Hipwee Masterclass X Prudential: Mengulik Tips Memulai Karier Penulis di Era Digital

Dalam kegiatan ini Siauw Andreas kupas tips dan strategi memulai karier penulis di era digital

Seiring berkembangnya zaman menjadi serba digital, para penulis pun kini punya ruang yang lebih luas untuk berkarier. Boleh dibilang, platform digital bahkan melahirkan peluang karier baru bagi penulis, seperti dengan menjadi copywriter, UX writer, atau content writer. Sederet profesi penulis digital tersebut juga berkontribusi besar dalam menciptakan tren digital marketing.

Peluang karier penulis yang dijanjikan era digital ini turut memacu banyak orang untuk bisa memanfaatkannya. Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini, nggak sedikit orang yang menilai penting aktif di platform digital, entah itu untuk kepentingan individu maupun bisnis, dengan kemampuan menulis sebagai salah satu kunci agar dapat stand-out.

Nah, untuk menjembatani mereka yang tertarik dan ingin merintis karier sebagai penulis di era digital , Hipwee bersama Prudential pun menggelar kegiatan Masterclass bertajuk “Strategi Rintis Karier Menjadi Penulis di Era Digital” bersama  copywriter @socialmediamarketer Siauw Andreas pada Sabtu (30/7) lalu.

Dalam kesempatan ini Siauw Andreas berbicara banyak tentang strategi memulai karier penulis di era digital. Buat kamu yang ketinggalan, yuk simak artikel ini.

Mengenal berbagai profesi penulis dan mindset yang harus mereka miliki

Siauw Andreas dalam Hipwee Masterclas x Prudential | Dok. Acara

Sebelum memulai pembahasan mengenai mindset yang perlu dimiliki seseorang ketika ingin berkarier sebagai penulis di era digital, Siauw Andreas memperkenalkan berbagai macam profesi penulis yang eksis. Yup, profesi penulis itu ada banyak macamnya, loh.

Siauw Andreas menerangkan beberapa di antaranya adalah penulis novel atau akrab dikenal sebagai novelis, penulis naskah iklan atau copywriter, penulis konten atau content writer, penulis user experience atau UX writer, dan penulis berita atau news writer.

“Copywriter adalah salah satu profesi yang di era sekarang sangat dibutuhkan,” kata Siauw Andreas.

Siauw Andreas menjelaskan bahwa profesi copywriter saat ini sangat dibutuhkan karena didorong oleh kesadaran para pebisnis akan pentingnya berinteraksi di media sosial. Selain itu ia mengatakan kalau para pebisnis kini menyadari bahwa digital marketing itu penting.

Di sela penjelasannya, Siauw turut menerangkan perbedaan antara content writer dan copywriter. Dua profesi ini memang kerap dianggap sama. Menurutnya, perbedaan keduanya terletak pada tujuan akhir dari tulisan yang  diproduksi.

Ia menerangkan bahwa seorang content writer biasanya bertanggung jawab memproduksi tulisan yang informatif berupa artikel. Sementara copywriter bertanggung jawab  memproduksi tulisan yang persuasif untuk mengajak orang melakukan tindakan tertentu.

Setelah berbagi pengetahuan dasar mengenai profesi penulis, Siauw Andreas pun berbagi insight mengenai mindset apa saja sih, yang harus dimiliki seorang ketika ingin memulai karier sebagai penulis copy atau copywriter.

Terdapat setidaknya lima mindset yang kata Siauw Andreas harus kamu miliki, ketika ingin memulai karier sebagai copywriter. Yang pertama adalah mampu memprioritaskan keinginan klien, harus berani out of the box, memahami kalau konsumen hanya peduli akan dirinya sendiri, siap menerima kritik, dan memiliki keinginan untuk selalu meningkatkan kemampuan.

Peluang berkarier sebagai penulis di platform digital menurut Siauw Andreas

Siauw Andreas dalam Hipwee Masterclas x Prudential | Dok. Acara

Siauw Andreas juga memaparkan data bersumber dari Glints yang menyebutkan bahwa saat ini permintaan akan profesi penulis cukup banyak dengan penghasilan atau gaji yang kompetitif. Selain itu, status pekerjaan sebagai penulis pun bervariasi, seperti freelance, by project, dan in house.

Selain itu, ia menyebutkan kebutuhan profesi digital marketing pada tahun 2021 pun masuk dalam top 20 daftar profesi yang dibutuhkan versi Digimind.id. Dengan kata lain, menjadi penulis di era digital bisa dibilang cukup menjanjikan.

Digital marketing itu (termasuk profesi yang) luas, ada yang ngomongin SEO, social media marketing, advertising, dan lain sebagainya. Penulis seperti UX Writer, copywriter, dan content writer ini juga masuk dalam bidang digital marketing,” kata Siauw Andreas.

Selanjutnya Siauw Andreas turut membagikan tips dan trik bagaimana seorang penulis copy atau copywriter dapat memenangkan persaingan, karena tidak dapat dimungkiri bahwa saat ini kompetitor copywriter ini cukup banyak. Baginya, unik dan berani menjadi nilai jual yang harus dimiliki jika ingin memenangkan persaingan.

“(Copywriter) harus berani jadi unik dan berani membahas sesuatu yang belum dibahas orang lain. Contohnya, membahas copywriting untuk jualan ikan cupang,” kata Siauw Andreas.

Selain itu ia menambahkan, penulis juga harus eksis di media sosial agar mudah diingat oleh orang lain. Hal ini juga penting karena dapat menarik klien potensial yang baru. Lebih spesifik, Siauw bahkan menyarankan agar para copywriter aktif di LinkedIn, Instagram, dan TikTok.

Sejalan dengan potensi dan persaingan di dunia penulis digital, Siauw Andreas juga mengungkapkan bahwa terdapat beberapa tantangan yang akan dihadapi ketika akan memulai karir sebagai penulis. Di antaranya adalah kehabisan topik dan ide kreatif, belum menemukan ciri khas tulisannya, dan munculnya banyak tools yang memudahkan atau menggantikan profesi penulis.

Meski demikian, menurut Siauw dengan aktif di media sosial dan keep up dengan tren masa kini, penulis tidak akan kehabisan ide untuk memulai tulisannya. Selain itu, tak perlu mengkhawatirkan berbagai tools yang akan menggantikan profesi penulis karena tools tersebut tidak dapat sepenuhnya menggantikan profesi penulis secara nyata.

Sebagai awalan memulai karier sebagai penulis, Siauw menyarankan untuk mencoba menerbitkan tulisan di beberapa platform seperti Watpadd jika ingin menulis novel atau cerita, Medium untuk yang ingin menulis blog atau artikel, dan media sosial jika ingin memulai karier sebagai penulis copy.

Itu dia sederet insight yang dibagikan oleh Siauw Andreas dalam Hipwee Masterclass X Prudential. Jadi, gimana nih SoHip? Nggak ragu lagi kan untuk memulai karier sebagai penulis di dunia yang serba digital ini? Seperti sempat disampaikan oleh Siauw, copywriter merupakan salah satu profesi yang kini sangat dibutuhkan.

Nah, kebutuhan tersebut sama pentingnya dengan kebutuhan terhadap proteksi kesehatan. Belajar dari masa pandemi kemarin tentu membuat kita semakin menyadari pentingnya perlindungan kesehatan. Salah satu proteksi yang bisa kamu andalkan adalah PRUTect Care dari Prudential Syariah.

Kamu bisa mendapat berbagai manfaat perlindungan yang fleksibel mulai dari 1, 3, 6, dan 12 bulan yang bisa diperpanjang sesuai kebutuhan. Manfaat dalam 1 perlindungan ini meliputi santunan rawat inap harian, cacat total kecelakaan, perawatan ICU, dan meninggal dunia. Menariknya, kamu bisa ikut berkontribusi sekali bayar mulai dari Rp 8000/bulan untuk paket Silver 1 bulan, lo.

Selain mendapat manfaat yang beragam dalam 1 perlindungan, proses klaim pun cukup mudah melalui aplikasi Pulse dan sesuai prinsip-prinsip syariah. Jangan khawatir, PT Prudential Sharia Life Assurance berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, ya.

Nah, untuk informasi lengkapnya, sila kunjungi www.prudentialsyariah.co.id serta unduh aplikasi Pulse di Google play store atau App Store ya, SoHip! Oh iya, ke depannya masih akan ada Masterclass dengan topik dan narasumber yang nggak kalah menarik. So, pantengin terus media sosial Hipwee biar kamu nggak ketinggalan infonya, ya.

Tim Dalam Artikel Ini

Editor