkan gen atau DNA manusia disisipkan ke DNA ayam, putih telur yang dihasilkan ternyata bisa mengandung protein khusus yang sering ditemukan dalam obat antikanker

Hasil rekayasa genetik via www.rt.com

Keajaiban zaman modern biasanya memang berasal dari kecanggihan teknologi dan keilmuwan. Seperti halnya telur yang mengandung obat antikanker ini. Telur ini didapatkan tim peneliti University of Edinburgh dengan menyisipkan atau menyambungkan DNA manusia ke DNA ayam. Ketika ayam hasil modifikasi genetik ini bertelur, telur yang diproduksi ternyata mengandung protein yang biasanya digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit khususnya kanker.

Lebih tepatnya, putih telur dari telur ajaib ini mengandung protein IFNalpha2a dan macrophage-CSF. Kedua protein ini memainkan peran penting dalam sistem kekebalan tubuh manusia. Obat-obat yang mengandung IFNalpha2a dan macrophage-CSF seringkali ditemukan di obat-obat antikanker.

2. Penemuan ini jadi penting artinya jika mengingat betapa mahal dan sulitnya produksi protein antikanker tersebut di laboratorium. Nah jika ‘ditanam’ di dalam telur ayam, biaya produksinya bisa 10-100 kali lebih murah!

Kandang ayam itu justru berfungsi jadi laboratorium masa depan via caprockhealthsystem.com

Advertisement

Kenapa penemuan telur ayam ini penting? Protein-protein yang sangat dibutuhkan dalam pembuatan obat antikanker di atas, sebelumnya harus diproduksi di dalam laboratorium dengan proses yang cukup sulit dan biaya yang sangat mahal. Nah protein yang sama ternyata dapat diproduksi di dalam telur ayam yang telah dimodifikasi secara genetik. Dibandingkan harus membangun laboratorium steril dengan berbagai perlengkapan dan instrumennya, mendirikan kandang ayam dinilai jauh lebih murah. Dilansir dari BBC, biaya produksi bahkan diyakini bisa dipangkas sebanyak 10-100 kali!

Jika protein murah, maka harga obat-obat kanker pun pasti bisa menjadi jauh lebih murah. Para peneliti juga meyakinkan kalau ayam pun tidak disakiti dalam proses pembuatan protein ini. Ayam-ayam akan ditempatkan di kandang yang jauh lebih luas daripada ayam petelur biasa, dan akan bertelur selayaknya ayam biasa. Hanya saja telurnya mengandung protein khusus.

3. Hasilnya memang sangat menjanjikan, tapi peneliti masih butuh 10-20 tahun sebelum badan pengawas menyetujui penggunaannya terhadap manusia. Ke depannnya, semoga penemuan-penemuan seperti ini makin banyak ya

Penelitian kanker butuh biaya yang sangat besar dan waktu yang sangat lama via www.usatoday.com

Hasil penemuan ini memang sangat menarik dan menjanjikan, tapi seperti bagaimana proses pengembangan obat pada umumnya, masih dibutuhkan waktu lama sebelum akhirnya dapat diuji kepada manusia. Dalam kasus telur ayam dengan protein antikanker ini, peneliti memperkirakan masih dibutukan 10-20 tahun lagi sebelum badan pengawas bisa menyetujui pengunaannya terhadap manusia. Ya memang prosedurnya sudah begitu sih…

Terobosan dan penemuan seperti ini nih yang kita butuhkan jika ingin mengalahkan kanker atau penyakit-penyakit mematikan yang lain. Meskipun perjuangan itu tampaknya sangat berat, kita tidak boleh pesimis. Buktinya sejak dahulu kala, manusia selalu menang kok melawan penyakit!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya