Demi Kenyamanan Konsumen, ini 4 Fitur Ojol yang Sebaiknya Segera Diciptakan

Sejak awal kemunculannya di Indonesia, layanan ojek online (ojol) telah menunjukkan perkembangan pesat. Dari yang awalnya hanya menyediakan jasa antar jemput penumpang, kini merambah ke beraneka ragam layanan seperti pengiriman makanan, paket, pesan tiket, hingga pesan bensin kalau tiba-tiba kendaraanmu kehabisan BBM. Iya, kamu nggak salah baca. Salah satu perusahaan ojol yang dijuluki Karya Anak Bangsa udah meluncurkan pelayanan itu sejak 2019.

Perkembangan fitur-fitur tersebut tentu didasari oleh tujuan utama, yaitu memenuhi kebutuhan customer. Namun, dari sekian banyak fitur yang udah diciptakan, masih ada beberapa fitur lagi yang dipikir-pikir harusnya segera direalisasikan demi memenuhi kebutuhan customer (yang nggak bakal ada habisnya itu).

ADVERTISEMENTS

1. Atas nama kenyamanan, tolong izinkan kami memilih motor

Pilih motor sendiri

Pilih motor sendiri | Photo by Afif Ramdhasuma on Unsplash

Motor yang digunakan oleh driver ojol beragam bentuk hingga mereknya. Mulai dari motor bebek biasa seperti Honda Beat, Yamaha Mio, atau Honda Vario hingga motor bebek dewasa yang sering meresahkan sejumlah customer alias Yamaha NMAX atau Kawasaki Ninja. Ketika memesan jasanya, kita nggak pernah tahu motor jenis apa yang akan kita tumpangi. Hal ini jadi masalah karena nyatanya nggak semua tipe motor itu nyaman untuk dinaiki terutama sebagai penumpang. Di sinilah kami butuh fitur pilih motor.

Tingkat kenyamanan customer saat naik ojol setidaknya dipengaruhi oleh dua hal. Postur tubuh dan motor yang dinaiki. Untuk customer berbadan cenderung kurus dan nggak terlalu tinggi bisa jadi kurang nyaman saat naik NMAX yang berbodi lebar nan besar. Kaki mereka yang pendek ini harus dipaksa banget biar bisa nginjak foot step. Ketika udah mantap duduk di jok pun, kaki jadi pegal karena terlalu mengangkang. Sebaliknya, mereka yang berbadan gemuk pun pasti jadi sungkan saat tahu drivernya bawa motor Beat.

ADVERTISEMENTS

2. Kami paham driver ojol ingin dinilai ramah, tapi nggak setiap saat juga customer senang diajak ngobrol

Kadang cuma pengin bengong aja di motor

Kadang cuma pengin bengong aja di motor | Photo by Ompia _ on Unsplash

Fitur berikutnya yang secepatnya harus ada yaitu fitur senyap. Silakan perusahaan-perusahaan ojol menamai sendiri dengan lebih keren. Pada intinya, fitur ini akan jadi kabar bahagia bagi kami yang nggak ingin diajak ngobrol saat perjalanan.

Alasannya sederhana. Terkadang kami hanya ingin diam menenangkan pikiran setelah lelah menjalani rutinitas. Belum lagi kalau sebelumnya baru aja kena masalah. Makanya, jangan heran kalau nanti terdengar sayup-sayup isak tangis dari belakang. Plis jangan ditanya kenapa! Duh, kebayang dong betapa beratnya menanggapi obrolan orang lain dalam kondisi seperti itu.

Di sisi lain, terkadang kami hanya ingin menikmati perjalanan. Dalam diam, tenang, tanpa gangguan, dan nggak ada alasan spesifik untuk itu.

ADVERTISEMENTS

3. Ojol motor yang mengharuskan pakai helm bikin hasil catokan ciwi-ciwi jadi berantakan. Boleh dong disediain shower cap lagi hehe~

Helm bikin rambut lepek

Helm bikin rambut lepek | Photo by Afif Ramdhasuma on Unsplash

Penyediaan shower cap ini sempat dilakukan oleh salah satu perusahaan ojol. Namun, makin ke sini udah nggak kelihatan lagi driver yang menawarkan shower cap ke penumpangnya. Padahal ada satu kaum yang bakal terbantu banget dengan pelayanan ini, yakni para cewek yang nggak mau hasil catokannya rusak dan rambut jadi lepek karena pakai helm.

Melihat populasi cewek catokan yang hampir selalu ada di setiap sudut wilayah, tentu ini patut dipertimbangkan. Kalau pun si cewek menolak pakai shower cap, setidaknya dia berpikir kalau perusahaan ojol ini care banget dengan kebutuhan customernya. Itung-itung bisa ningkatin branding, kan~

ADVERTISEMENTS

4. Urusan booking tiket nggak cuma untuk nonton film di bioskop atau festival musik. Kami bakal berterima kasih banget kalau bisa booking lapangan futsal lewat aplikasi

Biar main futsal nggak cuma wacana

Biar main futsal nggak cuma wacana | Photo by Falaq Lazuardi on Unsplash

Agar semakin melebarkan kepak sayap perusahaan ojol, disarankan untuk mulai menyasar satu segmentasi ini. Mereka adalah penyuka bola atau futsal. Dalam setiap lapisan masyarakat, pasti ada setidaknya satu orang yang seperti itu. Mayoritas dari mereka pun jadinya sering menghabiskan waktu dengan bermain futsal.

Yang jadi masalah adalah rencana main futsal itu sering datang tiba-tiba, alias nggak direncanakan. Tentu bakal menghabiskan banyak waktu kalau mereka harus survei atau menghubungi setiap nomor penyedia lapangan futsal. Bisa-bisa keburu malas. Nah, biar nggak berakhir wacana, perusahaan ojol bisa ikut bantu dengan memulai fitur booking lapangan futsal lengkap harga dan ketersediaan lapangannya.

Sampai di sini, jelas sudah kalau kebutuhan customer itu bakal selalu berkembang. Kelihatannya sih memang banyak mau, tapi semua tuntuan di atas punya alasannya tersendiri kok.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Writing...

Editor

Kadang menulis, kadang bercocok tanam