YouTube lebih dari TV,” katanya. Kelebihannya dilihat dari sisi mana dulu nih? Dari segi kreativitas dan komunikasi interaktif dengan penontonnya, mungkin YouTube memang lebih baik. Tapi kalau dari sisi kegilaan dan konten yang nggak karuan, jelas KPI nggak punya wewenang untuk membatasi layaknya tayangan televisi. Ini juga yang membuat banyak tayangan YouTube semakin nggak masuk akal dan di luar nalar. Akhirnya, kalau anak kecil yang menonton bisa berakibat fatal pada perkembangan psikisnya.

Terkadang memang ada Youtuber yang melakukan hal super gila hanya demi  like, views, dan subscribe. Lagi-lagi semua dilakukan demi menambah pundi-pundi penghasilannya. Nggak peduli semakin dibenci dan semakin nggak terpuji tindakannya, yang penting nekat dan dapat tambahan uang. Duh, apakah mencari uang dengan cara wajar, belakangan ini sudah nggak tren?

Seseorang berinisial EL mengunggah video saat dirinya memakan roti dengan taburan rambut kemaluannya. Katanya sih buat merayakan jumlah subscribers

Roti dengan taburan di luar nalar. via www.youtube.com

Advertisement

Pada 2 Mei 2018 seorang yang mengaku dan dianggap oleh beberapa orang sebagai Youtuber, mengunggah sebuah video yang sebenarnya sangat menjijikkan. Demi merayakan jumlah subscriber-nya yang sudah mencapai 400.000, cowok berinisial EL itu menepati janjinya untuk memakan rambut kemaluannya sendiri. Nggak tanggung-tanggung ia lalu menggunting rambut kemaluannya dan mengumpulkannya. Sejurus kemudian ia menaburkannya ke roti tawar yang juga sudah dibubuhi mentega dan meses. Di depan kamera ia pun nggak segan buat megunyah roti racikannya tadi. Meski begitu, ia juga tampak jijik sendiri dan seolah pengen muntah.

Kalau tahu menjijikan kenapa tetap dilakukan?

EL bahkan nggak segan buat meminta penonton videonya buat nonton iklan karena ia bilang sedang butuh uang. Nggak kerja jadi karyawan aja nih? 🙂

ilustrasi makan roti via www.youtube.com

Tentu saja motovasi EL mengunggah video ini supaya jadi sensasi dan tenar di mana-mana. Semakin namanya dikenal, semakin banyak penghasilannya. Ia bahkan nggak malu menginstruksikan pada warganet untuk menonton iklan yang tayang di videonya agar ia dapat uang untuk membeli baju baru. Jujur saja, lapangan pekerjaan di Indonesia sebenarnya masih luas kok. Kalau kamu terus mengembangkan kreativitas ke arah yang positif tentu bisa cari uang dengan cara yang baik. Bukan dengan melakukan hal yang nggak bermanfaat begini.

Advertisement

Untuk itu Hipwee nggak akan memberitahumu nama Youtuber tersebut sehingga justru akan memopulerkan namanya. Pembuat konten dan influencer yang nggak bermanfaat harusnya dijadikan pelajaran saja dan bikin kita makin hati-hati buat memilih tayangan. Karena dilihat dari segi mana pun, video yang diunggah EL nggak ada benarnya. Mempromosikan hal gila, nggak pantas, dan cenderung ‘mengganggu’ siapa pun yang menonton.

Nggak sedikit warganet yang geram dan ikut mengutuk. Daripada makan rambut kemaluan sendiri, kenapa sih nggak melakukan hal yang kreatif dan menghibur?

wajar komentarnya begini 🙁 via www.youtube.com

Tentu kita semua sepakat kalau tayangan video EL justru bikin sebagian besar penonton mau muntah. Bukannya terhibur, tayangan ini justru mengganggu. Mendingan nggak usah ditonton deh daripada kamu jijik, serius. Sudah banyak juga warganet yang mengutuki EL dan geram banget dengan apa yang dilakukan. Selain nggak masuk akal, EL dalam videonya juga banyak menggunakan kata kasar dan menampilkan banyak rujukan berbau pornografi.

Wah, fatal banget kalau ditonton anak-anak dan remaja.

Daripada menayangkan hal nggak pantas, kenapa nggak menampilkan tayangan yang kreatif saja, ya? Sesederhana mengajak kolaborasi dengan salah satu subscriber, bagi-bagi hadiah, atau beramal pasti bagus banget.

Tantangan dalam merayakan jumlah subscriber ini juga dilakukan banyak Youtuber dari berbagai negara. Pewdiepie, youtuber dengan subscriber terbanyak misalnya pernah menjanjikan akan menghapus akunnya ketika mencapai 50 juta subscriber. Nyatanya, ia menghapus akun YouTube satunya yang hanya punya 1 juta subscriber. Tapi setidaknya ini lebih baik dong daripada memakan bulu kemaluan. Lebih baik yang begini-begini jangan sampai tenar, ya, nggak baik buat kesehatan otak. Sebagai warganet juga usahakan bisa pilih tayangan yang cerdas buat memperbaiki kualitas informasi yang didapat.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya