Deretan Kehaluan Ala Anak SD yang Dulu Sering Banget Kita Lakukan Sama Teman. Nggak Ada Malu!

Anak SD halu

Masa SD adalah masa-masa paling menggembirakan sepanjang hidup. Meskipun rutinitas yang kita lakukan dulu terkesan monoton, tapi terkadang hal-hal itulah yang jadi kenangan berharga dalam hidup kita. Berangkat sekolah, main, pulang karena dicari sama emak, jam 8 malam udah goleran di kasur, sarapan udah disipkan di pagi harinya, pokoknya seru banget deh di masa-masa itu. Jangankan kenal patah hati karena cinta, lha wong ujian terberat aja paling-paling kalau layang-layangnya kalah adu gesek.

Advertisement

Selain itu, ada salah satu hal konyol juga yang mungkin hampir setiap bocah Indonesia melakukan sekaligus merasakannya. Pernah nggak sih, kamu merasa halu di zaman SD dan nggak ada rasa malu sedikitpun. Udah pede, halunya pun nggak nanggung-nanggung pula. Seperti misalnya deretan kehaluan yang ada di bawah ini nih.

1. Nyuruh teman-temannya mampir ke rumah mewah saat jalan bareng, padahal mah bukan rumahnya

Ilustrasi rumah mewah pinggir jalan / Credit: Ngiklanku via ngiklanlaku.com

Halu pertama yang paling sering dilakukan oleh anak-anak SD pada zamannya adalah hal konyol yang satu ini. Setiap kali kita pulang sekolah bareng teman-teman lainnya dan melewati sebuah rumah mewah dan megah, pasti ada aja yang nyeletuk, “Eh mampir dulu ke rumahku yuk!”. Padahal mah tahu rumah siapa aja juga nggak.

2. Nggak cuma rumah, dulu kita juga sering banget ngaku-ngaku kalau mobil keren yang ada di jalanan itu milik orangtua kita

Halu punya mobil keren / Credit: Autonetmagz via autonetmagz.com

Selain sering ngaku-ngaku rumah mewah milik orang asing yang seolah-olah punya kita, kehaluan selanjutnya yang nggak kalah bikin geli sendiri adalah ngaku-ngaku mobil keren di pinggir jalan milik orangtua kita. Namanya juga anak SD sih, kalau diingat lagi lama-lama bikin malu juga 😀

Advertisement

3. Setiap menjelang liburan sekolah, pasti ada aja yang bilang kalau mau pergi ke villa milik keluarganya yang ada di pegunungan atau di pantai

Ilustrasi villa pinggit pantai / Credit: Transbanyuwangi via transbanyuwangi.com

Tingkat kehaluan selanjutnya ini bisa dibilang udah semakin nggak ada obatnya. Coba ngaku, siapa di antara kita yang dulu setiap kali menjelang liburan sekolah selalu bilang kalau mau pergi ke villa milik keluarga yang ada di pegunungan atau di pantai. Kebanyakan nonton film jadi begini nih.

4. Menganggap kalau panggilan mama-papa adalah panggilan terkeren, makanya kalau pas di depan teman-teman sering banget manggil orang tua pakai sebutan itu. Padahal kalau di rumah mah boro-boro

Ilustrasi anak SD / Credit: Gnfi via www.goodnewsfromindonesia.id

Kenapa ya, dulu kita selalu menganggap kalau panggilan mama-papa ke orang tua itu adalah panggilan paling keren? Rasanya udah jadi kayak orang kaya aja tuh kalau udah manggil orang tua pakai sebutan itu. Padahal, kalau pas di rumah manggilnya juga emak sama bapak :’)

5. Nggak jarang pula ngibulin teman kalau habis pergi dari luar negeri, padahal cuma ke kecamatan sebelah acara keluarga. Herannya, ada juga yang percaya!

Kenangan zaman SD / Credit: Gosipgarut via www.gosipgarut.id

Ternyata halu tentang villa yang ada di pegunungan atau di pinggiran pantai nggak ada apa-apanya dengan kehaluan yang satu ini. Dulu, kalau udah bisa ke luar negeri untuk liburan itu pasti udah dianggap sebagai bocah yang paling keren dan paling kaya satu sekolahan. Padahal aslinya juga cuma ada acara keluarga di kecamatan sebelah. Udah gitu, tetap ada juga yang percaya. Nggak habis pikir~

Tapi, nggak sedikit pula lo, yang dulu keseringan halu sampai kepikiran hal-hal yang mungkin dianggap nggak bakal kesampaian tapi sekarang bisa mendapatkan semuanya. Ternyata memang benar sih, kalau hal-hal besar itu diawali dengan bermimpi. Tapi jangan keseringan juga, ya!

Ikuti Instagram @wolesjon biar nggak ketinggalan informasi seputar cowok dan dunia hiburan lainnya, kuy!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE