Sebentar Lagi WhatsApp Bisa Dipakai Video Call 50 Orang. Pas Banget buat Silaturahmi Online~

WhatsApp video call 50 orang

Banyak orang yang mungkin belum bisa ikhlas sepenuhnya karena mudik tahun ini harus dibatalkan. Pandemi yang masih berlangsung membuat pemerintah akhirnya melarang mudik lebaran. Kabarnya cuti bersama yang sudah tercatat di kalender 2020 ini bakal digeser ke akhir tahun. Walau baru berupa rencana, ya, lumayan lah buat menghibur diri mereka yang harus lebaran di perantauan.

Advertisement

Salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk merayakan lebaran di perantauan adalah dengan melakukan video call berjamaah dengan seluruh keluarga besar. Silaturahmi yang kemarin-kemarin dilakukan dari rumah ke rumah, untuk kali ini mesti berlangsung secara online. Jadi setiap anggota keluarga yang gagal mudik, tetap bisa terkoneksi, dan saling bermaaf-maafan lewat teknologi. Nah, belum lama ini ada kabar kalau WhatsApp, jejaring komunikasi favorit keluarga Indonesia, bakal bisa dipakai video call sama 50 orang sekaligus! Wah, menarik yaaa…

Demi bisa bersaing sama Zoom, WhatsApp kini tengah menguji coba fitur panggilan video dengan 50 orang sekaligus. Aplikasi ini bakal nyambung sama Facebook

WhatsApp lagi ngembangin fitur video call 50 orang via jatimtimes.com

Kabar ini kayaknya bakal disambut gembira sama banyak orang deh. Soalnya WhatsApp kan jadi aplikasi favorit sejuta umat, termasuk keluarga-keluarga di Indonesia. Mau tua atau muda, sama-sama fasih memakai WhatsApp. Apalagi sebentar lagi lebaran, dan karena mudik dilarang terpaksa kita harus cari cara gimana agar tetap bisa silaturahmi walau online.

Setelah sebelumnya cuma bisa dipakai video call 4 orang, WhatsApp rencananya bakal menambah jumlah orang yang bisa bergabung sampai 50 orang. Nanti fitur ini bisa dinikmati lewat WhatsApp versi desktop dan terintegrasi ke fitur Messanger Rooms di Facebook. Messanger Rooms sendiri adalah fitur yang dimiliki Facebook untuk menggelar pertemuan online. Jadi kurang lebih penampilannya bakal kayak gini, Guys..

Ada ikon khusus via www.cnbcindonesia.com

Kalau kita buka chat room, nanti akan ada ikon yang kalau diklik langsung terhubung ke Messanger Rooms di Facebook. Tapi, sekali lagi inget ya, fitur ini masih dalam tahap pengembangan, belum resmi diluncurkan.

Kalau pahit-pahitnya mereka kelamaan meluncurkan fitur video call 50 orang ini, tenang, masih ada beberapa pilihan aplikasi lain yang bisa kita pakai buat silaturahmi online, salah satunya Google Meet

Tampilan video call Google Meet via kumparan.com

Google Meet (Hangouts Meet/Meet) adalah aplikasi atau software bawaan Google. Aplikasi ini terkenal karena bisa dipakai untuk mengadakan pertemuan secara online. Sebenarnya sebelum imbauan Work From Home (WFH) akibat virus corona ini digaungkan, Google Meet sudah cukup populer di kalangan pekerja kantoran. Mereka biasanya memakai Google Meet buat rapat kerja atau menjalin relasi sama rekan kantor. Tapi semakin ke sini, Google Meet yang dapat digunakan 30 orang sekaligus ini nggak cuma dipakai buat urusan bisnis, tapi juga buat pertemuan virtual non-formal antar teman karena mereka nggak bisa ketemu secara langsung. Oh ya, selain bisa dipakai di PC atau laptop, Google Meet juga bisa diakses lewat ponsel lo~

Ada juga Zoom. Tapi beberapa waktu lalu, aplikasi ini sempat bikin ketar-ketir karena privasi pengguna yang katanya jadi tersebar luas gitu. Jadi rada takut sih mau pakai

Advertisement

Video call lewat Zoom via kcssolutions.co.uk

Menawarkan fitur yang serupa dengan Google Meet, Zoom juga populer dipakai di masa-masa WFH gini. Banyak orang memilih Zoom karena aplikasi ini mendukung hingga 1000 peserta dan 49 tampilan video di layar! Nggak heran kalau banyak seminar online yang pakai Zoom agar bisa diakses ratusan orang. Selain itu, Zoom juga punya fitur yang memungkinkan kita merekam jalannya pertemuan virtual tersebut. Jadi kalau suatu saat dibutuhkan lagi, bisa diputar ulang.

Tapi… belum lama ini Zoom sempat bermasalah karena kabarnya mereka gagal melindungi privasi pengguna. Rapat atau pertemuan dalam Zoom rentan disusupi pengguna lain yang sebenarnya tidak diundang. Akan menjadi gawat kalau yang dibahas dalam rapat itu adalah isu atau informasi sensitif, kayak masalah negara, data pasien-pasien rumah sakit, atau topik-topik sensitif yang dibahas aktivis atau jurnalis. CEO Zoom sendiri mengakui lo kalau pihaknya terlalu gegabah. Dan kini mereka mengaku terus fokus mengembangkan aplikasi biar privasi pengguna terlindungi.

Sebenarnya semua keputusan dikembalikan lagi ke pengguna sih. Perkara mau pakai aplikasi apa buat silaturahmi online tinggal disesuaikan aja sama kebutuhan. Jika memang tujuannya cuma buat maaf-maafan, ngobrol ringan dan sekadar bertegur sapa sama keluarga, sepertinya Zoom jadi pilihan yang oke. Karena selain bisa diikuti sampai 1000 peserta, aplikasi ini katanya yang paling sedikit memakan kuota. Tapi, kalau memang masih ragu-ragu sama keamanan privasinya, Google Meet atau WhatsApp video call 50 orang (kalau sudah diluncurkan) juga bisa jadi solusi.

Yang terpenting, jangan mudik dulu ya, Guys~

Yuk, terus tambah kebaikanmu di bulan ramadan ini bersama Hipwee! Jangan lupa kunjungi halaman #RamadanDirumah ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An amateur writer.

Editor

An amateur writer.

CLOSE