Rayakan 50 Tahun Terbitnya, Doraemon Rilis Film Baru yang Mengharukan. Kenangan Masa Kecil nih

Film Doraemon baru

Siapa sih yang nggak tahu Doraemon? Komik yang berasal dari Jepang ini terkenal banget di berbagai negara, termasuk Indonesia. Ceritanya berfokus pada kehidupan Nobita yang sering dijahili teman-temannya. Dia pun dibantu oleh Doraemon, robot dari masa depan yang mempunyai banyak alat menarik.

Advertisement

Sejak komiknya resmi dirilis pada 1970, cerita Doraemon terus berlanjut hingga puluhan tahun kemudian. Berbagai adaptasi telah dibuat, termasuk film Stand by Me yang dirilis pada 2014. Nah, sebentar lagi bakal ada sekuelnya lo!

Film animasi Stand by Me 2 akan dirilis untuk merayakan 50 tahun terbitnya komik Doraemon. Tayang mulai 20 November!

Stand by Me 2 dibuat untuk merayakan setengah abad terbitnya komik Doraemon. Ceritanya berfokus pada pengalaman Nobita yang pergi ke masa lalu untuk bertemu dengan neneknya yang telah meninggal. Secara nggak sengaja, dia mendengar keinginan terpendam sang nenek, yaitu menyaksikan cucunya menikah di masa depan. Nobita pun pergi ke masa depan untuk mengintip momen pernikahannya dengan Shizuka. Tetapi saat acara penting itu, Nobita yang sudah dewasa justru kabur! Ada apakah sebenarnya?

Kalau penasaran pada kelanjutannya, kita harus menunggu hingga film ini dirilis. Stand by Me 2 akan ditayangkan pertama kalinya di Jepang pada 20 November 2020, tetapi hingga kini belum ada jadwal resmi untuk penayangan di Indonesia. Harus sabar menunggu deh! Penantian kita bakal sepadan kok, sebab film yang disutradarai Ryūichi Yagi dan Takashi Yamazaki ini menawarkan berbagai elemen yang menarik. Mulai dari cerita yang nggak terduga, visual yang apik, hingga soundtrack yang mengharukan. Kayaknya perlu siap-siap tisu buat menyeka air mata nih~

Advertisement

Selain dijadikan film animasi, komik Doraemon sudah diadaptasi dalam berbagai karya. Bahkan ada museum khusus Doraemon di Jepang

Museum Doraemon | Image from Fujiko Museum via www.instagram.com

Lebih dari 100 juta komik Doraemon sudah terjual di lebih dari 30 negara. Berkat kepopulerannya, komik tersebut telah diadaptasi menjadi berbagai karya. Mulai dari anime, film animasi, video game, drama musikal, hingga macam-macam merchandise yang lucu. Produk itu pun laris manis karena diminati banyak penggemar dari berbagai negara.

Untuk menyenangkan para penggemar, dibukalah Fujiko F. Fujio Museum atau disebut juga Museum Doraemon di Kawasaki pada 2011. Museum ini menampilkan berbagai patung Doraemon untuk berfoto-foto, bioskop untuk menampikan film pendek, ruangan khusus untuk membaca komik, toko merchandise Doraemon, hingga kafe yang menjual makanan khas Doraemon seperti dorayaki. Menarik banget! Museum ini sering dikunjungi turis maupun warga lokal, terutama saat liburan.

Bagi banyak orang, Doraemon telah menjadi kenangan yang penting. Keseruannya terus menemani kita sejak kecil sampai sekarang

Advertisement

Komik dan anime Doraemon | Image from Fujiko Museum via www.instagram.com

Banyak di antara kita yang telah membaca komik Doraemon atau menonton anime-nya sejak kecil. Lucunya, Nobita dan kawan-kawan seolah nggak pernah bertumbuh dewasa dan ceritanya tetap berfokus pada kehidupan kanak-kanak mereka. Nobita tetap menjadi anak SD yang penakut dan sering dijahili temannya, sedangkan Doraemon tetap menjadi robot serbabisa yang selalu menyelamatkan Nobita. Begitu juga dengan tokoh lain seperti Shizuka, Suneo, Giant, Dekisugi, dan lain-lain.

Barangkali cerita yang nggak berubah itulah yang membuat Doraemon tetap dicintai para penggemar yang sudah dewasa. Sebab, Doraemon mengingatkan kita pada kenangan masa lalu yang begitu manis. Terima kasih untuk Doraemon karena telah menghibur selama 50 tahun. Melihat kepopulerannya sekarang, sepertinya serial Doraemon bakal dilanjutkan hingga bertahun-tahun ke depan. Mungkin anak-cucu kita juga kelak bisa menikmatinya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tinggal di hutan dan suka makan bambu

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE