Perundungan atau bullying memang bukan kasus yang baru-baru ini saja terjadi. Sebelum ada internet, perundungan sudah sering terjadi di lingkungan sosial, entah sekolah, rumah, atau tempat bermain. Sekarang semenjak internet banyak digunakan, bullying jadi merambah juga ke media sosial. Malah bisa dibilang lebih liar. Soalnya di medsos, orang bisa dengan mudah menyembunyikan identitasnya dan merundung orang lain sesuka hati.

Coba deh kamu buka kolom komentar seleb-seleb terkenal, terlebih yang hidupnya penuh dengan sensasi. Pasti ada aja orang yang berkomentar kasar, mulai dari ngatain fisik, meremehkan talenta, sampai yang paling parah bawa-bawa nama anak dan orangtuanya, serta sumpah serapah. Di Indonesia contohnya banyak banget; Ayu Ting Ting, Audy, Mulan Jameela, dan yang terbaru atlet bulutangkis, Jonathan Christie yang meraih emas di Asian Games 2018 ini karena kepercayaan yang dipeluknya. Untungnya mereka begitu tegar menghadapi mulut orang yang jahatnya ngalah-ngalahin koruptor. Beda sama beberapa orang di bawah ini, yang rela menghabisi nyawa sendiri karena dirundung teman-temannya.

1. Gara-gara foto topless-nya disebar orang nggak dikenal, Amanda Todd jadi depresi akut dan memutuskan untuk mengakhiri hidupnya

Amanda Todd sempat membuat video yang meluapkan isi hatinya sebelum bunuh diri via www.ed.nl

Advertisement

Semua berawal dari perkenalan Amanda Todd dengan orang asing di internet saat dia masih kelas 7. Melalui videocam, si orang asing ini berhasil membujuk Amanda buat menunjukkan payudaranya. Ternyata orang itu memfoto dan menyimpannya, sampai setahun kemudian dia kembali dan membujuk Amanda untuk mempertontonkan live sex. Dia mengancam kalau nggak dituruti, foto payudaranya akan disebar. Herannya, orang freak itu tahu identitas lengkap Amanda, mulai dari keluarganya, sekolahnya, teman-temannya, dll.

Karena menolak permintaan orang asing itu, foto syur Amanda jadi benar-benar tersebar di internet dan jadi bahan perbincangan semua orang di sekolahnya. Nggak kuat menghadapi itu, Amanda memutuskan untuk bunuh diri. 🙁

2. Lain lagi dengan kasus Brandy Vela. Remaja malang ini terpaksa menembak dadanya sendiri karena terus menerus dikirimi teks kasar oleh perundungnya

Brandy Vela rela menembak dirinya sendiri via www.babble.com

Tahun 2016 lalu, remaja 18 tahun asal Texas, Brandy Vela, memutuskan menembak dadanya sendiri karena nggak tahan di-bully terus-terusan lewat pesan-pesan kasar yang dia terima di ponselnya. Ayah Brandy mengatakan kalau tukang bully ini memakai aplikasi yang sulit dilacak. Sebelum bunuh diri, Brandy sempat memberi tahu keluarganya kalau dia pengen mati. Saat keluarganya pulang, Brandy masih hidup, tapi pistol sudah ditodongkan ke dadanya. Kakaknya memohon agar Brandy nggak beneran bunuh diri. Saat kakaknya memanggil orangtuanya, dia mendengar bunyi senjata dari kamar Brandy. Brandy pun ditemukan sudah nggak bernyawa.

3. Cuma karena cerita memalukannya tersebar, Ryan Halligan harus menerima ejekan teman-teman di sekolahnya. Sampai suatu hari dia nggak kuat lagi …

Setelah Ryan meninggal, ayahnya keluar dari pekerjaan dan fokus memerangi bullying serta aktif memberikan pidato via www.lifedaily.com

Advertisement

Ryan Halligan adalah remaja biasa umur 13 tahun. Suatu hari cerita memalukan tentang dirinya tersebar di lingkungan sekolahnya. Ryan menerima ejekan setiap hari dari teman-temannya. Sampai puncaknya, ada teman ceweknya yang pura-pura suka sama Ryan biar bisa mendapat lebih banyak lagi cerita memalukan Ryan. Tapi jahatnya, si cewek ini selalu menyebarkan cerita-cerita itu disertai bumbu-bumbu tambahan yang malah berujung fitnah. Ryan pun di-bully nggak hanya di dunia nyata, tapi juga di dunia maya. Karena nggak tahan, Ryan pun gantung diri.

4. Menjadi korban pelecehan seksual bukan hal yang mudah dilalui Audrie Pott. Nggak hanya itu, bahkan tiga cowok yang melecehkannya, menyebarkan foto-foto saat memperkosa Audrie

pelaku pelecehan Audrie sempat menayangkan permintaan maaf setelah Audrie meninggal via www.ksbw.com

Saat berada di bawah pengaruh alkohol, Audrie Pott dilecehkan oleh teman-teman prianya. Wajah dan tubuhnya dicoret-coret, dan dijadikan objek foto. Keesokan harinya, foto-foto Audrie tanpa busana tersebar luas di internet. Teman-teman sekolahnya menjadikannya bahan bercanda. Nggak kuat menanggung malu, seminggu setelah kejadian itu Audrie bunuh diri.

5. Tyler Clementi memutuskan lompat dari jembatan setelah video mesranya dengan seorang pria disiarkan live oleh teman sekamarnya sendiri

Tyler Clementi yang memutuskan terjun dari jembatan setinggi 65 meter via abcnews.go.com

Tyler Clementi adalah mahasiswa Rutgers University yang tinggal sekamar dengan dua temannya. Suatu hari, Tyler minta teman sekamarnya itu untuk meninggalkan dia di kamar karena Tyler lagi pengen sendiri. Karena penasaran dengan apa yang akan dilakukan Tyler, dua temannya yang bernama Dharun Rayi dan Molli Wei itu memasang kamera tersembunyi dan menyiarkan langsung video mesra Tyler dengan sesama jenis. Seluruh kampus langsung tahu kalau Tyler gay. Karena berat menanggung malu, Tyler memutuskan lompat dari jembatan George Washington.

Melihat parahnya kasus-kasus di atas, harusnya membuat kita makin sadar kalau bagaimanapun bentuk bullying, mau verbal, fisik, atau bahkan yang dilakukan secara online, sekalipun identitas perundungnya bisa disamarkan, tetap saja nggak bisa dibenarkan. Jadi, please, stop bullying, di mana pun dan kepada siapa pun!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya