8 Alasan Kamu Bisa Terlibat Cinlok di Tempat KKN. Momen Bikin Was-was Bagi yang Punya Pasangan

KKN seringkali menjadi momok menakutkan bagi mahasiswa yang tidak biasa hidup dengan kesederhanaan, jauh dari gemerlap kota, dan fasilitas lengkap sehari-hari. Namun, KKN juga menjadi salah satu pengalaman paling mengesankan selama masa perkuliahan.

Advertisement

Pernah nggak sih kamu merasa bahwa dengan kedekatanmu yang intens dengan teman senasib sepenanggungan dalam kelompok KKN justru akan melibatkan perasaan nyaman yang lebih dari sekedar teman? Sudah banyak sekali pasangan yang awalnya cinlok waktu KKN dan berlanjut ke jenjang pacaran hingga pernikahan. Nah, alasannya akan Hipwee bahas di artikel ini.

1. Teman yang ada di kelompok KKN pasti selalu membantumu di saat kesulitan. Awalnya sih biasa aja, eh lama-lama kok baper~

Dimasakin / Credit: kesekberbagi

Waktu kamu membutuhkan bantuan menurunkan barang dari motor, eh ada si A yang membantu. Ketika kamu kesulitan mengambil air di tandon, ada si A lagi yang membantu. Saat kamu sedang lapar, eeh si A tiba-tiba masakin kamu mie goreng double biar bisa makan bareng. Aduh gimana nggak jadi baper~

2. Waktu KKN sering mengerjakan program kerja bareng yang akhirnya bikin kamu kemana-mana bareng doi

sering boncengan berdua / Credit: diomario38

Kamu sering melakukan kegiatan program kerja bareng temanmu yang dia lagi, dia lagi. Ke mana-mana jadi bareng karena tuntutan pekerjaan. Apalagi kalau selama perjalanan selalu ada obrolan seru di antara kalian berdua.

Advertisement

3.  Tempat KKN biasanya di pedalaman jadi susah sinyal, buat yang punya pacar jadi susah ngehubungin pacarnya. Pokoknya yang ada aja lah~

Yang ‘terjangkau’ aja lah~ / Credit: pintaram

Niatnya sih mau ngabarin pacar yang jauh diluar kota, lagi asyik-asyiknya video call, kok sinyalnya hilang timbul kaya perasaan ke mantan. Ngobrol sama pacar jadi nggak seru karena nge-freeze terus. Tiba-tiba teman KKN-mu datang sambil cerita pengalamannya tadi waktu ngajar anak-anak SD. Kok lebih seru yang ini, ya?

4. Dijodoh-jodohin sama temen sendiri gara-gara sering bareng, dari jokes berubah jadi cinta. Uhuuy!

Kesederhanaan / Credit: UGM

Entah atas dasar apa yang awalnya membuatmu dan teman KKN di cie-ciein padahal cuma karena doi beberapa kali bantuin kamu. Awalnya sih biasa aja dan selalu ngelak nggak ada apa-apa di antara kalian, tapi setelah diperhatikan lama-lama dia ternyata lumayan juga, ya? Hmmmm~

5. Ketika jatuh sakit, si teman KKN selalu ada, dibanding yang cuma bisa ngingetin minum obat~

Ada ketika sakit / Credit: diahtara

Lingkungan waktu KKN sangat berbeda dengan lingkungan keseharianmu di kosan, banyak hal yang tidak cocok sehingga membuatmu jatuh sakit. Alih-alih dia yang cuma ngingetin kamu minum obat, di tempat KKN ada orang lain yang ngurusin kamu waktu sakit.

Advertisement

6. Lebih tahu watak aslinya, tahu kebiasaan yang nggak pernah ditunjukkan waktu kesehariannya

lebih tahu watak aslinya / Credit: memoindonesia

Kalau di kehidupan kampus, kebanyakan orang menunjukan sifat terbaiknya sehingga seringkali banyak sifat asli yang ditutup-tutupi. Kamu nggak akan bisa menemukan sifat pemalas seseorang ketika sehabis mandi dan malas menjemur handuk apabila di kampus, atau malas cuci piring setelah makan. Saat KKN, kamu hidup bareng jadi kelihatan watak aslinya.

7. Kebetulan ada teman KKN yang tiba-tiba kenal dengan inner circle-mu. Ngobrol jadi asyik dan nggak mau udahan rasanya

Asyik ngobrol / Credit: Cerdup

Nggak sengaja lagi cerita ke teman KKN soal kegiatan perkuliahan yang menyangkut beberapa nama temanmu, tiba-tiba doi nyaut kalau dia juga kenal dengan temanmu. Wah kalau udah kaya gini sih, kamu bakal lebih deket sama doi buat ngomongin keseruan kamu dan temanmu.

8. Interaksi antar keduanya sangat intens, dari pagi hingga pagi selama puluhan hari di pedalaman. Sulit sih kalau nggak ada benih-benih cinta

Bersama dari pagi ke pagi / Credit: UGM via andijadmiko.blogspot.com

Ketika KKN apapun yang kamu lakukan akan selalu bersama teman satu kelompokmu, mulai dari bangun tidur, mau makan, mengerjakan program kerja, antri mandi, bakal ketemu sama orang itu terus. Karena kedekatan yang intens itulah, kalau nasib sedang berpihak padamu, kamu beruntung menemukan jodohmu di tempat KKN.

Dengan beberapa alasan di atas, yang bisa membuat kegiatan KKN bisa disebut sebagai dua sisi mata uang. Bisa menguntungkan buat yang jomlo, namun justru merugikan bagi yang udah punya pasangan. Jadi kamu tim yang mana nih, senang atau risau?

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Travel Enthusiast. Mengubah perjalanan menjadi cerita. Instagram: @alyaatika

CLOSE