Beredar Chat Soal Cewek yang Ngutang buat Nikahan Tapi Nggak Tahu Aturan. Bikin Warganet Geregetan!

Mau utang buat nikahan tapi nggak tahu aturan

Utang piutang bukanlah suatu hal yang asing dalam kehidupan sehari-hari. Ada kalanya seseorang sedang sangat membutuhkan uang demi kepentingan tertentu dan kemudian memutuskan untuk meminjam atau berutang, baik kepada teman maupun lembaga peminjam. Yang jadi masalah, terkadang dua pihak yang saling berutang dan diutangi nggak selalu satu pemahaman dan kesepakatan. Makanya, masalah utang jadi hal yang tabu, namun banyak makan hati kalau dipikirkan.

Advertisement

Di media sosial Twitter, belakangan beredar sebuah percakapan WhatsApp antara dua orang teman yang cukup bikin warganet emosi. Masalahnya, pihak yang berutang justru seolah kelihatan lebih galak dan banyak maunya. Bahkan, pihak yang dimintai utang juga dikata-katai terlebih dahulu. Hmm, selengkapnya cek uraian Hipwee Hiburan berikut!

Awalnya, si pihak yang mau berutang hanya minta ditemani untuk pergi. Ketika ajakan tersebut ditolak, si pengutang malah ngelunjak

Awalnya ngajakin ditemenin beli gaun, tapi ujungnya … hmm! via twitter.com

Melalui percakapan yang beredar secara anonim di akun Twitter @askmenfess, memperlihatkan dua orang yang sepertinya berteman cukup akrab. Dari informasi di atas kita tahu kalau ‘chat’ kolom putih merupakan seorang perempuan yang hendak menikah dan minta ditemani beli gaun pengantin. Sedangkan kolom hijau adalah seorang perempuan yang sudah menikah dengan seorang dokter.

Meski awalnya hanya bercakap soal janjian pergi bareng, tiba-tiba si perempuan yang hendak menikah ini mengutarakan kalau dia bermaksud pinjam uang dengan jumlah tertentu. Bakal dipinjamin nggak, ya, kira-kira?

Advertisement

Ujungnya kemudian dia berniat pinjam uang dengan nominal yang nggak sedikit. Meski sudah diingatkan, namun dia terus meminta dengan nggak sopan

Yang mau pinjam uang justru lebih galak. via twitter.com

Meski punya tujuan buat pinjam uang, si peminjam ini justru menunjukkan gelagat yang cukup memaksa. Dengan memojokkan temannya bahwa uang Rp20 juta itu “nggak ada apa-apanya” bagi istri seorang dokter, dia terus mendorong dan menggunakan pertemanan sebagai senjata agar dipinjamkan.

Menambahkan nominal hampir empat kali lipatnya. Wow! via twitter.com

Meski sempat geram dengan perilaku temannya yang cukup memaksa, akhirnya si teman masih berbaik hati mau meminjamkan. Namun tiba-tiba perempuan yang hendak menikah itu justru meminta pinjaman uang dengan nominal yang jauh lebih banyak. Wah, kayaknya jarang ada orang sesabar ini yang masih menganggap ini adalah bagian dari pertemanan.

Ternyata bukan karena sebuah kebutuhan, melainkan dia berutang karena terdorong gengsi yang kegedean. Bukankah seharusnya kita bersyukur dengan apa yang kita punya?

Advertisement

Ketika diingatkan untuk memotong bujet, justru nggak mawas diri dengan keadaan. via twitter.com

Secara terang-terangan, teman perempuan ini sebenarnya mengingatkan bahwa pengeluaran saat menikah seharusnya juga sebanding dengan modal yang akan kita keluarkan. Kalau yang terjadi justru sebaliknya, tentu kebutuhan finansial bakal jadi hal yang paling merepotkan.

Pada akhirnya calon pengantin justru pusing cari pinjaman ke sana ke mari dengan nominal yang nggak sedikit. Padahal sebenarnya kalau mau mengesampingkan soal gengsi dan benar-benar berusaha memberikan pengertian ke orangtua dan calon mertua, semua pasti ketemu jalan keluarnya kok. Tergantung bagaimana kita menyikapinya.

Untung, teman yang diutangi cukup tegas dengan mengatakan ‘tidak’. Kalau jadi dipinjamkan, takutnya justru nggak dikembalikan

Kenapa justru menyalahkan calon suami? via twitter.com

Ujungnya si calon pengantin itu justru menyalahkan keadaan karena dia nggak menikahi seorang dokter. Sebenarnya, profesi apa pun nggak menjamin seseorang bisa merdeka secara finansial jika gaya hidup dan kebutuhannya nggak seimbang. Semua juga tergantung usaha masing-masing dan bagaimana kita pintar mengelola keuangan. Karena semakin menyebalkan, calon pengantin yang meminjam uang secara nggak sopan ini kemudian diblok. Alih-alih dapat pinjaman uang, dia malah kehilangan satu teman yang sebenarnya masih baik.

Meski skemanya nggak selalu persis sama, tapi masalah utang piutang dalam pertemanan memang sering banget bikin masalah dan nggak enak hati. Kayaknya perlu saling mawas diri

Ternyata banyak yang mengalami via twitter.com

Melibatkan orang lain dalam memenuhi kebutuhan atau dalam kata lain meminjam uang orang lain, sebenarnya merupakan alternatif yang terakhir ketika kita sedang sangat butuh bantuan. Meskipun kita juga harus memastikan kalau dalam jangka waktu tertentu kita bisa mengembalikan uang tersebut atau secepat mungkin yang kita bisa. Di dunia ini nggak ada yang nggak butuh uang, kecuali CEO perusahaan raksasa seperti Bill Gates dan Mark Zuckerberg kali, ya!

Selain perlu menahan diri untuk nggak terlalu tergantung dari uang pinjaman, tentunya kita harus sadar kalau nggak seharusnya kita disetir oleh gaya dan gengsi semata. Sebaliknya, seharusnya kitalah yang menyetir bagaimana gaya hidup kita agar sesuai dengan pengahsilan.

Tangkapan layar tentang percakapan via WhatsApp ini kemudian viral dan bikin banyak warganet geregetan. Perilaku si peminjam uang yang nggak sopan dan memaksa dengan alasan demi gengsi semata memberikan banyak sekali pelajaran. Nggak usah menikah dengan terlalu mewah, bukankah yang penting itu “sah”?

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Sonyaruri---

CLOSE