Cobaan ini Selalu Muncul Tiap Kali Disuruh Calon Mertua Jadi Imam Salat. Buat para Cowok, Sabar~

Cobaan calon mertua

Sebagai calon menantu bermartabat, baik, dan layak disebut sebagai calon imam oleh orang tua kekasih, tentunya kita rela melakukan apa pun untuk menyenangkan hati calon mertua kita tersebut. Segala hal dilakukan untuk menarik perhatian mereka, mulai dari mengubah sikap dan sifat jelek sehari-hari, hingga menyesuaikan dengan perbedaan yang ada. Bahkan hingga pada hal-hal kecil dan terkesan sepele pun jadi diperhatikan banget.

Advertisement

Khususnya bagi yang beragama Islam, salah satu hal yang kerap dilakukan untuk menarik hati calon mertua adalah mencoba mengimami salat berjamaah ketika dimintai tolong. Tentunya sih biar menunjukkan kalau โ€˜ini lo, kita juga bisa dan layak kok dari segi agamaโ€™. Masalahnya nih, terkadang ada aja hal-hal konyol yang terjadi saat kita mencoba menjadi imam salat berjamaah bagi keluarga mereka. Cowok-cowok Muslim pasti pernah merasakan hal ini~

Bingung mau pakai surat pendek apa, soalnya yang paling dihafal biasanya cuma al-Ikhlas sama al-Kautsar. Masa iya mau itu-itu terus?

Ilustrasi imam salat. via surabaya.tribunnews.com

Tipikal banyak orang Indonesia adalah perkara yang satu ini nih, disuruh jadi imam salat, selalu bingung mau pakai surat pendek apa. Bukan karena terlalu banyak surat Al-Qurโ€™an yang udah dihafal, tapi malah sebaliknya, yang paling dihafal cuma al-Ikhlas sama al-Kautsar. Bayangin aja tuh, apa iya kamu mau setiap salat jemaah bareng keluarga pacarmu yang dibaca itu-itu terus? Nggak ada salahnya sih, tapi, kan, malu. ๐Ÿ™

Kalau baca doanya dilambat-lambatin, dibilang orangnya nggak cekatan. Giliran baca doa cepet, dinilai โ€˜grusah-grusuhโ€˜

Serba salah. via makassar.tribunnews.com

Namanya aja usaha cari perhatian dari calon mertua, pokoknya mah ada-ada aja salahnya. Kalau misalnya perkara hafalan surat tadi dianggap bukan masalah, biasanya sih yang jadi masalah berikutnya adalah hal satu ini. Pernah nggak sih kamu dikatain sama orang tua ketika lagi salat berjemaah terkait durasi surat yang kamu baca? Kalau bacanya dilambat-lambatin, dibilang nggak cekatan; giliran bacanya cepat, dinilai grusah-grusuh atau terburu-buru. Tapi kayanya memang hampir semua orang tua kayak gini nggak sih? Kita jadi serba salah mau gimanapun caranya.

Advertisement

Selesai salat bingung mau jabat tangan sama pacar apa nggak. Pengin jabat tangan, tapi belum mukhrim, giliran nggak salim, dikira kurang perhatian ๐Ÿ™

Gimana rasanya kalau kamu spontan kayak gini? via www.majelistausiyahcinta.com

Udah menjadi salah satu budaya orang Islam bahwa setelah selesai melakukan ibadah pasti saling berjabat tangan sekalipun hanya dengan keluarga sendiri dan orang-orang terdekat. Masalahnya, hal tersebut jadi canggung dilakukan kalau kamu baru aja mengimami salat jemaah keluarga kekasihmu. Pokoknya lagi-lagi serba salah, mau jabat tangan, tapi belum mukhkrim, kalau nggak jabat tangan dikira kurang perhatian. Kan, nggak lucu tuh kalau sampai kelupaan habis jabat tangan langsung dicium jidatnya, nikah aja belum. ๐Ÿ™

Belum lagi kalau habis itu diperhatikan setelah salat, kitanya berdoa dulu apa nggak, tipikal orang tua biasanya begini nih. Kalau habis salat langsung berdiri dan cabut pasti diprotes!

Ilustrasi ngobrol dengan calon mertua. via www.youtube.com

Tunggu dulu, kamu harus bersabar karena cobaan ini datang hingga salat jemaah usai. Biasanya sih setelah salam di rakaat terakhir, kamu bakal jadi perhatian tuh apakah kamu berdiam diri dahulu untuk berdoa sama Tuhan, atau langsung ngacir berdiri dan cabut. Kalau boleh kasih saran, lebih baik berdiam dulu sebentar meski kadang bingung mau berdoa apa, daripada langsung berdiri dan pergi. Yakin deh, itu bakal jadi penilaian dari calon mertua lo, jangan disepelekan!

Usaha buat mendekati pasanganmu bisa aja kamu bilang gampang, tapi jangan lupa jika kamu mendekati seseorang, itu berarti kamu juga harus dekat dengan keluarganya. Nah, terkadang usaha untuk mendekati keluarganya ini yang butuh effort lebih. Bahkan nggak jarang juga kamu harus melewati lika-liku yang super duper susah. Semangat, Boys!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE