Kalian mungkin pernah melihat hewan yang mengeluarkan air mata layaknya manusia ketika sedang menangis. Saat itu kalian pasti akan langsung menganggap kalau hewan tersebut memang benar-benar menangis karena sedih. Tak jarang kalian juga ikut iba, seolah tahu apa yang sedang mereka rasakan.

Banyak foto atau video yang seakan bisa jadi bukti kalau hewan memang bisa menangis. Seperti halnya video seekor anak kucing yang beberapa waktu lalu viral, lantaran ia terlihat sedang makan sambil menangis. Sontak video ini pun menjadi buah bibir netizen jagat maya. Banyak komentar sedih yang beranggapan bahwa kucing tersebut menangis karena kelaparan. Ada juga yang berkomentar kucing itu sedih karena ditinggal oleh induknya. Perasaan haru biru pun memenuhi kolom komentar.

Advertisement

Sebelum ikutan baper, coba simak deh fakta-fakta soal air mata hewan yang sudah Hipwee News & Feature rangkum ini. Apakah itu artinya hewan tersebut memang sedang sedih?

1. Dikira beneran sedih, banyak orang yang ikutan kasihan melihat binatang yang berlinangan air mata. Padahal menurut ilmuwan, binatang tidak bisa mengutarakan perasaan sedihnya lewat tangisan

Kucing menangis via www.youtube.com

Siapa sih, yang nggak terenyuh melihat hewan menangis? Apalagi kalau itu peliharaannya sendiri. Alih-alih ingin memberinya stimulus agar tenang, kamu malah ikutan sedih. Memang, seperti kita ketahui, hewan juga punya perasaan emosional layaknya manusia. Tapi, setiap lagi mengeluarkan air mata, bukan berarti mereka sedang menangis seperti saat kamu yang baru saja diputusin pujaan hati. Menurut Dr. Thomas Dixon, direktur di Centre for the History of Emotions, Queen Mary University of London, seperti dilansir ABC, binatang tidak benar-benar bisa mengutarakan perasaan emosionalnya, seperti sedih atau terharu, dengan menangis layaknya manusia.

2. Meski bisa mengeluarkan air mata, bukan berarti mereka sedang menangis seperti kita kalau lagi sedih. Hewan yang sedang sedih biasanya akan tidak nafsu makan dan menarik diri dari lingkungan, bukan malah nangis

Kalau sedih mereka akan menyendiri via www.playbuzz.com

Bagi manusia aja, bukan berarti mengeluarkan air mata itu selalu bisa dibilang menangis lho. Bisa saja ‘kan air mata yang keluar disebabkan oleh iritasi karena debu jalanan. Nah, sama halnya dengan hewan yang mengeluarkan air mata. Kalaupun hewan peliharaan kita sedih, ia tak akan menangis seperti manusia. Perasaan sedih pada hewan lebih diutarakan dengan cara menarik diri, tidak nafsu makan, lesu, serta tidak tertarik dengan mainan atau aktivitas yang biasa dilakukan.

3. Kondisi hewan yang mengeluarkan air mata ini disebut lakrimasi, biasanya terjadi pada hewan bertulang belakang. Sebabnya lebih karena fungsi otomatis tubuh untuk mengeluarkan kotoran dari mata

Lakrimasi via www.cesarsway.com

Advertisement

Sama aja sih dengan manusia. Fungsi air mata pada hewan adalah untuk melubrikasi bola mata agar kotoran mata dapat keluar. Dengan kata lain, air mata berfungsi untuk menjaga kesehatan bola mata. Secara teori, proses keluarnya air mata disebut lakrimasi. Kebanyakan hal ini dialami oleh hewan bertulang belakang, seperti anjing, kucing, gajah, atau kambing. Beda lagi dengan hewan mamalia, mereka mengeluarkan air mata melalui sistem lakrimal. Lakrimal sendiri merupakan jaringan yang dapat menghasilkan air mata.

4. Bisa juga karena sebab lain, seperti infeksi atau alergi hingga membuat hewan seolah-olah seperti menangis

Bisa juga karena infeksi via www.wisegeek.org

Hal ini sudah dibuktikan secara ilmiah bahwa penyebab hewan mengeluarkan air mata bisa karena alergi. Menurut Margaret H. Bonham dan Caroline Colie, dilansir Cattery, hewan menangis bukan disebabkan keadaan emosinya, air mata itu merupakan reaksi terhadap iritasi mata, alergi dan saluran air mata yang tersumbat, infeksi dan alasan medis lainnya.

5. Sebagai tambahan, para ilmuwan juga berpendapat kalau primata yang bisa menangis karena emosi itu cuma manusia. Sedangkan hewan tidak akan bisa

Cuma manusia yang bisa nangis karena sedih via reductress.com

Profesor Ad Vingerhoets dari Tilburg University menyatakan kalau dalam hal menghasilkan air mata yang disebabkan perasaan emosional, cuma manusia yang bisa. Ia juga telah mengupas tuntas fakta ini lewat bukunya yang berjudul ‘Why Only Humans Weep: Unravelling the Mysteries of Tears’.

Jadi sudah jelas ‘kan kalau kucing yang ada dalam video viral itu tidak benar-benar menangis karena sedih seperti komentar banyak orang. Sekarang kamu sudah bisa menjelaskan ke teman-temanmu yang masih menganggap kalau hewan bisa menangis karena sedih ya. Yang terpenting, jangan mudah terhasut berita atau informasi palsu kayak video kucing itu, oke?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya