Banyak orang mendambakan tubuh yang ideal. Terutama para kaum hawa, yang selalu dipusingkan dengan angka di timbangan. Keresahan atas berat badan ini telah banyak melahirkan program-program diet. Sebut saja diet OCD, GM, Keto, dan lain sebagainya.

Namun baru-baru ini ada salah satu program unik yang diberi nama “One Punch Man Workout“. Program latihan yang terinspirasi dari serial anime One Punch Man ini telah berhasil dipraktikkan oleh pria asal Singapura.

Pria asal Singapura sukses membentuk tubuh menjadi atletis setelah menjalani pola latihan ala serial One Punch Man selama hanya sebulan!

Advertisement

Trained like Superhero for 30 Days

I Trained Like Superhero (1 Punch Man) For 30 DaysJoin us in this (accountability) group https://www.facebook.com/groups/onepunchworkout/And lets do this challenge for 2019And watch the 8 facts before you start the workout!https://youtu.be/M1j3fD7An-c

Posted by Sean Seah on Saturday, 9 March 2019

Pria asal Singapura bernama Sean Seah belakangan menjadi viral. Dia membagikan kisahnya menjalani program latihan ala One Punch Man. Dalam video tersebut, Sean menjelaskan bahwa dia malakukan program itu lantaran semenjak tahun baru Imlek, dia nggak olahraga sama sekali. Akibatnya, berat badannya naik dan perutnya membuncit.

Untuk mengatasi masalah tersebut, pria 38 tahun itu memutuskan untuk menjalani program latihan ala Saitama, tokoh fiktif dari serial anime One Punch Man. Dia berikrar untuk melakukan program itu selama sebulan terhitung sejak 10 Februari 2019 yang lalu.

Setelah satu bulan berat badannya turun 5 kg dan tubuhnya yang berlemak kini berotot bak atlet. Mantul!

setelah 30 hari via www.facebook.com

Advertisement

Dalam video Sean bercerita bahwa awalnya dia memiliki berat badannya 70 kg dan usia tubuh 4o tahun. Namun setelah menjalani program latihan One Punch Man berat badannya turun 5 kg dan usia tubuhnya menjadi 36 tahun. Kini tubuhnya sudah nggak buncit lagi dan terlihat lebih berotot.

Dalam serial One Punch Man, Saitama sang tokoh utama memperoleh kekuatan supernya setelah menjalani latihan terus-menerus setiap hari. Setiap hari dia melakukan 100 kali push up, 100 kali sit up, 100 kali squat, dan lari 10 km.

Sean nggak serta merta latihan persis Saitama. Dia menyesuaikan dengan kesanggupan tubuhnya saat latihan. Penting diingat nih!

Saitama, One Punch Man. via anitay.kinja.com

Sean telah sukses melakukan dietnya. Namun perlu diperhatikan bahwa Sean nggak langsung melakukan latihan yang sama dengan Saitama. Secara bijak, dia memulai dengan level 5 (50 kali push up, 50 kali sit up, 50 kali squat, dan lari 5 km) sesuai dengan kesanggupan tubuhnya. Setelah 7 hari berat badannya berkurang 2,8 kg.

Di hari ke-17, dia menaikkan ke level 7 (70 kali push up, 70 kali sit up, 70 kali squat, dan lari 7 km). Barulah di hari ke-22, dia melakukan hal yang sama seperti Saitama yaitu level 10 (100 kali push up, 100 kali sit up, 100 kali squat, dan lari 10 km). Selain melakukan program rutin 30 hari itu, Sean juga membatasi makan karbohidrat dan gula, serta berusaha untuk nggak ngemil. Ini bukti bahwa diet Sean nggak asal-asalan.

Sean telah membuktikan bahwa selama ada niat, diet bisa dilakukan. Bahkan dengan cara yang nggak biasa yaitu meniru apa yang dilakukan tokoh Saitama dan serial Anime, One Punch Man. Kartun yang selama ini jadi tontonan bisa jadi inspirasi untuk diet. Namun jika kamu ingin meniru Sean, lakukan dengan benar dan konsisten. Atau kamu bisa kepoin akun One Punch Man Workout ini biar bisa kontrol dan sharing. Semangat!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya