Hei, para cowok! Tentu masih ingat dong dengan Mas Andika Mahesa? Mantan vokalis grup musik Kangen Band yang lagu-lagunya selalu terngiang di telinga kita itu. Setelah lama nggak terdengar suaranya, hari Kamis (9/2) lalu namanya menghiasi kembali jagat maya di berbagai media masa dan media sosial tanah air. Kali ini bukan masalah lagunya yang mendayu-dayu, tapi masalah lagu lama yang mengharuskan Andika berurusan dengan pihak berwajib. Ya, sang istri melaporkan Andika karena tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Kasus yang pernah dia alami pada tahun 2012 lalu pada Nadine, istri sirinya.

Tapi kali ini Hipwee Boys nggak mau bahas panjang lebar soal Andika, ya. Tapi akan membahas betapa sedihnya seorang cowok yang bermain tangan pada ceweknya. Terlepas dari kasus Andika, cowok manapun yang melakukan kekerasan pada cewek itu, bukan cowok namanya! Sekadar pemahaman aja buat cewek nih, biar lebih hati-hati dalam memilih pasangan.

Sekadar catatan, kekerasan dalam hubungan itu nggak cuma berupa fisik. Ada banyak jenis kekerasan yang perlu kamu tahu

Debat sama cewek juga ada aturannya!

Debat sama cewek juga ada aturannya! via shutterstock.com

Advertisement

Sebenarnya, ada cukup banyak klasifikasi kekerasan dalam hubungan. Berdasarkan The Journal of Contemporary Social Work (1987), ada empat pokok kekerasan yang kerap terjadi dalam hubungan, seperti: fisik, psikis, seksual, dan ekonomi. Kekerasan fisiklah yang kerap menjadi masalah dan masuk dalam ranah hukum, pemukulan, tamparan, dan sebagainya yang menyangkut fisik. Sementara kekerasan psikis atau emosional itu lebih kepada bentuk ancaman.

Ketika jiwamu merasa terancam dengan ikatan yang kamu jalani, itu termasuk sebagai kekerasan dalam hubungan. Kekerasan seksual, lebih kepada ajakan hubungan intim dengan paksaan. Kalau memang nggak mau, ya jangan dipaksa! Dan yang terakhir, kekerasan ekonomi. Kasus ini yang sering nggak disadari oleh kedua pihak. Ketika pasanganmu membelenggu finansialmu, seperti melarangmu untuk belanja ini-itu, termasuk dalam kekerasan ekonomi. Dan masih banyak lagi penggolongannya.

Tapi bukan berarti hanya cowok yang bisa melakukan tindak kekerasan dalam hubungan loh. Ada juga kasus di mana cewek yang melakukan kekerasan

Cewek juga bisa melakukannya.

Cewek juga bisa melakukannya. via pikabu.ru

Nah, dari berbagai bentuk tindak kekerasan dalam hubungan, itu bukan berarti hanya cowok yang bisa melakukannya, ya! Sebenarnya cewek pun memiliki potensi untuk merugikan pasangannya. Dalam perkembangannya, meskipun kasusnya lebih sedikit dibandingkan dengan cowok yang melakukan kekerasan, saat ini sudah ada beberapa kasus di mana ceweklah yang melakukan tindak kekerasan.

Advertisement

Sudah seharusnya, sebagai sepasang kekasih atau suami-istri, kalian bisa saling memahami. Kesalahan dalam hubungan itu pasti ada. Masalah dalam hubungan itu pasti terjadi. Kenapa nggak coba untuk saling terbuka dan membicarakannya baik-baik? Saling pengertian adalah kuncinya.

Serumit apapun masalah yang kamu alami bersama cewekmu, bukan berarti nggak ada jalan keluar untuk menyelesaikannya. Pakai otak sedikit dong!

Kekerasan dalam pacaran (KDP).

Kekerasan dalam pacaran (KDP). via univision.com

Kalau memang kamu menjalin hubungan berlandaskan cinta, kenapa harus ada kekerasan dalam menghadapi setiap persoalan? Dalam kasus yang dialami Chairunisa, istri Andika eks Kangen Band, dia mengaku dipukuli suaminya dengan ujung dari senjata tajam menyerupai pedang yang terbuat dari besi. Caca, panggilan istrinya itu dituduh berselingkuh dan pacaran sana-sini dengan cowok lain. Mestinya, sebagai cowok, nggak seharusnya dia langsung main hakim sendiri. Cemburu itu biasa, tapi bukan begitu cara untuk menyelesaikan masalah. Masih banyak cara bijak untuk menyelesaikan masalah dengan cewek!

Apalagi kalau hubunganmu masih dalam pacaran, tinggalkan dia kalau berpotensi melakukan kekerasan! Daripada masa depanmu hancur oleh cowokmu sendiri

Harusnya sih bahagia.

Harusnya sih bahagia. via demo.wisdomthemes.com

Masa pacaran harusnya menjadi masa ‘pelatihan’ sebelum dua anak manusia melanjutkan hidupnya dalam hubungan yang lebih tinggi, pernikahan. Di masa itulah, kalian akan belajar bagaimana cara menjadi pendamping yang baik untuk pasangan kalian. Tapi kalau pada tahap pacaran ini aja, pasanganmu sudah memiliki tanda-tanda psikopat, lebih baik tinggalkan segera! Untuk apa menjalin hubungan dengan orang yang suka melakukan kekerasan pada pasangannya? Hubungan itu ada karena keterlibatan rasa cinta, bukan rasa ingin menganiaya. Segera tinggalkan dia!

Sejatinya, bukan cowok namanya kalau cuma berani sama ceweknya. Sudah seharusnya cowok melindungi ceweknya dari ancaman luar. Bukan malah melakukan hal yang nggak menyenangkan pada pasangannya. Kalau sudah terlanjur begitu, laporkan pada pihak terkait untuk kenyamananmu, ya. Jangan biarkan cowok nggak bertanggung jawab itu melakukan tindak kekerasan dalam hubungan berulang kali. Seperti Andika Mahesa yang sudah beberapa kali malakukannya pada pasangannya. Cowok macam apa itu!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya