Jodoh itu rahasia Tuhan. Saat kamu mengetahui siapa jodohmu, rasa nggak percaya sempat terlintas. Yup! Bisa siapa aja yang jadi jodohmu. Entah itu tetangga, teman sekolah atau kuliah, rekan kerja, atasan di kantor, dan berbagai kemungkinan lainnya. Karena misteri jodoh itu tak terpecahkan, kamu pun memanjatkan doa kepada Tuhan.

Merangkai kata-kata dalam berdoa memohon jodoh mungkin udah sering kamu lakukan. Ingin segera dipertemukan dan didekatkan pasti selalu menjadi tujuannya. Nah apa lagi ya kira-kira kalimat yang bisa kamu gunakan saat berdoa? Biar referensi kalimat doamu makin banyak, langsung aja yuk simak! Yah, namanya juga usaha ~

 

1. Ya Tuhan, kalau dia jodohku dekatkanlah. Kalau bukan coba dicek lagi, karena aku maunya sama dia aja – nggak mau yang lain. *maksa*

kabulkan doaku <3 via msalheri.com

Jodoh yang tak kunjung datang buat kamu jadi kesal sendiri. Meski ada teman-teman dan keluarga yang menemani, tetap aja sesekali bersedih. Makanya, ucapan doa minta didekatkan dengan jodoh tentu nggak masalah. Walau agak maksa juga karena hatimu maunya sama dia, kamu bilang jujur ke Tuhan juga boleh-boleh aja. Yah paksaanmu ini juga cuma kamu sama Tuhan aja yang tahu. Ya nggak apa-apa dong ~

2. Ya Tuhan, inginnya memang dia. Namun jika kau berkehendak yang lain, hamba ikhlas. Pilihkanlah jodoh hamba yang wajahnya, senyumnya, sifatnya, hartanya, dan tingginya seperti dia. *gagal move on*

Advertisement

yang kayak gini percis aja udah seneng <3 via cdn.klimg.com

Kamu sadar kalau Tuhan akan memberikan jodoh yang terbaik. Walau begitu, sebagai manusia kamu pernah mengalami gejolak-gejolak cinta. Yup! Hal itu membuatmu punya daftar lawan jenis idaman yang ingin dijadikan belahan jiwa. Lagi-lagi karena jodoh adalah rahasia Tuhan, kamu cuma bisa bilang gini:

“Aku inginnya dia ya Tuhan, tapi kalau kamu tentukan dengan yang lain ya udah hamba nurut aja.”

Lho kok sampai disitu aja? Mana ucapan doa buat idolaque?

Nih lanjutannya:

“……Namun tentukanlah jodohku yang serupawan dia, senyumnya sama, sifatnya, hartanya dan tingginya juga. Bahkan kalau bisa yang lebih dari dia ya Tuhan.”

What? Kok malah ngelunjak? 😐

3. Ya Tuhan, berikanlah jodoh hamba kompas dan ponsel yang ada maps-nya. Agar dirinya segera bertemu dengan hamba tanpa kesasar di hati orang. *pecemburu*

kompas buat penunjuk jalan menemukan hatimu ~ via wodenorspirithawk.com

Jodoh yang tak kunjung hadir sukses bikin kamu was-was. Kepanikan yang menjalar dalam diri membuatmu merasa harus mengantisipasinya. Makanya, saat berdoa nggak lupa kamu ucapkan permintaan agar jodohmu diberikan kompas dan ponsel yang ada maps-nya. FYI, insan-insan di bumi yang lebih baik dari kamu tentu banyak. Rasa khawatir jodohmu transit dulu ke dalam hidup orang lain tentu menyertai. Yah, namanya juga ingin segera bertemu, males juga kan kalau dia kelamaan “dicicipi” orang lain. ;p

4. Ya Tuhan, jika dia jodohku maka pertemukanlah di saat yang tepat. Kalau dia bukan jodohku nanti, ya udah sekarang aja deh bertemunya. *lha ngatur?*

pertemukan sekarang aja deh via officialtaylorlautnerfanpage.blogspot.co.id

Doa minta jodoh biasa kamu panjatkan setiap hari. Sebagai usaha keras demi menyambut masa depan bersama dengan partner hidup, tentu kalimat doa pun perlu dipersiapkan. Makanya, nggak heran untuk persoalan jodoh ini bagusnya kalimat seperti ini terucap:

“Jika dia jodohku maka pertemukanlah di saat yang tepat. Namun kalau bukan jodohku, ya udah sekarang aja deh bertemunya.”

Bukannya ngotot sih, tapi gimana lagi ya wong udah sukanya sama dia. ~

5. Ya Tuhan, hamba tahu kalau jodoh nggak ke mana – tapi saingan di mana-mana. Maka, buatlah hamba jadi pemenang. *memangnya lomba?*

jangan mau kalah sama yang lain! via www.bustle.com

Usaha mendapatkan jodoh yang diinginkan memang berat. Kamu bukan sekadar minta dipertemukan aja, tapi proses sampai ke tahap mendapatkan jodoh juga harus. Karena saingan di mana-mana, kamu pun berdoa supaya bisa menjadi pemenangnya.

Memang benar nggak tertulis secara langsung mendapatkan jodoh merupakan perlombaan, tapi tanpa disadari memang benar adanya. Jadi, nggak salah dong ucapannya begitu? ;p

6. Ya Tuhan, bisakah kau atur bahwa dia jodohku? Jika ya, maka dekatkanlah kami. Jika dia bukan jodohku, maka coba jodohkanlah lagi. *ngarep*

huft. namanya juga usaha via rebloggy.com

Mengulang doa sah-sah aja. Kamu ingin ucapkan lagi mau jodohnya dia juga nggak masalah. Namanya juga seperti manusia pada umumnya yang punya rasa suka sama orang. Oleh karenanya, kamu memohon kepada Tuhan supaya jodohnya sama dia aja deh. Kalau bukan sama dia, kamu nggak segan meminta lagi jodohnya dia. Duh, harap maklum ya kan namanya juga usaha ~

7. Ya Tuhan, hamba lelah mencari jodoh. Masa iya harus hamba jebak? *pasrah*

jebak aja deh ~ via favim.com

Kelamaan mencari jodoh dan belum dapat-dapat, akhirnya bikin kamu lelah. Ya lelah hati, fisik, dan pikiran juga. Hal ini bikin kamu spontan mengucap:

“Hamba udah lama banget mencari jodoh. Apa iya orang yang hamba suka harus hamba jebak?”

Eh tapi kalau begini jodoh yang kamu mau jadi kayak buronan pakai dijebak-jebak segala? Ah ya udahlah, namanya juga pasrah ~

Wajar aja kalau kamu sering berdoa meminta jodoh kepada Tuhan. Segala usaha agar cepat dipertemukan dengan  jodoh yang diinginkan dapat segera terwujud. Yang penting udah usaha dan jujur ke Tuhan tentang apa yang dimau walau agak sedikit maksa. <3