Saat usiamu sudah memasuki angka 24 atau 25, sudah lulus kuliah, dan sudah punya pekerjaan yang lumayan, fokus semua orang terhadapmu akan berubah. Bukan lagi soal nilai IPK atau posisi pekerjaan apa yang kamu punya, melainkan sudah ada/belumnya pasangan yang diharapkan akan mendampingi hidupmu kelak. Karena itulah, terkadang angka 25 menjadi momok tersendiri bagi sebagian besar perempuan Indonesia.

Meskipun begitu, reaksi cewek saat memasuki usia nikah bisa beragam. Ada yang santai-santai aja, ada yang panik tingkat dewa. Kali ini hipwee merangkum beragam reaksi dan tipe cewek-cewek dalam menyambut usia 25, yang konon katanya, usia nikah!

1. Nona selow, karena dari awal emang nikah nggak jadi prioritas.

“selow ajalah…” via blog.bellcurves.com

Meski umurnya sudah memasuki usia-usia nikah, tapi si nona selow ini nggak pernah kepikiran tuh. Sejak awal memang prioritasnya bukan nikah, dan masih banyak hal yang ingin dia lakukan sebelum menikah. Apalagi prinsip hidupnya, umur hanyalah sekadar angka. Jadi si nona selow ini nggak pernah merasa terintimidasi meski semua temannya udah menikah, dan keluarganya mulai mendesak minta tanggal. Dengan selow, dia akan menanggapi itu semua. Yah, namanya juga nona selow.

2. Nona sok selow, tapi diem-diem sedih juga. Apalagi kalau ingat semua teman sepantaran udah nikah.

Ketawa sih, tapi aku sedih lho… via www.bollywoodshaadis.com

Advertisement

Ada nona selow, ada juga nona sok selow. Dari luar, dia mirip dengan nona selow, yang terlihat selalu woles hidupnya. Orang berpikir pernikahan bukan salah satu hal yang direncanakan oleh doski. Tapi tak banyak yang tahu, sebenarnya dia mikir juga. Apalagi kalau mengingat desakan orang tua yang tak ada habisnya. Dalam hatinya, nona sok selow ini sebenarnya mungkin belum siap menikah. Tapi segala yang terjadi di sekitarnya, membuatnya galau juga.

3. Nona panik, yang langsung minta dicomblangin ke mana-mana. Takut nikah paling akhir di antara teman-temannya.

Panik…PANIK! via vitaminw.co

Untuk si nona panik, usia menikah mungkin sama menyeramkannya dengan dementor di film Harry Potter. Apalagi kalau dia sendiri masih jomblo. Pulang ke rumah, atau ketemu saudara jauh bawaannya pengin kabur aja. Karena nggak mau dicap nggak laku, si nona panik ini akan berusaha keras untuk setidaknya punya gandengan saat memasuki usia nikah. Kan lumayan kalau sudah ada pacar, mesk saat dijawab kapan mau nikah bisa jawab entar-entar aja. Karena itulah, saat mulai memasuki usia-usia nikah, si nona panic akan segera menghubungi teman-temannya minta dicomblangi.

4. Nona tobat, sudah cukup seneng-seneng kemarin. Saatnya menjalani hubungan yang lebih serius lagi.

Siap menjalani hidup baru via rebloggy.com

Persoalan ada/tidak ada pasangan mungkin bukan masalah bagi si nona tobat. Masalah justru dirinya sendiri. Kemarin-kemarin dia merasa masih muda dan maunya hanya bersenang-senang saja. Pacaran pun cuma untuk mengisi waktu luang. Nah, saat memasuki usia nikah, si nona mulai memikirkan segalanya. Perenungan dirinya menghasilkan bahwa sudah cukup waktu yang dia habiskan untuk bersenang-senang dan sekadar have fun. Sudah saatnya dia mulai menjalani hidup yang lebih serius, termasuk soal hubungan.

5. Nona Lempar Kode, Kode Keras di Topik Apapun Suasana Apapun

Kode keras di segala kesempatan via halboor.com

Si nona          : Tadi seru deh ada teman cerita dilamar pas di kantor romantiiiiss banget…

Pacar              : Oh ya? Seru dong?

Si nona          : Seru banget! Kamu kapan mau ngelamar aku?

*hari lain*

Pacar              : Ih itu lucu banget sih kucingnya ngelahirin 5 kucing-kucing kecil

Si nona          : Nanti kalau udah nikah, aku mau punya anak 3 aja deh. Anak pertama penginnya cowok aja.

*hari lain lagi*

Pacar              : Beb, malam minggu besok nonton bioskop yuk?

Si nona          : Kata guru ngaji aku, nggak boleh pergi berdua kalau belum halal…

Ada lagi si nona yang mendadak rajin lempar kode ke pasangan.

Plis, kamu nggak peka-peka apa pura-pura nggak peka sih mz???

6. Nona insecure, langsung pundung tiap ada yang ngomongin soal pernikahan.

“bisa ganti topik lain aja nggak?” via www.bollywoodshaadis.com

Nona insecure mungkin tahap lebih lanjut dari nona panik. Saat sudah berusaha keras, tapi belum juga menemukan sosok yang pas, akhirnya si nona akan mulai menarik diri dari topik pembicaraan. Setiap ada yang mulai membahas soal hubungan dan pernikahan, dia akan buru-buru mengubah topic. Kalau nggak berhasil, akhirnya dia diem-diem atau cabut sekalian. Kalau ditanya soal asmara, tanpa sadar menunjukkan mimik tak suka. Sabar sabaaar. Semua pasti akan ada waktunya.

7. Nona Revolusioner, langsung bikin gebrakan yang nggak diduga semua orang. Kemarin jomblo, hari ini memutuskan untuk taaruf

Si revolusioner selalu bikin orang terkejut via harshsirohi.wordpress.com

Si nona          : Kalian datang yah ke nikahan aku. Minggu depan. Undangannya nyusul yah…

Teman            : Lhooo, kok udah nikah aja? Kemarin kayaknya masih gegalauan jomblo di facebook? Hehe no offense.

Si nona          : *tersenyum malu-malu* hehe iya, kalau udah ketemu yang pas, mending disegerakan kan?

Si nona revolusioner mungkin nggak pernah terbuka soal kehidupan pribadinya. Kalau dia posting galau-galau di medsos, belum tentu dia memang galau. Kemarin kamu lihat dia masih jomblo, hari ini dia mulai taaruf, dan minggu depan menikah. Prinsipnya benar begitu. Kalau memang sudah benar, ya mendingan disegerakan bukan?

8. Nona Ngeles. Selalu sudah siap dengan berbagai jurus ngeles saat dikejar target nikah.

Kalau udah kehabisan jurus ngeles…. via www.narcity.com

Nona ngeles sadar betul bahwa usianya adalah usia-usia yang rawan akan pertanyaan “Pacarnya mana?” atau “Kapan nikah?”. Karena itu, jauh-jauh hari dia sudah menyiapkan jurus seribu ngeles untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Mulai dari alasan masih mau konsen ngejar karir, sampai alasan nungguin orang yang masih kuliah di luar negeri. Monggo, yang penting bisa jawab kalau ditanya. Motto hidupnya memang easy going. Jadi nggak perlu diambil pusing. Jawab aja seadanya. Toh, nanti lama-lama orang juga bosan nanya.

9. Nona ‘ya udahlah’, pengin sih nikah, tapi jodohnya belum ada. Ya udahlah yaa….

Mau nikah tapi masih jomblo? Ya udahlah yaaaa… via www.tumblr.com

Mau dibilang nggak peduli, nggak bisa juga. Sebenarnya nona yang satu ini peduli juga soal usia-nikahnya. Dia juga bukannya belum mau memikirkan soal pernikahan, atau sok-sokan nggak peduli padahal ngenes setengah mati. Hanya saja, prinsip nona yang satu ini adalah nggak mau terlalu ngoyo. Udah masuk usia nikah, tapi masih jomblo, ya udahlah ya, toh nanti juga datang sendiri jodohnya. Mau makan siang, tapi males keluar kantor, ya udahlah ya, minum air aja banyak-banyak.

Usia nikah memang punya seribu makna berbeda bagi masing-masing yang menjalaninya. Ada yang santai aja, ada juga yang langsung panik tak terkira. Wajar, karena semua orang punya pendapat dan preferensi yang berbeda. Kalau kamu termasuk nona yang mana?