10 Tokoh Milenial yang Banyak Jadi Sorotan di Tahun 2019 Karena Kiprahnya di Dunia Politik

Tokoh politik milenial 2019

Harus diakui kalau tahun 2019 ini memang tahunnya politik. Banyak peristiwa penting di kancah politik terjadi, mulai dari kampanye capres-cawapres, pemilihan umum presiden dan wakil presiden, pelantikan presiden, hingga yang masih segar di ingatan adalah penetapan jajaran menteri dan staf khusus kepresidenan kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin.

Advertisement

Ada banyak sekali hal yang disorot publik terkait rangkaian peristiwa politik setahun ke belakang ini. Nggak cuma perseteruan antara dua kubu paslon 01 dan 02 yang cukup menguras emosi jiwa raga itu, tapi juga tokoh-tokoh politik yang bergerak di dalam setiap momen sepanjang 2019. Di antara tokoh-tokoh tersebut, ternyata nggak sedikit yang berasal dari generasi milenial. Ini jadi bukti bahwa anak muda ternyata cukup mumpuni untuk terjun ke dunia politik. Kira-kira siapa saja mereka?

Generasi milenial menurut para pakar adalah mereka yang lahir di awal tahun 1980 hingga pertengahan 1990 atau awal 2000. Jadi rentang usia mereka saat ini kira-kira antara 21-39 tahun — dikutip dari situs resmi Kominfo.

1. Nama Tsamara Amany cukup banyak jadi perbincangan terutama saat masa-masa menjelang Pilpres kemarin. Perempuan 23 tahun itu merupakan politikus dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sekaligus juru bicara Jokowi-Ma’ruf

Tsamara Amany, politisi PSI via tirto.id

2. Ada Tsamara, ada juga Grace Natalie. Usianya memang sudah ada di penghujung kepala 3, tapi kalau menurut teori ia masih tergolong generasi milenial. Grace adalah Ketua PSI yang sebelumnya sempat menjadi jurnalis televisi

Ketua PSI, Grace Natalie via www.jawapos.com

Advertisement

3. Siapa bilang geng sosialita ‘Girl Squad’ Nia Ramadhani cuma bisa foya-foya dan haha-hihi aja? Salah satu anggota mereka, dr. Irene, ternyata kemarin sempat didapuk jadi juru bicara paslon Prabowo-Sandi lo!

dr. Irene anggota Girl Squad via www.grid.id

4. William Aditya Sarana, politisi PSI yang merupakan anggota DPRD DKI Jakarta juga sempat bikin heboh setelah ia mengungkap kejanggalan anggaran lem aibon Rp82 miliar di RAPBD DKI tahun 2020

William Aditya Sarana via wow.tribunnews.com

5. Eks bos Go-Jek, Nadiem Makarim juga banyak jadi sorotan setelah Jokowi memilihnya jadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Belakangan namanya juga kembali “naik” setelah resmi menghapus Ujian Nasional tahun 2021 mendatang

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim via tekno.tempo.co

Advertisement

6. Selain deretan menteri, publik juga sempat riuh dengan barisan wakil menteri yang terpilih untuk periode 2019-2024 ini. Jerry Sambuaga, adalah salah satu milenial yang didapuk jadi Wakil Menteri Perdagangan. Usianya pun terbilang masih muda, 34 tahun

Jerry Sambuaga, Wakil Menteri Perdagangan via manadoline.com

7. Wamen lain dari kalangan milenial adalah putri dari pemilik MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Angela Herliani Tanoesoedibjo. Angela dipilih jadi Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Angela Herliani Tanoesoedibjo, Wamen Pariwisata dan Ekonomi Kreatif via www.inews.id

8. Milenial lain yang cukup menyita perhatian publik karena kontribusinya di bidang politik adalah Putri Tanjung, anak sulung pengusaha sukses Chairul Tanjung. Ia dipilih langsung oleh Jokowi jadi staf khusus kepresidenan

Putri Tanjung, stafsus kepresidenan via kronologi.id

9. Selain Putri Tanjung, ada juga CEO Ruangguru, Adamas Belva Syah Devara yang dipilih jadi staf khusus presiden. Pemegang dua gelar master luar negeri ini masih umur 29 tahun, Guys~

CEO Ruangguru, Adamas Belva Syah Devara via katadata.co.id

10. Milenial lain yang banyak disorot adalah Angkie Yudistia. Penyandang disabilitas ini dipilih presiden jadi stafsus, bareng 12 orang lainnya. Angkie juga merupakan penulis buku dan CEO Thisable Entreprise

Angkie Yudistia, stafsus kepresidenan via nasional.kompas.com

Itu dia deretan milenial yang menghiasi “panggung” politik sepanjang 2019 ini. Meski mungkin banyak yang meremehkan kualitas mereka, tapi nggak ada salahnya kita kasih kesempatan agar mereka bisa memberikan terobosan-terobosan menarik di kancah politik terutama dari perspektif anak muda. Dan mari berdoa agar tahun 2020, perpolitikan di Indonesia bisa berubah jadi lebih baik lagi ya~

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An amateur writer.

Editor

An amateur writer.

CLOSE