Ketika cowok mendengar kata mall atau pasar, seketika kepala akan pusing tujuh keliling. Pasar, tempat berlangsungnya jual beli ini selalu membuat cowok gerah dan nggak nyaman. Apalagi kalau diminta ceweknya nemenin belanja di mall atau pasar. Gerah!

Tapi, percaya deh, pasar yang satu ini nggak bikin cowok gerah dan males. Terlebih buat kamu yang telah terbiasa hidup dengan kesendirian alias jomblo akut. Ya, datanglah ke pasar jodoh Shanghai, Cina dan Bulgaria. Di pasar ini, kamu nggak akan menemukan kata bosan selama berkeliling. Kali aja di sini kamu bisa menemukan jodohmu beneran.

Cina menjadi negera pertama yang membuka pasar jodoh. Pendirinya adalah para orangtua yang resah karena anaknya tak kunjung menikah

Papa udah mulai resah. 🙁 via www.cheng-tsui.com

Masalah perjodohan, memang kerap mengganggu pikiran anak-anak muda zaman sekarang. Apalagi bagi kamu yang udah bertahun-tahun menjomblo tanpa gebetan dan status kakak-adekan. Putus asa, mungkin frasa yang tepat untuk menggambarkan kondisimu saat ini. Nah, mungkin berangkat dari fenomena ini jugalah, para orangtua di Cina mendirikan pasar jodoh untuk anak-anaknya. Alasannya cuma satu. Di Cina, anak-anak muda terlalu sibuk dengan pekerjaannya, hingga akhirnya mereka nggak ada waktu untuk membicarakan masalah pernikahan. Apalagi perbandingan jumlah cowok dan cewek di negara ini begitu timpang. Maka pada tahun 1996, para orangtua di Cina sepakat untuk mendirikan pasar jodoh untuk anak-anak mereka.

Di pasar jodoh Shanghai ini, kamu jangan kecewa kalau kamu nggak melihat cewek atau gadis cantik di sana. Lah??

Udeh nyatet aje, Om~ via www.aljazeera.com

Advertisement

Ya, di pasar jodoh ini, jangan harap kamu akan menemukan cewek-cewek yang dijajakan para orangtuanya. Justru, hanya ada orangtua yang menjaga ‘dagangannya’. Mereka memasarkan anak-anak mereka dalam selembar pamflet yang berisi data diri, mulai dari nama, berat dan tinggi badan, skill, pekerjaan, gaji, dan yang penting adalah foto diri yang menarik. Dari sinilah, siapapun pengunjung yang tertarik boleh menanyakan anak mereka. Kalau cocok, beli. Kalau nggak, ya udah.

Konon di Cina, saking susahnya nyari pasangan hidup, orangtua rela mengeluarkan kocek yang besar demi jasa biro jodoh

Demi anak, demi anak~ via www.magnusmundi.com

Jumlah penduduk cowok dan cewek yang nggak seimbang di Cina ini membuat orangtua–terutama yang memiliki anak gadis–takut bukan main. Gimana nggak, mereka takut anaknya nggak punya pasangan. Bahkan, nggak sedikit dari anak gadisnya menjadi perawan tua.

Nah, dari pasar jodoh inilah mereka memamerkan kelebihan anak-anaknya. Tapi jangan salah, untuk memajangnya pun orangtua di sana butuh dana besar. Tapi nggak semahal dengan menggunakan jasa biro jodoh online atau makcomblang, yang bisa mencapai belasan juta. Orientasi mereka memang cuma satu: menantu. Apa sih yang diharapkan seorang ibu dari anaknya yang telah mengenyam pendidikan dan jabatan tinggi?

Di Bulgaria juga ada pasar jodoh. Bukan cuma pamflet dan orangtuanya aja yang dipajang! 🙂

Ada anaknya sekaligus! :3 via site.6park.com

Buat kamu yang kecewa karena belum menemukan jodohmu di pasar jodoh Shanghai, kamu bisa loh terbang ke Bulgaria. Di sana ada juga pasar dengan konsep serupa yang jauh lebih menarik. Dilansir dari Dailymail, pasar ini bernama Gypsy Brides Market atau Pasar Pengantin Gipsi, terletak di Desa Mogila, Stara Zagora, Bulgaria. Di pasar ini, kamu bisa melihat secara langsung cewek-cewek yang siap dinikahi lengkap dengan baju terbaik mereka, perhiasan, dan juga make up. Layaknya karnaval, cewek-cewek ini sebelumnya diarak keliling oleh orangtua mereka, agar semua mata tertuju pada anak-anaknya. Sebagai catatan, cuma cewek yang masih perawan yang boleh ikutan dalam pasar pengantin ini. Kalau udah nggak perawan, cewek malah akan dikira pelacur atau cewek murahan.

Di Bulgaria, kalau anak mereka udah saling suka, tapi harga nggak pas, ya nggak bakal dilepas

Merayakan ‘deal’ di atas mobil. via ww.share001.org

Ya, dalam tradisi pasar pengantin ini, orangtua si ceweklah yang banyak bekerja. Semua keputusan ada di tangan orangtua si cewek. Kalau kamu udah jatuh cinta pada pandangan pertama dengan anaknya, tetapi harga yang kamu tawar nggak sesuai dengan kehendak ibunya, ya pasti ditolak. Mereka akan mencari calon menantu yang berani membeli dengan harga tinggi. Ya, sama kayak pasar-pasar pada umumnya. Konon, harga untuk setiap cewek perawan ini bisa mencapai 75 juta loh!

Beda pasar jodoh di Cina dan pasar pengantin di Bulgaria. Mana yang lebih asyik buat kamu para jomblo untuk mencari pasangan?

Ibumu…jahat. :(( via www.opustise.rs

Pasar pengantin Bulgaria nggak buka tiap akhir pekan dari pagi hingga sore seperti pasar jodoh di Cina. Di Bulgaria pasar ini hanya ada empat kali dalam setahun, biasanya bertepatan dengan hari libur keagamaan umat Kalaidzhi. Selain itu, di sini cewek-cewek yang dijajakan 100% masih perawan. Sementara di Cina, nggak ada yang tahu. Ya, terserah kamu sih. Selera.

Perbedaan yang paling menonjol dari kedua pasar ini adalah campur tangan orangtuanya. Meski sama-sama memiliki harga yang nggak cukup bersahabat, cewek di pasar Cina bisa menikah dengan cowok yang benar-benar baik, karena itu pure pilihan ibunya sendiri. Sementara di Bulgaria, anak gadisnya belum tentu bisa mendapatkan pasangan hidup yang baik. Wong, orangtuanya cuma butuh duit yang banyak untuk melepaskan anaknya. 🙁

Nah, itulah dua pasar jodoh yang bisa menyelamatkanmu dari kesendirian dan kejombloan yang menua. Mau melepaskan kejombloan? Nabung yang banyak, kerja yang bener, dan berdoa yang rajin. :p

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!