Honey Dee

Penulis yang telah menghasilkan lebih dari 30 judul karya ini masih berusaha menjadi orang baik. Kalau bertemu dengannya di media sosial, jangan lupa tepuk bahunya dan ingatkan kalau dia juga butuh pelukan.
Urut berdasarkan

Ephemeral #5 – Wrong Direction

Tinggal di apartemen yang sepi bersama bayi, tidak punya uang, dan tidak punya koneksi di kota megapolitan ini, membuat Ivy teringat nasihat ibunya di Jakarta. Apakah ini semua karma akibat ia tidak mendengarkan kata-kata ibunya?

Ephemeral #4 – A New Way

Tanpa identitas dan dokumen resmi, Ivy kesulitan membuktikan bahwa Delilah memang putrinya. Apalagi secara fisik Delilah memang cenderung lebih mirip Oliver. Namun, Ivy juga tak mungkin menceritakan alasan mereka tidak punya tempat tinggal. Akankah pria bernama Ben ini membawanya ke polisi?

Ephemeral #3 – Good Man

Pria asing yang ditemuinya di lift ternyata membantu Ivy mendapatkan pengobatan di rumah sakit dan juga mengurus putrinya. Namun, apa yang harus Ivy katakan ketika pria itu mulai bertanya-tanya tentang identitasnya?

Ephemeral #2 – Panic

Pemadaman listrik membuat Ivy terjebak di dalam lift bersama pria yang terus mengajaknya bicara. Kegelapan, ruangan sempit, pria asing yang aneh, Ivy mulai terserang panic attack. Apa niat pria asing itu sebenarnya?

Ephemeral #1 – Lost and Found

Pertengkaran dengan suami membuat Ivy nekat pergi dari rumah membawa bayinya yang belum 2 tahun. Namun, apa yang bisa dilakukan oleh pengangguran tanpa paspor dan hanya punya 200 dolar sepertinya di kota megapolitan seperti New York ini?