Drama China CEO Kaya Raya Jatuh Cinta Dengan Gadis Miskin Kini Dilarang!

Pemerintah Tiongkok larang Dracin tentang CEO kaya raya jatuh cinta dengan gadis miskin, kok bisa?

Dalam beberapa tahun belakang, drama china CEO kaya raya jatuh cinta dengan gadis miskin menjadi jenis dracin romantis yang sangat populer di berbagai platform digital, khususnya dalam format video pendek. Plot-nya sendiri biasanya menggambar seorang sosok pria kaya, seperti pemimpin perusahaan, pebisnis atau CEO yang terlibat hubungan romansa dengan wanita berlatar ekonomi rendah.

Dalam banyak versinya, jenis drama china romantis ini biasanya memiliki konflik yang berpusat pada perbedaan status sosial dan romansa yang berakhir dengan kebahagian. 

Meski genre cerita dracin ini menjadi tren besar di Tiongkok dan beberapa negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, namun pemerintah Tiongkok terpantau mulai melarang keberadaan drama china CEO kaya raya yang jatuh cinta dengan gadis miskin ini. Larangan ini sendiri mencakup produksi dan distribusi konten drama yang mengeksploitasi genre cerita ini dalam format pendek.

Lantas, mengapa dracin dengan genre cerita romansa beda status sosial ini dilarang?

Alasan Dibalik Pelarangan Drama China CEO Kaya Raya Jatuh Cinta Dengan Gadis Miskin

drama china tentang ceo dilarang

Sumber: imdb.com

Dibalik pelarangan dracin dengan tema Cinderella Modern ini, pemerintah Tiongkok ternyata memiliki alasan yang kuat atas aksinya. Bukan sekedar sebatas sensor hiburan, ada beberapa alasan mendasar yang berkaitan dengan distorsi persepsi masyarakat yang melandasi regulasi ini, antara lain:

1. Mempromosikan Ekspektasi Tidak Realistis

Drama china tentang CEO kaya raya yang jatuh cinta kepada wanita kalangan bawah dianggap terlalu idealis. Hal ini dianggap oleh pemerintah Tiongkok berpotensi menanamkan harapan tidak realistis terhadap para penonton.

Advertisements

2. Mengurangi Penggambaran Materialisme & Hedonisme

Penggambaran gaya hidup glamor dan pamer kekayaan atau yang sering disebut dengan istilah flexing dianggap pemerintah Tiongkok tidak sejalan dengan nilai sosial dan moral yang ingin dibangun negara yang dipimpin Xi Jinping tersebut. 

Dengan kata lain, otoritas pemerintah ingin rumah produksi bisa memproduksi konten hiburan yang mencerminkan nilai realisme dan sosial yang lebih otentik, bukan sekedar gaya hidup hedonisme.

3. Melindungi Persepsi Tentang Pebisnis atau Pengusaha

Drama dengan konsep Cinderella modern ini sering memberikan penggambaran CEO sebagai sosok penyelamat sosial secara romantis tanpa menggali realitas sebenarnya kehidupan mereka. Pemerintah Tiongkok mengklaim hal ini bisa berpotensi mendistorsi pandangan publik terhadap komunitas pebisnis China.

Implementasi Regulasi Terhadap Produksi Drama Bertema Cinderella Modern

aturan drama china ceo

Sumber: imdb.com

Larangan yang dilakukan oleh pemerintah atas produksi dan distribusi konten drama china tentang CEO bukan hanya sebatas pengumuman, namun sudah diimplementasikan dalam bentuk aturan jelas. 

Melalui NRTA (National Radio and Television Administration) China, pemerintah merilis pedoman regulasi untuk micro drama bertema romansa SEO ini. Adapun inti dari pedoman regulasi tersebut, antara lain:

  • Menekankan Realisme: Rumah produksi dan kreator micro drama diwajibkan untuk mematuhi pedoman yang menekankan pada realisme.
  • Larangan menonjolkan hedonisme: Pedoman juga melarang micro drama yang menampilkan gaya hidup glamor atau hedonisme sebagai daya tarik cerita.
  • Larangan judul vulgar: Regulasi pemerintah Tiongkok atas produksi micro drama juga mencakup pelarangan penggunaan judul yang dianggap vulgar, konfrontasi ekstrim, dan balas dendam berlebih.
  • Menampilkan konsep pernikahan dengan individu kaya sebagai solusi: Pelarangan alur cerita yang mengarah pada pernikahan dengan sosok kaya sebagai solusi masalah hidup.

Reaksi Publik Atas Larangan Drama China CEO Kaya Raya Dengan Konsep Cinderella Modern

reaksi publik atas aturan nrta drama china ceo

Sumber: pexels.com/vitaly-gariev

Atas munculnya regulasi larangan micro drama bertema CEO kaya yang jatuh cinta dengan gadis kalangan bawah, berbagai reaksi publik bermunculan. Ada yang mendukung langkah ini tepat untuk mendorong konten hiburan yang lebih sehat dan realistis. Namun di lain sisi, tidak sedikit yang menganggap regulasi ini bisa membatasi kebebasan kreativitas dan menghambat inovasi di dunia hiburan.

Larangan drama china CEO kaya raya jatuh cinta pada gadis miskin adalah bentuk upaya pemerintah Tiongkok untuk mengarahkan konten hiburan digital yang lebih realistis dan bertanggung jawab.

Di masa lalu, sebelum teknologi hiburan semaju saat ini, hiburan dengan tema Cinderella modern ini bisa dibilang masih belum memberikan dampak luas secara sosial. Namun, hari ini, saat dimana semua hal bisa viral dengan mudah, konten hiburan dengan tema ini bisa berpotensi besar memberikan distorsi perspektif masyarakat dan menciptakan harapan tidak realistis.

Regulasi ini sendiri memberikan dampak significant pada industri hiburan Tiongkok, khususnya di bidang produksi micro drama. Namun, di lain sisi, regulasi ini menandai adanya perubahan paradigma dalam industri hiburan di Tiongkok ke narasi yang lebih mempertimbangkan moral dan realisme. Gimana menurutmu?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Senior content writer - Wordsmith with 10 years experience. I do write everything; lifestyle, technology, finance, economic, entertainment, business, viral things, etc.