Bagi para cowok, nggak ada orang paling cerewet di rumah selain ibu. Beberapa hal yang menurut anak cowok sepele, bagi ibunya, bisa jadi masalah yang besar. Namun cerewet dan marahnya seorang ibu pasti ada alasannya. Di balik marahnya tersebut pasti tersimpan rasa sayang, supaya kita sebagai anak cowok bisa lebih teratur lagi dalam menjalani hidup.

Nah, kali ini Hipwee Boys mau ngajak kamu mengingat lagi apa saja sih hal-hal yang membuat ibumu marah. Buat kamu yang sekarang lagi jauh dari ibu, Hipwee Boys nggak tanggung jawab ya kalau tiba-tiba kamu kangen. Dan buat kamu yang sekarang tinggal bareng bersama mama, coba perlakukan ibu lebih baik lagi.

1. Nggak ada satupun anak cowok di dunia ini yang suka bangun pagi. Hanya serangan bertubi-tubi dari ibumu yang mampu membangunkanmu

Anakmu susah dibangunin tuh, Pah via dramafever.com

Zaman sekolah dulu, kamu pasti pernah mengalami malas bangun pagi. Apalagi waktu disuruh salat Subuh (bagi yang muslim), cerita ustadz di Taman Pendidikan Alqur’an (TPA) tentang ada setan yang menutup telinga dan matamu benar-benar terasa. Awalnya suruhan untuk bangun dari ibumu terasa lembut, tapi gara-gara kamunya susah bangun dan keseringan ngomong “lima menit lagi” itulah yang bikin beliau marah-marah. Paling parah bisa sampai disiram segelas air. Ada yang pernah? :))

Namun kalau dipikir-pikir, kebiasaan bangun pagi itu penting banget apalagi buat yang kuliah atau kerja pagi. Sayangnya, sekarang alarmmu bukan lagi ibumu, tapi rasa tanggungjawab untuk bekerja. Hmmm… jadi kangen ibu dirumah.

2. Bagi para cowok, hari minggu dan hari pada tanggal merah disepakati sebagai hari malas mandi sedunia. Tapi, ibu selalu anti kemalasan

Advertisement

“Mandi!” via huffpost.com

Kalau kamu disuruh mandi di hari libur oleh ibumu dengan nada tinggi, bukan berarti beliau galak atau nggak sayang. Dia nggak mau aja kalau anaknya main ke luar rumah, lalu orang lain mencium bau keringat khas bocah yang belum mandi (bisa bayangin kan?) dari anaknya. ‘Kan nanti yang dinilai jelek bukan anaknya saja, tapi orangtuanya juga karena dianggap nggak bisa ngurus anak dengan baik.

Padahal kalau kamu pikir-pikir, mandi itu buat kebaikan juga kamu kok. Bukan bau yang hilang, tapi bakteri dan kuman-kuman yang ada di tubuhmu juga ikut hilang. Kerasa ‘kan sekarang marahnya beliau ternyata adalah perwujudan dari rasa sayang terhadapmu.

3. Kamar berantakan nggak bakal luput dari omelan ibu. Padahal ternyata ada kebaikan di belakangnya

Beresin kamarnya! via freent.de

Di suatu waktu saat kamu pulang sekolah, kamu menemukan kamarmu berantakan dan tak ada yang merapikan seperti biasanya. Bila hal tersebut terjadi bisa jadi itu jadi kode keras dari ibumu supaya kamu setidaknya merapikan kamarmu selepas kamu bangun di pagi hari.

“Jorok banget jadi cowok. Beresin kamarnya. Udah gede juga kamu nih.”

Kamu yang males banget buat merapikan tempat tidur sendiri, pasti sering dapat pengalaman dimarahi ibumu. Maksud dari beliau marah itu bukan apa-apa selain kamu ikut membantu meringankan pekerjaan rumah yang diembannya. Andai kamu terbiasa sejak kecil merapikan kamar sendiri, kebiasaan tersebut pasti bakal menempel sampai kamu kuliah atau kerja sekarang ‘kan? Jadi begitu kamu pulang dan merasa lelah, keadaan rapi dari kamarmu bakal membuatmu lebih nyaman saat beristirahat.

4. Ibu paling nggak suka kalau kamu nggak makan. Selalu ada alasan baik kenapa ibumu selalu marah ketika kamu telat makan

Jangan telat makan via wallpaper24x7.com

“Disuruh makan aja susah. Apalagi disuruh kerja.”

Pernah nggak sih kamu lagi main, kemudian dikejar-kejar ibumu yang menenteng sendok dan piring supaya kamu makan meskipun disuapi? Pasti pernah ya? Entah kenapa ibu selalu sensitif tentang kebutuhan pangan dari anaknya. Kamu yang hendak pergi ke sekolah saja hukumnya wajib buat makan. Kalau nggak bisa habis diomeli.

Namun di balik itu semua, kita yang sehat akal dan pikirannya pasti akan menganggap hal tersebut sebagai bentuk rasa sayangnya. Beliau itu nggak mau kamu telat makan dan terserang sakit maag. Coba kalau kamu sudah mengidap sakit itu. Bisa lebih repot ketimbang pekerjaan ‘makan itu sendiri’.

5. Kalau kamu dimarahi ibu gara-gara nilep duit kembalian, wajar kalau ibumu marah. Beliau menanamkan kejujuran

Jangan nilep duit belanja via pinterest.com

Karena kebutuhan yang mendadak, disuruh ibu pergi ke warung atau minimarket mungkin bukan hal yang asing buat para cowok. Biasanya, momen tersebut bisa momen paling malas untuk bergerak. Pun kalau kamu mengiyakan, kamu pasti mengincar uang kembalian belanjaannya.

“Uang kembaliannya mana? Emang uang jajan kurang?”

Kata-kata bernada amukan tersebut bisa terlontar dari ibumu. Bukannya pelit. Beliau hanya ingin menanamkan kebiasaan jujur. Apa bedanya kamu dengan koruptor yang menggelapkan uang rakyak kalau betigu?

Di balik semua omelan dari seorang ibu, pasti ada kebaikan yang tertanam di belakangnya. Sekarang mulai terasa ‘kan kangennya ocehan ibumu? Buruan sana kirim pesan teks atau telpon buat minta maaf kalau dulu (mungkin sekarang juga) sering nyusahin. Kamu bisa jadi orang-orang yang beruntung karena di luar sana banyak lho anak yang sudah tak memiliki ibu.