Orang mana sih yang nggak mau menikah? Atau, cowok mana sih yang nggak mau menikahi ceweknya? Kalau cewek jelas mau, nggak perlu ditanya lagi. Tapi pertanyaannya, sudah seberapa siapkah kamu untuk menikah? Karena menikah nggak sebercanda itu loh. Banyak sekali hal yang harus kamu persiapkan. Jangan cuma karena alasan cinta dan kata ‘siap’, kamu lantas menikahi cewekmu, ya!

Sebelum membahas lebih jauh soal pernikahan, ada baiknya kamu tanamkan di benakmu, bahwa menikah itu nggak mudah dan nggak selamanya indah. Apalagi buat kamu para cowok, jangan sembarangan untuk kasus yang satu ini, ya! Sebab inilah yang akan menjadi tanda-tanda bahwa bahtera rumah tanggamu sedang berada di ambang kehancuran. Simak ulasan dari Hipwee Boys berikut, yuk!

Saat istrimu mulai marah-marah ketika sedang berada di dapur, itu berarti kamu kurang giat mencari duit. Ayo, kerja lagi!

Pengennya sih dimasakin enak terus. via thoughtfulreading.com

Advertisement

Ketika kamu mulai membicarakan soal pernikahan, tentu uanglah yang akan berbicara terlebih dahulu. Kalau memang kamu belum siap secara finansial, ada baiknya untuk kamu berpikir ulang untuk menikahi cewekmu. Terlebih kalau kamu juga belum punya penghasilan tetap yang bisa menjamin kehidupan keluargamu di masa depan. Sebab sudah pasti kamu akan menghadapi masalah serius yang dipicu oleh hal ini. Satu-satunya cara, ya, kamu harus kerja! Cowok macam apa yang nggak mau kerja dan mendapatkan penghasilan?

Kalau kerjamu sudah sangat maksimal dan istrimu masih mengeluh soal finansial, cobalah untuk membicarakan tentang manajemen

Dikelola sebaik mungkin. via saegroup.com.au

Akan beda cerita ketika kamu sudah berusaha sekuat tenaga untuk menafkahi dan memberikan kemapanan pada keluargamu, tapi seolah keadaan finansialmu seperti masih kurang kuat. Padahal kamu sudah banting tulang, pergi pagi pulang larut, gaji juga sudah cukup tinggi, bonus berlebih, tapi kok masih saja kurang, ya? Nah, itu berarti kamu harus belajar bersama istrimu tentang manajemen finansial. Mengatur dan mengelola keuangan dalam rumah tangga itu penting banget. Sebab hal ini akan berpengaruh banyak pada keharmonisan hubungan kalian. Ya, berawal dari sini, hancurnya rumah tangga bukan nggak mungkin lagi bisa akan terjadi.

Sedikitnya waktu yang kamu berikan pada istrimu juga bisa jadi masalah serius buat hubungan kalian. Jangan terlalu sibuk kerja juga!

Mau melewakan keceriaan bersama anak-istri? via thethriftycouple.com

Setelah berkeluarga, kamu memang akan sedikit banyak kehilangan waktu santaimu atau waktu untuk bersenang-senang dengan teman-temanmu. Waktumu hanya akan habis untuk bekerja, bekerja, bekerja, dan keluarga. Sebagai cowok, memang sudah sepatutnya kamu bekerja dan memenuhi segala kebutuhan keluargamu, kan? Tapi akan menjadi dilematis ketika kamu harus terus bekerja untuk mengatasi masalah finansial dan istrimu meminta waktumu untuk bersamanya, bersama anak-anakmu juga.

Advertisement

Ya, intinya sih jangan terlalu sibuk bekerja. Kamu harus bisa membagi waktumu untuk bekerja dan keluarga. Kalau di hari kerja kamu memang sibuk bekerja, paling nggak kamu harus menyisakan akhir pekan, entah Sabtu-Minggu, untuk bersama keluarga. Minimal, kamu harus meluangkan waktumu sehari dalam seminggu untuk bersama anak-istrimu.

Kalau semua hal di atas bukan menjadi masalah bagi kalian, mungkin urusan ranjanglah yang jadi penyebab

Ada yang nggak beres. via sutterstock.com

Secara mendasar, masalah dalam hubungan rumah tangga memang ‘hanya’ seperti itu. Tapi kalau semua hal dari urusan manajemen finansial, pekerjaan, dan waktu bukan masalah buat kalian, pasti ada hal mendasar lainnya yang jadi penyebabnya. Ya, apalagi kalau bukan masalah kepuasan biologis. Istri juga menginginkan kebutuhan biologisnya terjaga dengan nyaman. Jangan salah, masalah ranjang ini juga bisa jadi faktor serius hancurnya sebuah hubungan rumah tangga loh. Tapi, untuk masalah yang satu ini, tentu kamu bisa menyelesaikannya, bukan?

Nah, itulah beberapa masalah yang menjadi tanda akan renggangnya hubungan pernikahanmu kelak. Sebelum memutuskan untuk menikah, nggak salah dong kalau kita preventif sejak dini untuk masalah-masalah seperti ini? Ya, biar kelak kamu nggak kelabakan kalau masalah ini menghadang kamu dan juga istrimu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya