Nostalgia 8 Atribut Ramadan Masa Kecil yang Mendadak Bikin Kangen. Puasa Jadi Nggak Lemes~

atribut ramadan

Beberapa benda di bawah ini terasa begitu berkesan danĀ nostalgic buat mengingat masa-masa Ramadan kita kala kecil dulu. Secara nggak langsung, melihatnya saja membawa memori bahagia masa lampau di mana berpuasa adalah hal yang bisa dibanggakan ke teman-teman.

Advertisement

Zaman dulu, ibadah juga terasa begitu ringan karena kita selalu menjalaninya dengan bahagia. Yuk, nostalgia bareng Hipwee Hiburan biar puasamu nggak lemes!

1. Buku Ramadan adalah benda yang nggak pernah absen dari kegiatan sehari-hari. Diakui atau nggak, jadi rajin ibadah karena buku ini, berterima kasihlah!

Dibawa kemana-mana sampai lusuh. via firstychrysant.wordpress.com

2. Bagi yang suka main dan seru-seruan sehabis tarawih, kembang api nggak pernah ketinggalan di kantong. Dari yang kembang api tetes sampai yang kalau dinyalain kayak gasing, asyik bangetlah~

Kaya liat blackhole, kagumnya luar biasa. via curvetube.com

3. Kalau rada berandal dikit, mainnya petasan nih. Meski akhirnya cuma main petasan korek sama cabe, yang penting ada keberanian. Duh, jangan dicontoh, ya, Gengs!

Belinya langsung segepok. via www.jawapos.com

4. Meski sebagian besar penduduk masih terlelap, dulu kita paling semangat buat keliling bangunin sahur. Pakai alat seadanya yang penting bisa patrol sahur

Nggak terasa ngantuk pokoknya! via www.republika.co.id

5. Kalau sudah mendekati lebaran, banyak bocah-bocah yang minta dibikinkan obor bambu buat takbir keliling. Hati-hati, ya, saat main api!

Kalau nggak dibikinin ngambek. via gayahidup.republika.co.id

Advertisement

6. Zaman dulu, sarung bukan hanya digunakan sebagai atribut ibadah. Tapi juga alat perang-perangan yang ampuh

Tapi jangan perang beneran woy, sakit tauk! via bolalob.com

7. Meski nggak sering ngaji, mendadak bulan puasa membuatmu menyimpan rapat buku Iqro

Sampai pernah ngira bapak-bapak di belakang buku Iqro itu Allah, hmm ayo istigfar! via www.amanahsedekah.com

8. Takjil adalah benda wajib yang melegitimasimu menjadi sepenuhnya bocah rajin ibadah. Ya, iya dong, karena dapat dari masjid! Hehehe

Dibungkus, bawa pulang. via jabar.tribunnews.com

Kalau sekarang kamu sedang mengeluh karena puasamu berat dan penuh cobaan. Kembalilah mengingat masa-masa di mana puasa dan ibadah adalah sebuah kebahagiaan bagimu. Ketika itu hati rasanya selalu ikhlas dan nggak dipenuhi pikiran macam-macam. Nggak ada keluh-kesah dan keraguan untuk berusaha yang terbaik dalam memenuhi panggilan ibadah. Mantap!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Sonyaruri---

Editor

Senois.

CLOSE