Menurut pepatah kuno yang turun temurun sejak zaman purba, setiap orang yang menjalin hubungan haruslah bisa menerima kelebihan dan kekurangan dari pasangannya masing-masing. Pepatah ini nggak salah sih, hanya saja dalam beberapa konteks, kata-kata nggak bisa diterapkan secara utuh. Nggak selamanya orang wajib menerima semua keburukan dan kekurangan pasangannya meskipun cinta. Paling nggak itulah pendapat dari Hipwee Boys. 😀

Nah, kali ini, kami ingin membicarakan tentang “tata kerama” dalam menerima kelemahan pasangan kita. Apa saja sih yang bisa dan tidak bisa diterima. Apa saja yang harus kita lakukan supaya bisa mengidentifikasi hal tersebut. Daripada terlalu lama, langsung kita simak aja ulasannya di bawah ini!

Belum mendapat pekerjaan itu masih bisa diterima. Tapi kalau cowok nggak punya semangat untuk bekerja, itu akan menjadi masalah

Kerja apapun, yang penting halal. via www.pexels.com

Setiap orang nggak perlu gusar mengenai rezeki atau pekerjaan, sebab hal itu sudah ada yang mengatur. Kuncinya hanya berdoa dan terus berusaha. Kadang hal ini menjadi kekurangan cowok, yang juga kerap menjadi faktor kurang percaya diri cowok untuk mencari pendamping. Tapi cewek nggak akan mempermasalahkan ketika kamu belum memiliki pekerjaan tetap atau masih belum memiliki pendapatan yang stabil. Sebab di matanya, kamu sudah cukup berusaha dan membuktikan diri bahwa kamu nggak bercanda dalam menjalin hubungan dengannya.

Beda cerita ketika kamu nggak punya semangat untuk mencari pekerjaan atau kehilangan gairah untuk bekerja. Kalau cowok nggak punya pendapatan sendiri, bagaimana mungkin cewek bisa jatuh hati dan menyerahkan seluruh hidupnya pada cowok semacam itu? Ini nggak akan bisa ditolerir oleh cewek.

Masa lalu memang traumatis, tapi kalau menjadikan hal itu sebagai alasan untuk menyakiti cewekmu, itu nggak bisa berterima bagi siapapun

Advertisement

Dulu pernah bahagia. via www.pexels.com

Setiap orang pasti memiliki kekurangan dalam bersahabat dengan masa lalunya. Ada yang memiliki masa lalu yang indah, namun nggak jarang juga ada orang yang mengalami masa lalu yang kelam dan traumatis. Contoh paling sering ditemui adalah trauma cowok akan kecurangan ceweknya dalam hubungan di masa lalu. Hingga akhirnya cowok tersebut akan berlaku lebih posesif, lebih cemburuan, dan sebagainya pada ceweknya yang sekarang. Jelas ini bukan hubungan yang sehat. Kemungkinan besar yang akan terjadi adalah cewek akan meninggalkanmu sendiri yang belum bisa bersahabat dengan masa lalumu.

Sakit hati yang ditimbun begitu lama, akan meledak suatu saat nanti. Menjadi pendendam bukan jalan yang baik dalam hubungan

Santai dong! via weheartit.com

Sakit hati dalam percintaan itu sangat mungkin terjadi. Ketika seseorang merasa sakit hati, bukan nggak mungkin dia akan balas dendam pada orang yang bersangkutan. Hal yang juga mungkin terjadi pada sepasang kekasih. Tapi kekurangan semacam ini nggak bisa diterima oleh cewek manapun, kalau cowoknya merupakan seorang pendendam. Seharusnya, kalau sudah kata maaf dan permohonan maaf itu sudah diterima, ya sudah. Nggak perlu lagi ada balas dendam.

Cowok memang harus percaya diri, tapi kalau sudah dalam tahap berlebihan yang nggak bagus juga

Lebih dari narsis! via pixabay.com

Hal satu inilah yang paling nggak bisa diterima oleh cewek. Ketika seorang cowok mengidap kelainan megalomania, cewek nggak akan berarti apa-apa baginya. Sebab megalomania merupakan bentuk narsisme yang berlebihan dengan mencintai dirinya sendiri lebih dari apapun. Ini juga berarti bahwa narsisme cowok semacam ini akan membuat posisi cewek nggak aman. Ya, bagaimana mau aman. Orang cowok pengidap megalomania ini lebih mencintai dirinya sendiri. 🙁

Nah, itulah beberapa kekurangan dari cowok yang nggak boleh diterima oleh cewek. Menjalin hubungan dengan orang lain tentu bukan berarti kamu harus bisa menerima kelebihan dan kekurangannya. Selama kedua hal itu nggak merugikan orang lain, itu sih nggak masalah. So, ada baiknya sekarang kamu #MemperbaikiDiri dulu aja, ya! 🙂

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya