6 Scene “Horor” yang Hanya Dialami Penumpang Ojol. Bikin Hati Ketar-ketir Nggak Karuan

Transportasi online sudah menjadi keseharian. Kemudahan yang ditawarkan bikin banyak orang jadi ketergantungan. Tinggal pesan, konfirmasi, dijemput, dan diantar sampai tujuan. Super gampang ‘kan? Tapi menjadi penumpang transportasi online juga ada serba-serbinya sendiri lho. Mulai dari obrolan-obrolan absurd, driver yang gemar merayu dengan nama-nama artis, dan bahkan sampai ada yang cinlok.

Selain itu, menjadi penumpang ojol juga ada ‘horor’nya lho. Bukan horor soal hantu ataupun kisah-kisah mistis, melainkan asam-manisnya perasaan saat naik transportasi online. Ada yang bikin tersipu sampai malu, tapi ada juga yang bikin ketar-ketir gelisah tak karuan. Apa saja? Yuk sambil santai, baca sampai habis~

1. Abangnya dichat nggak dibalas, telepon nggak diangkat, posisi mapsnya pun nggak pindah. Padahal lagi buru-buru

“kamu di mana, dengan siapa?” via www.123rf.com

Selayaknya setelah order transportasi online, kita akan konfirmasi dan janjian titik penjemputan dengan sang driver. Inilah horor pertama. Terkadang driver bersikap misterius seperti gebetan. Dichat nggak diread, ditelepon nggak diangkat, posisinya di maps pun sama sekali nggak bergerak. Ini super horor karena kamu seperti menjalani hubungan yang nggak tahu mau dibawa ke mana. Mau dicancel takut drivernya datang, ditunggu pun tidak ada kejelasan. Aduh, jadi galau~

2. Drivernya lewat jalan tikus buat motong jalan tapi malah makin jauh. Ini namanya perjalanan seram

Lewat sini aja ya, biar deket…

Dengan menghindari kemacetan dan memotong jalan, driver kadanginisiatif lewat jalan-jalan tikus. Cara ini terkadang berhasil memotong waktu tempuh perjalanan. Tapi nggak jarang pula malah harus memutar dan makin jauh. Ditambah lagi biasanya di jalan-jalan tikus banyak polisi tidur. Duh, mana lagi buru-buru ke kantor. Bayang-bayang gaji dipotong karena terlambat datang sudah muncul di pelupuk mata. Mungkin inilah perjalanan seram yang sesungguhnya. 

3. Pesen ojol/takol, abangnya nggak datang-datang. Padahal udah malam, nunggunya sendirian

nunggu sendirian via unsplash.com

Meski sang driver sudah konfirmasi untuk menjemput, menunggu kedatangan sang driver juga cukup bikin cemas. Apalagi bila hari sudah malam, dan menunggu sendirian karena satu persatu teman sudah dijemput.

4. Begitu naik ke boncengan, drivernya bilang “Nanti tunjukin aja jalannya ya”, padahal kamu juga nggak bisa baca peta

sama-sama buta arah dan peta via www.123rf.com

Meski setiap hari berjibaku di jalan raya, nggak semua driver “tahu jalan”. Apalagi kalau dia tidak berasal dari daerah yang sama. Juga, nggak semua driver online bisa membaca peta, terutama untuk driver-driver yang sudah cukup sepuh. Untuk penumpang yang sama buta arah dan buta petanya, ini cukup horor. Tapi nggak apa-apa, selama ada orang yang bisa ditanya. Karena malu bertanya pasti sesat di jalan~

5. Ngobrol memang membuat perjalanan tak berasa. Tapi kalau soal politik kadang susah juga, apalagi kalau pilihannya beda

Ngobrolin yang seru-seru aja yuk via www.123rf.com

Agar perjalanan tak terasa lama, ngobrol dengan sang driver bisa jadi pilihan. Namun topik obrolan pun sangat menentukan. Kalau hanya cerita-cerita tentang customer yang lucu, atau curhat colongan tentang kisah cinta sih memang seru. Tapi kalau obrolan soal politik bisa jadi berat. Apalagi kalau pilihannya berbeda. Di tahun politik seperti ini preferensi politik menjadi hal yang cukup sensitif. Duh, semoga nggak malah berdebat sepanjang jalan ya~

6. Lagi janjian sama driver online dan baterai HP tinggal dikit. Duh, ini juga ngeri dan berpotensi miskomunikasi

Janjian sama abang ojol~

Horor yang satu ini sering banget terjadi. Pesan transportasi online bersamaan dengan notifikasi “baterry low”. Kalau dipakai untuk telepon, sudah pasti ponselmu segera padam. Tapi chat yang kamu kirimkan tak kunjung dibalas oleh driver. Meski sudah menyebutkan posisi penjemputan, terkadang penumpang dan driver online masih sulit saling menemukan. Apalagi kalau kamu berada di titik penjemputan umum yang isinya ojol dan penumpang ojol semua. Kalau HP-mu mati, masa iya harus menunggu semesta mempertemukan kalian berdua?

Makanya, sebelum order sempatkan dulu untuk ngecharge HPmu di tempat nongkrong, kantor, atau mana pun yang bisa numpang ngecharge. Lima menit pun cukup kalau ponselmu dilengkapi dengan VOOC Flash Charge seperti OPPO F9. Teknologi pengisan ulang daya tercepat di industri smartphone ini bikin ngecharge #pasticepat sehingga aktivitasmu makin mudah. Cuma perlu ngecharge 5 menit, kamu sudah bisa teleponan 2 jam dan beragam aktivitas lainnya. Selain itu, 5 tahap perlindungan VOOC Flash Charge bikin ponselmu terbebas dari overheating. Ponsel pun tetap nyaman dipakai meski sedang dicharge. Janjian dengan driver online pun lancar tak ada kendala.

Selain ngecharge-nya nggak perlu lama-lama, OPPO F9 memiliki tiga pilihan warna yang bisa kamu pilih lho yaitu Starry Purple, Sunrise Red, dan Twilight Blue. Eyecatching banget!

Itu dia beberapa serba-serbi yang dirasakan penumpang transportasi online setiap harinya. Adakah hal-hal lain yang bikin kamu horor, cemas, dan ketar-ketir saat naik transportasi online? Yuk, share di kolom komentar~

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Kopito Ergo Sum -- Aku minum kopi maka aku ada.