Kalian pasti sudah sering mendengar teori generasi yang membagi generasi berdasarkan tahun kelahirannya. Ya, dalam teori tersebut dikenal generasi-generasi yang lahir setelah Perang Dunia II, seperti generasi baby boomer, generasi X, generasi Y, generasi Z, dan generasi Alpha. Salah satu tolak ukur yang bisa digunakan untuk membedakan ciri-ciri tiap generasi adalah kemampuan mereka menggunakan teknologi. Orang-orang yang lahir di tahun 1965-1980 atau disebut generasi X hidup di tengah teknologi yang masih gencar dikembangkan, ditambah persebarannya pun belum merata. Jika dibandingkan dengan generasi Y, Z, dan Alpha, kemampuan generasi X menggunakan teknologi masih di bawah mereka. Hal ini karena generasi setelahnya hidup di tengah kecanggihan teknologi yang hampir bisa dinikmati siapapun. Sehingga mereka sudah terpapar teknologi bahkan saat baru lahir ke dunia.

Penduduk dunia saat ini didominasi oleh generasi Y dan Z yaitu orang-orang yang lahir antara tahun 1981-2010. Generasi ini hidup di tengah-tengah modernisasi. Sedari kecil, mereka sudah dikenalkan teknologi. Tak heran jika sering terjadi gap antara mereka dan orang tua sebagai orang-orang yang termasuk generasi atasnya. Meski begitu, tak jarang para orang tua masih berusaha memanfaatkan teknologi berdasarkan pemahaman mereka sendiri. Tingkah beberapa orang ini bisa dijadikan bukti bahwa kreativitas mereka tidak boleh dipandang sebelah mata meski tak paham teknologi.

1. Mungkin ibu ini belum pernah diajari anaknya bagaimana cara nge-print dari tablet ya

Memfotokopi iPad via plus.kapanlagi.com

Alih-alih menghubungkan gadget ke printer, apa yang dilakukan seorang ibu ini bikin geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak, ia malah memfotokopi tabletnya yang menampilkan resep makanan lho. Entah karena memang saat itu ia sedang sendirian di rumah dan tidak ada seorang pun yang bisa diminta bantuan, tapi inisiatif ibu ini cukup membuat netizen heran. Kok bisa kepikiran?

2. Apakah buku petunjuk cara pemakaiannya hilang?

Magic jar kok ditaruh atas kompor? via dafunda.com

Advertisement

Apa ya kira-kira yang terpikir di benak orang yang melakukan ini? Apakah karena terbiasa memasak menggunakan kompor sehingga menurut asumsinya semua benda untuk memasak harus digunakan di atas kompor? Bukannya ada colokan ke listriknya? Lagipula setiap benda elektronik selalu buku petunjuk yang menjelaskan cara penggunaannya ‘kan. Atau jangan-jangan buku petunjuknya hilang? Ah, hanya dia dan Tuhan yang tahu..

3. Kalau kalian jadi anak dari orangtua yang melakukan ini, apa yang akan kalian katakan pada mereka?

Terus aliran listriknya dari mana? via plus.kapanlagi.com

Ada baiknya kita sebagai anak mampu menjelaskan cara kerja teknologi pada orangtua kita, jika tidak mau seperti ini. Yang lebih menyebalkan sih kalau sudah salah tapi masih marah-marah karena mengeluh listriknya tidak berfungsi. Kita sebagai anak mau marah balik juga nanti malah durhaka kan. Apa yang bisa kita lakukan ya cuma mengelus dada dan berusaha menjelaskan baik-baik.

4. Mungkin maksudnya ingin mengambil foto apa yang ada di depannya, tapi malah foto muka sendiri

Bu, kan salah itu.. via www.yukepo.com

Jika ibu ini menggunakan kamera digital, mungkin kejadian seperti ini bisa diminimalisir karena gambar bisa dilihat di layar. Tapi kalau pakai kamera analog seperti ini dan nggak tahu mana bagian depan, mana bagian belakang, repot juga ya. Bisa dibayangkan dong hasil jadi fotonya kalau lensa diarahkan ke bola mata begini?

5. Ad-blocker manual hasil kreativitas ibu ini bisa dicontoh juga kalau tidak mau ribet 🙂

Cuma pakai kertas, sederhana via www.yukepo.com

Kadang kita memang suka kesal dengan munculnya berbagai poster iklan ketika mengunjungi situs tertentu. Selain mengganggu, saking penuhnya tampilan situs tersebut membuat tak jarang juga kita tidak sengaja memencet iklan yang mengarahkan ke situs lain. Sering juga kita malah jadi tidak fokus karena poster iklan di mana-mana. Nah sebenarnya masalah tersebut bisa diatasi dengan layanan ad-blocker. Layanan tersebut memungkinkan internet kita terhindar dari iklan-iklan yang tidak kita inginkan. Namun ad-blocker manual ibu ini bisa ditiru jika kalian ingin yang lebih instan.

6. Ternyata ini yang membuat baterai ponsel cepat habis, hmm.. pantas saja

Kira-kira sudah nyala berapa bulan ya? via dafunda.com

Salah satu sifat ibu-ibu gagal paham teknologi adalah mengeluhkan sesuatu di gadget-nya padahal belum tahu apa penyebabnya. Bahkan tak jarang juga yang sampai marah-marah. Siapa yang jadi korban kalau bukan anaknya? Nah seperti yang dilakukan ibu ini. Ia mengeluh pada si anak kalau baterai ponselnya menjadi sangat boros. Usut punya usut, si ibu lupa mematikan stopwatch-nya! Coba deh dihitung 3010 jam berarti berapa lama ya?

7. Maunya sih membeli mixer dari toko online, tapi yang datang malah…

Lho, kok malah mixer gitar 🙁 via plus.kapanlagi.com

Meskipun namanya sama-sama mixer, seharusnya si ibu bisa membaca dulu deskripsi produk yang sudah dicantumkan penjualnya ya. Itu ‘kan mixer untuk keperluan rekaman musik. Lagipula bukannya produk yang dijual pasti disertai gambar ya? Atau menurut si ibu, itu adalah bentuk mixer modern?

8. Tidak ada mousepad, telenan pun jadi. Bebas deh bebas 🙂

Telenan oke juga via dafunda.com

Beginilah jadinya ketika alat-alat dapur berubah fungsi menjadi benda lain. Apa yang dilakukan orang ini mungkin bisa dijadikan alternatif ke sekianratus kalau sudah benar-benar tidak ada benda yang bisa membantu mouse kalian berfungsi. Kreatif atau..?

9. Nih, jangan cuma bisa membelikan gadget saja, seorang anak juga harus mau mengajari orangtua mereka lho

Fix, gagal paham via dafunda.com

Kalau kalian tidak mau orang tua kalian ditertawakan orang lain, sebaiknya sih kalian juga mengajari mereka bagaimana cara menggunakan suatu teknologi. Meskipun tidak semudah mengajari orang-orang yang lebih muda, tapi tidak ada salahnya mencoba. Minimal memberi tahu bahwa ponsel atau tablet tidak perlu digunakan se-boksnya begitu.

10. Cara menghapus teks di komputer yang dilakukan nenek ini malah bisa berujung pada kerusakan 🙁

Nek, cukup nek, cukup 🙁 via www.yukepo.com

Aduh, sepertinya sebelum membiarkan nenek ini menggunakan komputer, si cucu harus memberitahu beberapa fungsi penting pada keyboard ya. Kalau perlu dicatat di kertas deh supaya jelas dan nggak lupa. Jangan sampai seperti nenek ini, yang menghapus teks di komputer menggunakan cat putih. So sad 🙁

Nah Guys, agaknya beberapa contoh aksi orang-orang di atas bisa dijadikan pelajaran supaya kita tak hanya bisa membelikan gadget untuk orangtua kita saja, melainkan juga harus mampu mengedukasi mereka mengenai kegunaan setiap teknologi tersebut.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya