“Mila, lu kenapa deh?”

“Gue udahan, Mir, sama Koko.”

“Lah? kayaknya kemarenan masih mesra gitu?”

“Tau ih.” 🙁

Menjalin hubungan bukanlah perkara mudah. Bagi kami para cowok, ketika kami telah memutuskan untuk jatuh cinta, maka kami akan menjaga perasaan dan hubungan yang telah kami bina sebaik mungkin. Tapi kami juga mafhum, jatuh cinta adalah perkara menunda luka. Semakin dalam kamu jatuh cinta, semakin dalam pula luka yang akan kamu rasa. Begitulah.

Advertisement

Perihal hubungan, beberapa cowok hanya akan menjalaninya dengan rasa cinta. Tapi ada pula yang memaknainya bukan sebatas cinta. Kalau cinta pun sudah tidak dirasa, apa ada alasan lain untuk tetap bersama? Daripada menjalin hubungan karena rasa kasihan, kami memilih untuk mengakhiri hubungan yang sudah mulai timpang ini. Mengakhiri hubungan, tanpa melukai hatinya terlalu dalam.

Mengawali hubungan dengan cara yang baik, mengakhirinya pun harus dengan cara yang baik. Bagaimana pun caranya

Diawali dan diakhiri dengan hubungan yang baik.

Diawali dan diakhiri dengan hubungan yang baik. via two.byu.edu

Kami para cowok merasa, menjalin hubungan baik dengan mantan adalah sebuah ‘konsekuensi’. Sebab, kalau kamu memulai hubungan dengan cewek secara baik, kamu juga harus mengakhirinya dengan cara yang baik. Nggak lebih, nggak kurang. Mungkin ketika kamu telah memutuskan untuk mengakhiri hubungan dengan cewekmu, lahirlah sebuah rasa canggung dan kesal di awal perpisahan. Dan itu wajar. Tapi, seiring berjalannya waktu, buatlah canggung dan marah di masa lalu sebatas kenangan yang cukup disimpan dan tak perlu dibuka kembali. Jadi temen biasa lagi.

Jangan biarkan perasaannya tergantung terlalu lama. Semakin cepat kamu mengatakannya, semakin kamu mengurangi rasa sakitnya

Yah..

Semakin cepat, semakin baik. via live-av.info

Kalau cowok udah nggak sayang lagi sama cewek, biasanya cowok akan mencoba memberi jarak ruang dan waktu untuk hubungan mereka. Misalnya, nggak ngasih kabar sama sekali, tiba-tiba menghilang tanpa kabar, atau melakukan hal-hal tanpa sepengetahuan si cewek.

Advertisement

Perilaku cowok seperti ini jelas membuat hati cewek sakit banget, kayak nggak dihargai keberadaannya. Ibarat gugur daun, cewek tengah berada di kebimbangan, atau berada di persimpangan hubungan yang nggak pasti alias menggantung. Cowok yang bertanggung jawab nggak akan melakukan hal seperti ini. Justru, semakin cepat kamu mengatakan pada cewekmu, semakin ringan pula rasa sakit yang akan dia rasakan setelahnya. Ingat, jatuh cinta itu sama dengan menunda luka, bukan?

Katakan yang sebenarnya alasan kamu ingin mengakhiri hubungan yang telah kalian bina. Jangan bertele-tele dan banyak dusta

AA

Sakit sih, tapi mau gimana lagi… 🙁 via livehdwallpaper.com

Lebih baik mengatakan sejujurnya, meski itu perih.

Pernah mendengar pepatah itu? Pepatah yang nggak tahu kapan dibuat dan muncul di permukaan itu kadang ada benarnya juga. Nggak selalu jujur itu baik, tapi akan percuma kalau kamu menjalani kehidupan dengan kebohongan. Jadi, lebih baik jujur meski kenyataannya menyakitkan, bukan?

Hal inilah yang perlu cowok terapkan ke ceweknya ketika dia cuma menjalani hubungan dengan rasa kasihan dan memilih untuk mengakhiri hubungan tanpa menyisakan luka mendalam. Setelah cowok mengatakan perasaannya sesegera mungkin, katakanlah pula yang sejujurnya dalam kesempatan itu. Meski kejujuranmu itu membuat luka bagi cewek, tapi itu lebih baik. Ya, daripada kamu membiarkan hati cewekmu bertepuk sebelah tangan? Apalagi kalau kalian bertahan dengan cinta yang hanya setengah itu dan akhirnya cewekmu tahu bahwa kamu mencintainya cuma karena kasihan, itu akan jauh lebih sakit sih. Parah.

Cobalah untuk berbicara dengan baik. Cari waktu yang tepat dan kepala yang dingin untuk berbicara dengannya

Diomongin baik-baik deh.

Diomongin baik-baik deh. via www.huffingtonpost.com

Nggak semua cewek itu sama. Ada yang bisa menerima pengakuan dan kejujuran tentang perasaanmu, ada pula yang nggak terima dengan perlakuanmu. Mungkin mereka merasa, hal yang kamu lakukan ke dia itu nggak adil alias jahat! Satu teknik yang bisa kamu terapkan tanpa membuatnya berpikir bahwa cowok jahat adalah, berbicaralah dengan baik tanpa membawa suasana emosi yang menggebu-gebu. Berbicara pada cewek dengan kepala dingin, dengan persiapan yang matang, dan dengan kalimat-kalimat yang telah kamu susun sebelumnya, biar nggak berantakan ucapanmu. Awas, hati-hati kalau ngomong. Selain itu, kamu juga perlu cari waktu yang tepat untuk mengungkapkan segalanya.

Tentang dua perasaan yang berbeda, siapa yang salah? Cowok atau cewek? Cewek nggak salah, dan cowok nggak bisa dibilang salah juga. Meski pada nyatanya cowok selalu salah. Ini masalah perasaan. Daripada sama-sama tersiksa, alangkah baiknya melangkah dengan kaki sendiri-sendiri, bukan? Nggak selamanya cinta harus bersama.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya