Ephemeral #10 – Beautiful Liar

ephemeral honey dee

Ivy tidak menyangka Ben akan sangat marah atas kebohongan kecil yang ia lakukan. Bahkan, pria itu mengancam akan melaporkan Ivy ke kantor polisi. Apa yang harus Ivy lakukan?
***

Ivy tidak bisa berkata-kata lagi. Dia berusaha mencari udara untuk bernapas. Tatapan mata biru Ben yang kecewa itu benar-benar membuatnya takut. Entah bagaimana tatapan itu mengingatkannya pada kedalaman laut yang dingin saat berada di pesawat. Waktu itu dia tidak sengaja melihat ke jendela. Pesawat tepat berada di atas samudra. Jendela menampakkan laut biru tua yang menakutkan. Kepekatannya seolah menarik tubuh Ivy dan semua orang masuk ke sana. Dia membayangkan pesawat itu akhirnya jatuh dan menghantam laut dingin yang tidak memberi ampun, seperti dalam berita-berita kecelakaan pesawat yang dilihatnya selama ini. 

“Kenapa kamu berbohong padaku?” tanya Ben lagi dengan nada suara seolah menuntut Ivy untuk mempertanggungjawabkan kesalahannya. 

“Aku … tidak … berbohong.” Ivy berusaha mengumpulkan keberanian untuk menghadapi lelaki tersebut. Dia berusaha untuk terus melihat mata biru itu agar Ben yakin kalau dia tidak berbohong, paling tidak Ben akan percaya kata-katanya. Sayangnya, semakin lama dia melihat mata Ben, semakin dalam rasanya dia tersedot masuk ke lautan mematikan Ben. 

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penulis yang telah menghasilkan lebih dari 30 judul karya ini masih berusaha menjadi orang baik. Kalau bertemu dengannya di media sosial, jangan lupa tepuk bahunya dan ingatkan kalau dia juga butuh pelukan.

Editor

Penikmat kopi dan aktivis imajinasi