Raditya Dika kembali mencuri perhatian banyak orang. Kali ini, dalam rangka selamatan 4 juta subscribers channel YouTube-nya, dia bermaksud untuk memberikan hadiah satu unit mobil. Wah, nggak tanggung-tanggung nih, mobil yang bakal diberikan adalah Wuling Confero. Banyak fans yang kemudian histeris dan menyambut program giveaway ini dengan semangat.

Tapi, di balik kemeriahan hadiah besar tersebut, beberapa warganet justru memberikan kritikan terhadap Raditya Dika. Pasalnya, melalui akun Twitter-nya, Raditya Dika mengimbau peserta giveaway buat mengisi data diri terlebih dahulu. Nggak jarang yang akhirnya mempertanyakan mengapa kita perlu mengisi data diri selengkap itu. Takutnya data tersebut justru akan dimanfaatkan untuk kepentingan komersil.

Raditya Dika mengumumkan program giveaway mobil di semua media sosialnya. Fans pun menyambut dengan antusias

Siapa yang semangat ikutan nih? via twitter.com

Advertisement

Semakin hari, konten video yang diunggah ke channel YouTube Raditya Dika memang makin menarik. Dalam beberapa unggahan, video Radit bahkan selalu trending di YouTube. Nggak heran jika makin hari subscriber atau pelanggan channel-nya makin bertambah hingga mendekati angka 4 juta. Nah, demi meramaikan channel-nya, Radit mengumumkan program giveaway mobil di semua media sosialnya, seperti Twitter, Instagram, bahkan YouTube-nya.

Untuk mendapatkan 1 unit mobil yang diperebutkan oleh seluruh pelanggannya terbilang cukup mudah. Hanya perlu membuat remake/parodi dari video unggahan Raditya Dika terdahulu, lalu pemenangnya akan dipilih secara acak. Banyak fans yang sangat antusis dengan program ini. Hmm, siapa nggak pengen punya mobil baru cuma-cuma?

Melalui akun Twitter-nya, Radit mengunggah tautan (link) formulir untuk peserta giveaway. Nah, beberapa warganet justru curiga data pribadi mereka akan dijual

Komentar warganet via twitter.com

Sayangnya, ada juga warganet yang mengkritik program giveaway ini. Melalui akun Twitter, Raditya Dika mengunggah tauran formulir agar peserta giveaway bisa mengisinya. Formulir tersebut berisikan pertanyaan data diri mengenai nama, alamat surel, alamat rumah, nomor telepon, tautan channel YouTube pribadi, tautan video yang akan didaur ulang, dan tautan video hasil daur ulang.

Lanjutan komentar warganet via twitter.com

Advertisement

Beberapa follower Raditya Dika justru ada yang memaknainya lain. Dia khawatir kalau saja data pribadi peserta giveaway ini dimanfaatkan Radit untuk hal komersil, seperti menjual data kepada pengiklan atau menjual data pada perusahaan digital. Apalagi karena di dalam form ditanyai alamat rumah, alamat surel, hingga nomor ponsel.

Nggak sedikit yang mengiyakan kecurigaan salah satu warganet ini. Secara kasar jika data pribadi kita dijual, pemilik data memang banyak ruginya

Data pribadi jadi “tambang emas” baru belakangan ini. via www.medcom.id

Ternyata nggak hanya satu orang saja, namun beberapa orang juga merasa form peserta sebenarnya nggak usah terlalu detail. Penjualan data pribadi memang bisa dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan besar untuk mengiklan, melepaskan produk ke target pasar, hingga menyimpan data sebagai rujukan segmentasi produk. Secara nggak langsung, kerugian materiil pemilik data memang nggak terasa, namun secara nggak langsung kerugiannya cukup signifikan. Bisa saja, kamu diterpa iklan produk terus menerus hingga memengaruhi daya belimu sendiri.

Nomor ponsel yang menyebar juga bisa membuatmu terus-terusan menerima pesan iklan. Bukan nggak mungkin kalau beberapa waktu kemudian ada perusahaan besar yang tahu di mana rumahmu dan berapa nomor ponselmu secara tepat. Terlepas dari itu semua, Raditya Dika mungkin memang membutuhkan data ini sebagai bentuk kerja sama dengan perusahaan merk mobil tertentu.

Radit belum memberikan konfirmasi terkait ketakutan fans ini. Meski kelihatannya Radit nggak butuh jual database fans-nya, nggak ada salahnya berhati-hati

Berhati-hatilah, Guys! via www.medicalnewstoday.com

Sebenarnya secara hukum transaksi jual beli data tanpa seizin pemiliknya memang melanggar undang-undang, namun karena minimnya pengawasan dan sulit dilacak, hal seperti ini jarang muncul ke permukaan. Bisnis transaksi data saat ini bahkan bisa seharga jutaan rupiah lho.

Hingga saat ini tim Hipwee Hiburan berusaha menghubungi pihak Raditya Dika namun belum ada kejelasan dan konfirmasi. Nah, bukannya suuzan sih, memang kelihatannya Raditya Dika nggak membutuhkan keuntungan buat menjual data fans-fansnya sih, tapi karena banyak yang khawatir tentu pihak Radit sendiri perlu meluruskan.

Meski begitu, nggak ada salahnya mulai kini kita berhati-hati untuk memberikan data pribadi. Bukan dalam kasus ini saja, melainkan di kesempatan berbeda di lain waktu juga perlu hati-hati banget. Dan bagi kamu yang sudah semangat ikutan giveaway Raditya Dika, good luck, ya! Semoga pulang bawa mobil. 😀

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya