Drama yang Kerap Terjadi Saat Cowok Belanja ke Warung. Gelisahnya Ngalahin Momen Ngelamar Pacar!

Drama cowok belanja

Berbelanja ke warung memang sebuah kegiatan yang identik dan sering dilakukan oleh kaum perempuan. Meski pada faktanya, nggak sedikit pula cowok-cowok yang melakukan kegiatan β€˜menantang’ satu ini. Ya, bagi sebagian orang berbelanja ke warung mungkin dianggap sebagai aktivitas yang biasa-biasa aja, apalagi bagi para perempuan. Namun bagi kaum cowok, berbelanja ke warung bisa menjelma menjadi sebuah agenda mendebarkan yang penuh dengan tantangan. Kayaknya sih memang cuma cowok-cowok yang merasakan tantangan ini.

Advertisement

Makanya nggak jarang kan, cowok-cowok kalau dimintai tolong untuk pergi berbelanja ke warung sama pasangannya atau sama ibunya, pasti ada-ada aja alesannya. Bukan semata-mata karena males, tapi memang terkadang karena ada alasan tersendiri di baliknya. Berikut ini adalah drama yang dirasakan kaum cowok ketika pergi berbelanja ke warung.

1. Udah bawa catetan, tapi sampai warung tetap aja lupa. Berasa zaman kecil dulu~ πŸ˜€

Ilustrasi catatan belanja / Credit: Dream via www.dream.co.id

Ternyata nggak cuma anak-anak aja lo, yang kalau disuruh pergi belanja ke warung suka lupa barang-barang apa yang hendak dibeli. Padahal, dari rumah udah ditulis jelas-jelas secara rinci mulai dari bumbu-bumbuan dapur hingga makanan siap saji. Tapi ya berhubung cowok sih, jangan ditanya lagi lah pokoknya. Apalagi kalau benda yang harus dibeli punya kemiripan yang identik, kayak misalnya ketumbar, pala, merica, dan lain sebagainya. Tolonglah, dimaklumi hal yang satu ini. πŸ™

2. Terlebih kalau di situ pas barengan sama rombongan ibu-ibu, berasa ada di tempat yang asing banget

Serba bingung / Credit: Amazonaws via amazonaws.com

Sebagai suami-suami takut istri atau anak berbakti, pasti kamu juga pernah merasakan momen awkward sekaligus absurd kayak gini. Dari rumah udah was-was dan deg-degan banget kalau misalnya sampai warung lupa barang apa aja yang mau dibeli, ditambah lagi ketemu dengan rombongan ibu-ibu yang sedang melakukan rutinitas belanjanya setiap pagi. Jangan salah, ibu-ibu pergi ke warung di pagi hari itu beringas banget lo! Paling males lagi kalau misalnya kita di warung tersebut menjadi satu-satunya cowok yang berbelanja. Pokoknya berasa ada di tempat yang asing banget gitulah.

Advertisement

3. Kalau ada salah satu barang yang nggak ada, biasanya kita sok ide buat cari gantinya. Sampai rumah ternyata malah salah :’)

Serba salah / Credit: 7news via 7news.com.au

Niat baik dan mulia terkadang memang berjalan nggak sesuai dengan harapan dan keinginan. Namanya juga belanja, nggak selalu barang yang kita inginkan tersedia dan masih ada di etalase warung tersebut. Kalau udah begitu ceritanya, nggak jarang para cowok sok ide buat cari gantinya biar nanti sampai rumah nggak perlu balik lagi ke warung karena belanjaan kurang lengkap. Namun alih-alih dapat pujian dari istri atau ibu, yang ada malah disalah-salahin kenapa kita beli barang tersebut. Gimana sih maunya? πŸ™

4. Lagi ngantre di kasir sering banget diserobot sama ibu-ibu, tapi nggak bisa berbuat banyak. Orang takut πŸ™

Ketika cowok pergi ke warung / Credit: Hangar 12bel via www.hangar-12.com

Salah satu hal paling ngeselin dan juga bikin cowok jengkel ketika disuruh belanja ke warung adalah kejadian yang satu ini. Sering banget nggak sih, kaum ibu-ibu kalau belanja pagi-pagi ke warung itu sukanya ngeburu-buruin? Pokoknya maunya dirinya dulu yang dilayanin, alasannya sih pasti juga cuma itu-itu aja. Kalau nggak pakai alasan suaminya udah keburu lapar, paling-paling pakai alasan karena mereka ibu-ibu. Hadeeeh, yang namanya datang belakangan mah mau ibu-ibu juga harus antri dulu kali, buuu!

Karena hal-hal konyol di atas tadi, nggak jarang lo cowok-cowok yang langsung mau kalau disuruh pergi belanja ke warung. Makanya, kalau anak cowokmu, atau suamimu gercep banget dan nggak rewel ketika disuruh ke warung, ya jangan disalah-salahin terus meski terkadang kita sebagai cowok juga sering kebingungan. πŸ˜€

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE